<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bisnis UMKM Tumbuh Positif di Kuartal III-2023, Ini Buktinya</title><description>Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tumbuh positif pada kuartal III-2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/455/2910996/bisnis-umkm-tumbuh-positif-di-kuartal-iii-2023-ini-buktinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/455/2910996/bisnis-umkm-tumbuh-positif-di-kuartal-iii-2023-ini-buktinya"/><item><title>Bisnis UMKM Tumbuh Positif di Kuartal III-2023, Ini Buktinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/455/2910996/bisnis-umkm-tumbuh-positif-di-kuartal-iii-2023-ini-buktinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/455/2910996/bisnis-umkm-tumbuh-positif-di-kuartal-iii-2023-ini-buktinya</guid><pubDate>Senin 30 Oktober 2023 15:33 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/30/455/2910996/bisnis-umkm-tumbuh-positif-di-kuartal-iii-2023-ini-buktinya-uda79cRsSb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks UMKM BRI (Foto: Dokumentasi BRI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/30/455/2910996/bisnis-umkm-tumbuh-positif-di-kuartal-iii-2023-ini-buktinya-uda79cRsSb.jpg</image><title>Indeks UMKM BRI (Foto: Dokumentasi BRI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMy8yMC8xNzI2MTIvNS94OHAxNTV4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tumbuh positif pada kuartal III-2023. Berdasarkan riset BRI Research Institute, bisnis UMKM tetap tumbuh positif, ditunjukkan oleh Indeks Bisnis UMKM yang masih berada di zona ekspansi yaitu 104,7, di samping itu Indeks Ekspektasi Bisnis UMKM  tetap berada di level yang tinggi (121,8).
&amp;ldquo;Antara lain kenaikan harga komoditas pertanian, musim kemarau yang memberikan dampak positif terhadap sektor pertambangan, konstruksi, perikanan laut dan beberapa sektor jasa, tahun ajaran baru, dan kehidupan masyarakat yang semakin normal pasca pandemi,&amp;rdquo; ungkap Direktur Bisnis Mikro BRI Supari, Senin (30/10/2023).

BACA JUGA:
Bacaleg Perindo Permudah UMKM Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual


Dilihat secara sektoral, hampir semua sektor UMKM mencatat ekspansi usaha dibandingkan Q2-2023, meski dengan laju yang lebih lambat. Sektor pertanian masih tumbuh positif, ditopang oleh kenaikan harga padi dan produk perkebunan dan hasil tangkapan ikan oleh nelayan yang meningkat di musim kemarau.

BACA JUGA:
Logo HUT ke-128, BRI Perkuat Kontribusi ke UMKM Indonesia


Namun dibandingkan dengan kuartal sebelumnya ekspansi sektor ini melambat akibat kemarau ekstrem (El-Nino) yang membuat sebagian usaha tani gagal panen atau produksi menurun.
Sektor pertambangan, penggalian, listrik, gas dan air bersih, masih ekspansi dan berakselerasi, didorong aktivitas penambangan pasir yang lebih mudah dan permintaan air bersih yang meningkat pada musim kemarau.
Lebih lanjut, ekspansi aktivitas sektor industri pengolahan melambat  karena normalisasi permintaan pasca lebaran dan libur tengah tahun.  Peningkatan aktivitas sektor konstruksi ditopang oleh proyek-proyek  swasta dan pemerintah yang semakin banyak bergulir serta didukung pula  oleh musim kemarau yang sangat kondusif bagi sektor ini.
Untuk diketahui, Indeks Bisnis UMKM merupakan indikator yang mengukur  aktivitas UMKM di Indonesia yang dilakukan setiap kuartal oleh BRI  Research Institute. Survei dilakukan di 33 provinsi, jumlah responden  sebesar 7.047 debitur UMKM, margin of error &amp;plusmn; 1,16%, metode sampling:  stratified systematic random sampling, dan periode survei: 03 s.d. 19  Oktober 2023.
Survei ini dilakukan oleh BRI sebagai wujud kepedulian BRI terhadap  aktivitas UMKM Indonesia untuk menjadi suatu informasi serta menjadi  leading indikator pertama di Indonesia yang mengukur aktivitas UMKM yang  suatu saat akan bermanfaat bagi kebijakan publik.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMy8yMC8xNzI2MTIvNS94OHAxNTV4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tumbuh positif pada kuartal III-2023. Berdasarkan riset BRI Research Institute, bisnis UMKM tetap tumbuh positif, ditunjukkan oleh Indeks Bisnis UMKM yang masih berada di zona ekspansi yaitu 104,7, di samping itu Indeks Ekspektasi Bisnis UMKM  tetap berada di level yang tinggi (121,8).
&amp;ldquo;Antara lain kenaikan harga komoditas pertanian, musim kemarau yang memberikan dampak positif terhadap sektor pertambangan, konstruksi, perikanan laut dan beberapa sektor jasa, tahun ajaran baru, dan kehidupan masyarakat yang semakin normal pasca pandemi,&amp;rdquo; ungkap Direktur Bisnis Mikro BRI Supari, Senin (30/10/2023).

BACA JUGA:
Bacaleg Perindo Permudah UMKM Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual


Dilihat secara sektoral, hampir semua sektor UMKM mencatat ekspansi usaha dibandingkan Q2-2023, meski dengan laju yang lebih lambat. Sektor pertanian masih tumbuh positif, ditopang oleh kenaikan harga padi dan produk perkebunan dan hasil tangkapan ikan oleh nelayan yang meningkat di musim kemarau.

BACA JUGA:
Logo HUT ke-128, BRI Perkuat Kontribusi ke UMKM Indonesia


Namun dibandingkan dengan kuartal sebelumnya ekspansi sektor ini melambat akibat kemarau ekstrem (El-Nino) yang membuat sebagian usaha tani gagal panen atau produksi menurun.
Sektor pertambangan, penggalian, listrik, gas dan air bersih, masih ekspansi dan berakselerasi, didorong aktivitas penambangan pasir yang lebih mudah dan permintaan air bersih yang meningkat pada musim kemarau.
Lebih lanjut, ekspansi aktivitas sektor industri pengolahan melambat  karena normalisasi permintaan pasca lebaran dan libur tengah tahun.  Peningkatan aktivitas sektor konstruksi ditopang oleh proyek-proyek  swasta dan pemerintah yang semakin banyak bergulir serta didukung pula  oleh musim kemarau yang sangat kondusif bagi sektor ini.
Untuk diketahui, Indeks Bisnis UMKM merupakan indikator yang mengukur  aktivitas UMKM di Indonesia yang dilakukan setiap kuartal oleh BRI  Research Institute. Survei dilakukan di 33 provinsi, jumlah responden  sebesar 7.047 debitur UMKM, margin of error &amp;plusmn; 1,16%, metode sampling:  stratified systematic random sampling, dan periode survei: 03 s.d. 19  Oktober 2023.
Survei ini dilakukan oleh BRI sebagai wujud kepedulian BRI terhadap  aktivitas UMKM Indonesia untuk menjadi suatu informasi serta menjadi  leading indikator pertama di Indonesia yang mengukur aktivitas UMKM yang  suatu saat akan bermanfaat bagi kebijakan publik.</content:encoded></item></channel></rss>
