<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasca IPO, Agro Bahari (UDNG) Mulai Bangun Tambak Udang Awal 2024</title><description>Pasca IPO, PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) bakal membangun tambak udang baru pada Januari 2024 mendatang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/278/2911526/pasca-ipo-agro-bahari-udng-mulai-bangun-tambak-udang-awal-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/278/2911526/pasca-ipo-agro-bahari-udng-mulai-bangun-tambak-udang-awal-2024"/><item><title>Pasca IPO, Agro Bahari (UDNG) Mulai Bangun Tambak Udang Awal 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/278/2911526/pasca-ipo-agro-bahari-udng-mulai-bangun-tambak-udang-awal-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/278/2911526/pasca-ipo-agro-bahari-udng-mulai-bangun-tambak-udang-awal-2024</guid><pubDate>Selasa 31 Oktober 2023 12:14 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/31/278/2911526/pasca-ipo-agro-bahari-udng-mulai-bangun-tambak-udang-awal-2024-Uxgtpc6k7a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IPO Agro Bahari Nusantara (Foto: MNC Sekuritas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/31/278/2911526/pasca-ipo-agro-bahari-udng-mulai-bangun-tambak-udang-awal-2024-Uxgtpc6k7a.jpg</image><title>IPO Agro Bahari Nusantara (Foto: MNC Sekuritas)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pasca IPO, PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) bakal membangun tambak udang baru pada Januari 2024 mendatang. Adapun, tambak tersebut ditargetkan rampung pada Januari 2025.

BACA JUGA:
65 Perusahaan Antre IPO demi Rp11,3 Triliun, Siapa Saja?


&amp;ldquo;Karena kami ada proses untuk membebaskan tanah, cut and fill, dan juga nanti pembangunan lainnya,&amp;rdquo; kata Direktur Utama UDNG, Vincent Lukito di Gedung Bursa Efek Indonesia pada Selasa (31/10/2023).
Perseroan berencana untuk membangun 30-40 tambak atau kolam produksi baru tahun depan. Pembangunan tambak baru akan dilakukan menggunakan dana hasil penawaran umum atau initial public offering (IPO).

BACA JUGA:
Palm Co Ditargetkan IPO di 2024


Dalam prospektus yang diterbitkan, sekitar 88,89% dana hasil IPO akan dialokasikan untuk ekspansi bisnis dengan membangun tambak udang baru yang direncanakan berlokasi di daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui perusahaan anak yang dimiliki perseroan sebesar 99,99% yaitu PT Marina Bahari Sentosa (MBS) dalam bentuk penyetoran modal yang diestimasikan akan beroperasi 6-12 bulan setelah dana hasil penawaran umum diperoleh perseroan.
Vincent menjelaskan, saat ini perseroan memiliki 14 kolam produksi,  yang terdiri dari kolam produksi intensif dan super intensif. Dengan  adanya 30-40 kolam produksi baru, perseroan pun membidik pertumbuhan  produksi udang.
&amp;ldquo;Total kami target sekitar 250 ton per tahun, tapi ke depannya  setelah pembangunan anak usaha, target kami di angka 850 ton per tahun,&amp;rdquo;  imbuh Vincent.
Agro Bahari Nusantara resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek  Indonesia (BEI) hari ini. Dalam aksi korporasi ini, perseroan menawarkan  sebanyak 500 juta saham atau 28,57% dari modal ditempatkan dan disetor.  Dengan harga yang ditetapkan, perseroan berpotensi meraup dana segar  sebesar Rp50 miliar.
Perseroan juga akan menerbitkan sebanyak 400 juta Waran Seri I atau  sebesar 32% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh dengan  harga pelaksanaan Rp100-Rp110. Waran Seri I dapat dilaksanakan sejak  enam bulan setelah diterbitkan dan memiliki jangka waktu berlaku Waran  Seri I hingga 12 bulan dari tanggal pencatatan. Adapun, masa berlaku  Waran Seri I adalah sejak tanggal 30 April 2024 sampai dengan 29 Oktober  2024.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pasca IPO, PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) bakal membangun tambak udang baru pada Januari 2024 mendatang. Adapun, tambak tersebut ditargetkan rampung pada Januari 2025.

BACA JUGA:
65 Perusahaan Antre IPO demi Rp11,3 Triliun, Siapa Saja?


&amp;ldquo;Karena kami ada proses untuk membebaskan tanah, cut and fill, dan juga nanti pembangunan lainnya,&amp;rdquo; kata Direktur Utama UDNG, Vincent Lukito di Gedung Bursa Efek Indonesia pada Selasa (31/10/2023).
Perseroan berencana untuk membangun 30-40 tambak atau kolam produksi baru tahun depan. Pembangunan tambak baru akan dilakukan menggunakan dana hasil penawaran umum atau initial public offering (IPO).

BACA JUGA:
Palm Co Ditargetkan IPO di 2024


Dalam prospektus yang diterbitkan, sekitar 88,89% dana hasil IPO akan dialokasikan untuk ekspansi bisnis dengan membangun tambak udang baru yang direncanakan berlokasi di daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui perusahaan anak yang dimiliki perseroan sebesar 99,99% yaitu PT Marina Bahari Sentosa (MBS) dalam bentuk penyetoran modal yang diestimasikan akan beroperasi 6-12 bulan setelah dana hasil penawaran umum diperoleh perseroan.
Vincent menjelaskan, saat ini perseroan memiliki 14 kolam produksi,  yang terdiri dari kolam produksi intensif dan super intensif. Dengan  adanya 30-40 kolam produksi baru, perseroan pun membidik pertumbuhan  produksi udang.
&amp;ldquo;Total kami target sekitar 250 ton per tahun, tapi ke depannya  setelah pembangunan anak usaha, target kami di angka 850 ton per tahun,&amp;rdquo;  imbuh Vincent.
Agro Bahari Nusantara resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek  Indonesia (BEI) hari ini. Dalam aksi korporasi ini, perseroan menawarkan  sebanyak 500 juta saham atau 28,57% dari modal ditempatkan dan disetor.  Dengan harga yang ditetapkan, perseroan berpotensi meraup dana segar  sebesar Rp50 miliar.
Perseroan juga akan menerbitkan sebanyak 400 juta Waran Seri I atau  sebesar 32% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh dengan  harga pelaksanaan Rp100-Rp110. Waran Seri I dapat dilaksanakan sejak  enam bulan setelah diterbitkan dan memiliki jangka waktu berlaku Waran  Seri I hingga 12 bulan dari tanggal pencatatan. Adapun, masa berlaku  Waran Seri I adalah sejak tanggal 30 April 2024 sampai dengan 29 Oktober  2024.</content:encoded></item></channel></rss>
