<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Turun 0,51% ke Level 6.701 di Jeda Makan Siang</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun pada perdagangan jeda makan siang Selasa (31/10/2023).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/278/2911536/ihsg-turun-0-51-ke-level-6-701-di-jeda-makan-siang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/278/2911536/ihsg-turun-0-51-ke-level-6-701-di-jeda-makan-siang"/><item><title>IHSG Turun 0,51% ke Level 6.701 di Jeda Makan Siang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/278/2911536/ihsg-turun-0-51-ke-level-6-701-di-jeda-makan-siang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/278/2911536/ihsg-turun-0-51-ke-level-6-701-di-jeda-makan-siang</guid><pubDate>Selasa 31 Oktober 2023 12:24 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/31/278/2911536/ihsg-turun-0-51-ke-level-6-701-di-jeda-makan-siang-H1fCRrdHUy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah di sesi I (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/31/278/2911536/ihsg-turun-0-51-ke-level-6-701-di-jeda-makan-siang-H1fCRrdHUy.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah di sesi I (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun pada perdagangan jeda makan siang Selasa (31/10/2023). IHSG melemah 0,51% atau 34,27 poin ke level 6.701.

BACA JUGA:
182 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke 6.737


Siang ini, total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 14,15 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp5,75 triliun, dan ditransaksikan sebanyak 844.753 kali. Adapun, sebanyak 316 saham harganya terkoreksi, 218 saham harganya naik dan 200 saham lain harganya stagnan.
Hingga penutupan sesi pertama hari ini, sektor properti dan infrastruktur parkir di zona hijau dengan kenaikan masing-masing sebesar 0,46% dan 0,08%. Sementara sektor lainnya mengalami penurunan, sektor bahan baku memimpin pelemahan dengan terkoreksi 1,08%.

BACA JUGA:
IHSG Diprediksi Masih di Zona Merah, Simak Analisanya 


Disusul sektor non siklikal yang turun 0,70%, sektor keuangan turun 0,69%, sektor siklikal turun 0,48%, sektor energi turun 0,42%, sektor industri turun 0,27%, sektor kesehatan dan sektor teknologi kompak turun 0,17% dan sektor transportasi turun 0,09%.
Adapun, indeks LQ45 turun 0,56% ke level 884, indeks IDX30 turun 0,52% ke level 456, indeks JII turun 0,36% ke level 520, serta indeks MNC36 turun 0,46% ke level 344.
Adapun, tiga saham yang menempati posisi top gainers yaitu PT Tanah  Laut Tbk (INDX) naik 27,86% ke Rp179, PT Prima Cakrawala Abadi Tbk  (PCAR) naik 25,00% ke Rp90 dan PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) naik  24,54% ke Rp406.
Sedangkan, tiga saham yang menempati posisi top losers yaitu PT  Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) turun 12,66% ke Rp414, PT Langgeng  Makmur Industri Tbk (LMPI) turun 12,20% ke Rp138, dan PT Sat Nusapersada  Tbk (PTSN) turun 10,37% ke Rp242.
Lalu, tiga saham yang teraktif diperdagangkan hingga sesi pertama ini  antara lain, PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), PT Mandiri Herindo  Adiperkasa Tbk (MAHA) dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun pada perdagangan jeda makan siang Selasa (31/10/2023). IHSG melemah 0,51% atau 34,27 poin ke level 6.701.

BACA JUGA:
182 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke 6.737


Siang ini, total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 14,15 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp5,75 triliun, dan ditransaksikan sebanyak 844.753 kali. Adapun, sebanyak 316 saham harganya terkoreksi, 218 saham harganya naik dan 200 saham lain harganya stagnan.
Hingga penutupan sesi pertama hari ini, sektor properti dan infrastruktur parkir di zona hijau dengan kenaikan masing-masing sebesar 0,46% dan 0,08%. Sementara sektor lainnya mengalami penurunan, sektor bahan baku memimpin pelemahan dengan terkoreksi 1,08%.

BACA JUGA:
IHSG Diprediksi Masih di Zona Merah, Simak Analisanya 


Disusul sektor non siklikal yang turun 0,70%, sektor keuangan turun 0,69%, sektor siklikal turun 0,48%, sektor energi turun 0,42%, sektor industri turun 0,27%, sektor kesehatan dan sektor teknologi kompak turun 0,17% dan sektor transportasi turun 0,09%.
Adapun, indeks LQ45 turun 0,56% ke level 884, indeks IDX30 turun 0,52% ke level 456, indeks JII turun 0,36% ke level 520, serta indeks MNC36 turun 0,46% ke level 344.
Adapun, tiga saham yang menempati posisi top gainers yaitu PT Tanah  Laut Tbk (INDX) naik 27,86% ke Rp179, PT Prima Cakrawala Abadi Tbk  (PCAR) naik 25,00% ke Rp90 dan PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) naik  24,54% ke Rp406.
Sedangkan, tiga saham yang menempati posisi top losers yaitu PT  Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) turun 12,66% ke Rp414, PT Langgeng  Makmur Industri Tbk (LMPI) turun 12,20% ke Rp138, dan PT Sat Nusapersada  Tbk (PTSN) turun 10,37% ke Rp242.
Lalu, tiga saham yang teraktif diperdagangkan hingga sesi pertama ini  antara lain, PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), PT Mandiri Herindo  Adiperkasa Tbk (MAHA) dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET).</content:encoded></item></channel></rss>
