<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelaku UMKM Optimistis Bisnis Meningkat hingga Akhir Tahun</title><description>Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) optimistis menyongsong kuartal IV 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/455/2911001/pelaku-umkm-optimistis-bisnis-meningkat-hingga-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/455/2911001/pelaku-umkm-optimistis-bisnis-meningkat-hingga-akhir-tahun"/><item><title>Pelaku UMKM Optimistis Bisnis Meningkat hingga Akhir Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/455/2911001/pelaku-umkm-optimistis-bisnis-meningkat-hingga-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/30/455/2911001/pelaku-umkm-optimistis-bisnis-meningkat-hingga-akhir-tahun</guid><pubDate>Senin 30 Oktober 2023 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/30/455/2911001/pelaku-umkm-optimistis-bisnis-meningkat-hingga-akhir-tahun-vl5bBqGoYO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku UMKM optimistis bisnis meningkat hingga akhir tahun (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/30/455/2911001/pelaku-umkm-optimistis-bisnis-meningkat-hingga-akhir-tahun-vl5bBqGoYO.jpg</image><title>Pelaku UMKM optimistis bisnis meningkat hingga akhir tahun (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNC8yMC8xNzIxNzcvNS94OG90bWJ5&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) optimistis menyongsong kuartal IV 2023. Berdasarkan riset BRI Research Institute, pebisnis UMKM tetap optimis aktivitas usahanya akan meningkat, seperti tercermin pada Indeks Ekspektasi Bisnis UMKM yang tetap di level yang tinggi (121,8).
Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya optimisme tersebut sedikit menurun dan semua komponen penyusun indeksnya melemah, namun tetap di zona optimis (semua indeks komponennya di atas 100).

BACA JUGA:
Bisnis UMKM Tumbuh Positif di Kuartal III-2023, Ini Buktinya


Komponen volume produksi dan nilai penjualan mencatat indeks ekspektasi tertinggi, sejalan permintaan barang dan jasa yang biasanya meningkat menjelang HBKN Natal dan perayaan tahun baru, kehidupan masyarakat yang semakin normal pasca pandemi, daya beli masyarakat yang tetap kuat, serta perekonomian yang tetap tumbuh solid.
Sejalan dengan bisnis UMKM yang berekspansi, maka sentimen pebisnis UMKM terhadap perekonomian dan usaha secara umum tetap baik. Hal ini tercermin pada Indeks Sentimen Bisnis (ISB) UMKM Q3-2023 yang berada pada level 117,4, relatif menurun dari kuartal sebelumnya 124,9.

BACA JUGA:
Bacaleg Perindo Permudah UMKM Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual


Dilihat dari komponen penyusunnya, Indeks Situasi Sekarang dan Indeks Ekspektasi berada pada zona optimis, masing-masing di level 101,4 dan 133,5. Meski tercatat menurun, namun level indeks terkait masih di atas 100 yang mengindikasikan optimisme pelaku UMKM terhadap kondisi ekonomi dan bisnis secara umum saat ini, serta ke depan tetap terjaga.
Terkait dengan kemampuan pemerintah menjalankan tugas-tugas utamanya,  mayoritas pelaku UMKM tetap yakin pemerintah mampu menjalankannya  dengan baik, tercermin dari Indeks Kepercayaan pelaku UMKM kepada  Pemerintah (IKP) yang bertahan di level yang tinggi (128,9) pada  Q3-2023. Pelaku UMKM memberikan penilaian tertinggi terhadap kemampuan  pemerintah menciptakan rasa aman &amp;amp; tenteram (indeks 145,7) dan  menyediakan dan merawat infrastruktur (indeks 140,9).
Sementara penilaian terendah diberikan oleh pelaku UMKM terhadap  kemampuan pemerintah menstabilkan harga barang dan jasa, namun indeksnya  tetap di atas 100. Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, IKP dan  komponennya pada Q3 melemah sejalan dengan pelemahan aktivitas dan  sentimen bisnisnya.
Namun demikian, IKP dan semua komponennya tetap di atas 100, yang  berarti persentase responden yang menyatakan &amp;ldquo;yakin&amp;rdquo; terhadap kemampuan  pemerintah menjalankan tugas-tugas utamanya masih lebih banyak  dibandingkan dengan yang menyatakan &amp;ldquo;tidak yakin&amp;rdquo;.
Untuk diketahui, Indeks Bisnis UMKM merupakan indikator yang mengukur  aktivitas UMKM di Indonesia yang dilakukan setiap kuartal oleh BRI  Research Institute. Survei dilakukan di 33 provinsi, jumlah responden  sebesar 7.047 debitur UMKM, margin of error &amp;plusmn; 1,16%, metode sampling:  stratified systematic random sampling, dan periode survei: 03 s.d. 19  Oktober 2023.
Survei ini dilakukan oleh BRI sebagai wujud kepedulian BRI terhadap  aktivitas UMKM Indonesia untuk menjadi suatu informasi serta menjadi  leading indikator pertama di Indonesia yang mengukur aktivitas UMKM yang  suatu saat akan bermanfaat bagi kebijakan publik.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNC8yMC8xNzIxNzcvNS94OG90bWJ5&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) optimistis menyongsong kuartal IV 2023. Berdasarkan riset BRI Research Institute, pebisnis UMKM tetap optimis aktivitas usahanya akan meningkat, seperti tercermin pada Indeks Ekspektasi Bisnis UMKM yang tetap di level yang tinggi (121,8).
Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya optimisme tersebut sedikit menurun dan semua komponen penyusun indeksnya melemah, namun tetap di zona optimis (semua indeks komponennya di atas 100).

BACA JUGA:
Bisnis UMKM Tumbuh Positif di Kuartal III-2023, Ini Buktinya


Komponen volume produksi dan nilai penjualan mencatat indeks ekspektasi tertinggi, sejalan permintaan barang dan jasa yang biasanya meningkat menjelang HBKN Natal dan perayaan tahun baru, kehidupan masyarakat yang semakin normal pasca pandemi, daya beli masyarakat yang tetap kuat, serta perekonomian yang tetap tumbuh solid.
Sejalan dengan bisnis UMKM yang berekspansi, maka sentimen pebisnis UMKM terhadap perekonomian dan usaha secara umum tetap baik. Hal ini tercermin pada Indeks Sentimen Bisnis (ISB) UMKM Q3-2023 yang berada pada level 117,4, relatif menurun dari kuartal sebelumnya 124,9.

BACA JUGA:
Bacaleg Perindo Permudah UMKM Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual


Dilihat dari komponen penyusunnya, Indeks Situasi Sekarang dan Indeks Ekspektasi berada pada zona optimis, masing-masing di level 101,4 dan 133,5. Meski tercatat menurun, namun level indeks terkait masih di atas 100 yang mengindikasikan optimisme pelaku UMKM terhadap kondisi ekonomi dan bisnis secara umum saat ini, serta ke depan tetap terjaga.
Terkait dengan kemampuan pemerintah menjalankan tugas-tugas utamanya,  mayoritas pelaku UMKM tetap yakin pemerintah mampu menjalankannya  dengan baik, tercermin dari Indeks Kepercayaan pelaku UMKM kepada  Pemerintah (IKP) yang bertahan di level yang tinggi (128,9) pada  Q3-2023. Pelaku UMKM memberikan penilaian tertinggi terhadap kemampuan  pemerintah menciptakan rasa aman &amp;amp; tenteram (indeks 145,7) dan  menyediakan dan merawat infrastruktur (indeks 140,9).
Sementara penilaian terendah diberikan oleh pelaku UMKM terhadap  kemampuan pemerintah menstabilkan harga barang dan jasa, namun indeksnya  tetap di atas 100. Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, IKP dan  komponennya pada Q3 melemah sejalan dengan pelemahan aktivitas dan  sentimen bisnisnya.
Namun demikian, IKP dan semua komponennya tetap di atas 100, yang  berarti persentase responden yang menyatakan &amp;ldquo;yakin&amp;rdquo; terhadap kemampuan  pemerintah menjalankan tugas-tugas utamanya masih lebih banyak  dibandingkan dengan yang menyatakan &amp;ldquo;tidak yakin&amp;rdquo;.
Untuk diketahui, Indeks Bisnis UMKM merupakan indikator yang mengukur  aktivitas UMKM di Indonesia yang dilakukan setiap kuartal oleh BRI  Research Institute. Survei dilakukan di 33 provinsi, jumlah responden  sebesar 7.047 debitur UMKM, margin of error &amp;plusmn; 1,16%, metode sampling:  stratified systematic random sampling, dan periode survei: 03 s.d. 19  Oktober 2023.
Survei ini dilakukan oleh BRI sebagai wujud kepedulian BRI terhadap  aktivitas UMKM Indonesia untuk menjadi suatu informasi serta menjadi  leading indikator pertama di Indonesia yang mengukur aktivitas UMKM yang  suatu saat akan bermanfaat bagi kebijakan publik.</content:encoded></item></channel></rss>
