<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut Sebut Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Digarap China, Begini Kata Kemenhub</title><description>Menko Maritim dan Investasi menyebut proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya akan digarap China.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/320/2910842/luhut-sebut-proyek-kereta-cepat-jakarta-surabaya-digarap-china-begini-kata-kemenhub</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/320/2910842/luhut-sebut-proyek-kereta-cepat-jakarta-surabaya-digarap-china-begini-kata-kemenhub"/><item><title>Luhut Sebut Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Digarap China, Begini Kata Kemenhub</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/320/2910842/luhut-sebut-proyek-kereta-cepat-jakarta-surabaya-digarap-china-begini-kata-kemenhub</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/320/2910842/luhut-sebut-proyek-kereta-cepat-jakarta-surabaya-digarap-china-begini-kata-kemenhub</guid><pubDate>Senin 30 Oktober 2023 12:50 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/30/320/2910842/luhut-sebut-proyek-kereta-cepat-jakarta-surabaya-digarap-china-begini-kata-kemenhub-NAHGT3vYjQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kereta Cepat Jakarta-Surabaya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/30/320/2910842/luhut-sebut-proyek-kereta-cepat-jakarta-surabaya-digarap-china-begini-kata-kemenhub-NAHGT3vYjQ.jpg</image><title>Kereta Cepat Jakarta-Surabaya (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNy80LzE3MjMzOS81L3g4b3dkZ28=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya akan digarap China. Menanggapi hal ini, Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mengetahui adanya kesepakatan antara Indonesia dengan China.
Adapun sudah adanya kesepakatan proyek kereta cepat hingga Surabaya akan digarap China dikabarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

BACA JUGA:
China Garap Proyek Kereta Cepat Surabaya 


&quot;Belum ada omongan itu,&quot; kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenub Risal Wasal saat ditemui di Jakarta Internasional Velodrome, Jakarta, Senin (30/10/2023).
Risal mengaku jika memang sudah ada penawaran dari China untuk menggarap proyek kereta cepat hingga Surabaya pihaknya belum mendapatkan info tersebut.

BACA JUGA:
Luhut Pastikan China Garap Proyek Kereta Cepat Surabaya 


&quot;Kalau ada penawaran mungkin saya nggak tahu,&quot; katanya.
Sebelumnya, Luhut mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke China telah melakukan perjanjian dengan China untuk menggarap proyek kereta cepat hingga Surabaya.
&quot;Tadi saya dengar perjanjian dengan China juga jalan, malah bunganya jauh lebih murah daripada bunga yang ditawarkan negara lain,&quot; katanya dikutip dari Instagram @luhut.pandjaitan, Minggu (29/10/2023).

Adapun alasan pemerintah melanjutkan kontrak dengan China juga  lantaran teknologi yang digunakan susah teruji dan sudah mempunyai  pengalaman dalam membangun proyek tersebut. Hal ini terlihat dari sudah  berjalannya proyek kereta cepat whoosh dengan lancar.
Luhut mengatakan bahwa kendala selama pembangunan sebelumnya hanya terjadi pada proses pembebasan lahan.
&quot;Masalahnya kan selama ini pembebasan ranah yang tidak jelas-jelas  itu. Sekarang kita punya pengalaman we don't have problem anymore,&quot;  katanya.
Adapun sebelumnya, Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China  (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan bahwa telah ada pembicaraan  terkait pengembangan proyek kereta cepat dilanjutkan ke Surabaya oleh  pemerintah kepada pihaknya.
Ia juga mengatakan bahwa pihak investor China dan juga Perdana  Menteri China tertarik menjadi bagian dari kelanjutan proyek tersebut.
&quot;Sudah ada (wacana diperpanjang) ke Surabaya. Sudah ada pembicaraan  (di KCIC), termasuk investor Tiongkok, Perdana Menteri Tiongkok sudah  berminat,&quot; katanya.
Adapun direncanakan proyek kereta cepat Surabaya akan melalui jalur  Selatan yakni melewati Yogyakarta. Kereta tersebut nantinya menyambung  dengan kereta cepat Jakarta-Bandung.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNy80LzE3MjMzOS81L3g4b3dkZ28=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya akan digarap China. Menanggapi hal ini, Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mengetahui adanya kesepakatan antara Indonesia dengan China.
Adapun sudah adanya kesepakatan proyek kereta cepat hingga Surabaya akan digarap China dikabarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

BACA JUGA:
China Garap Proyek Kereta Cepat Surabaya 


&quot;Belum ada omongan itu,&quot; kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenub Risal Wasal saat ditemui di Jakarta Internasional Velodrome, Jakarta, Senin (30/10/2023).
Risal mengaku jika memang sudah ada penawaran dari China untuk menggarap proyek kereta cepat hingga Surabaya pihaknya belum mendapatkan info tersebut.

BACA JUGA:
Luhut Pastikan China Garap Proyek Kereta Cepat Surabaya 


&quot;Kalau ada penawaran mungkin saya nggak tahu,&quot; katanya.
Sebelumnya, Luhut mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke China telah melakukan perjanjian dengan China untuk menggarap proyek kereta cepat hingga Surabaya.
&quot;Tadi saya dengar perjanjian dengan China juga jalan, malah bunganya jauh lebih murah daripada bunga yang ditawarkan negara lain,&quot; katanya dikutip dari Instagram @luhut.pandjaitan, Minggu (29/10/2023).

Adapun alasan pemerintah melanjutkan kontrak dengan China juga  lantaran teknologi yang digunakan susah teruji dan sudah mempunyai  pengalaman dalam membangun proyek tersebut. Hal ini terlihat dari sudah  berjalannya proyek kereta cepat whoosh dengan lancar.
Luhut mengatakan bahwa kendala selama pembangunan sebelumnya hanya terjadi pada proses pembebasan lahan.
&quot;Masalahnya kan selama ini pembebasan ranah yang tidak jelas-jelas  itu. Sekarang kita punya pengalaman we don't have problem anymore,&quot;  katanya.
Adapun sebelumnya, Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China  (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan bahwa telah ada pembicaraan  terkait pengembangan proyek kereta cepat dilanjutkan ke Surabaya oleh  pemerintah kepada pihaknya.
Ia juga mengatakan bahwa pihak investor China dan juga Perdana  Menteri China tertarik menjadi bagian dari kelanjutan proyek tersebut.
&quot;Sudah ada (wacana diperpanjang) ke Surabaya. Sudah ada pembicaraan  (di KCIC), termasuk investor Tiongkok, Perdana Menteri Tiongkok sudah  berminat,&quot; katanya.
Adapun direncanakan proyek kereta cepat Surabaya akan melalui jalur  Selatan yakni melewati Yogyakarta. Kereta tersebut nantinya menyambung  dengan kereta cepat Jakarta-Bandung.</content:encoded></item></channel></rss>
