<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hal yang Harus Diperhatikan Investor Saham di Tahun Politik</title><description>Hal yang harus diperhatikan investor pasar saham di tahun politik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/278/2911902/hal-yang-harus-diperhatikan-investor-saham-di-tahun-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/278/2911902/hal-yang-harus-diperhatikan-investor-saham-di-tahun-politik"/><item><title>Hal yang Harus Diperhatikan Investor Saham di Tahun Politik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/278/2911902/hal-yang-harus-diperhatikan-investor-saham-di-tahun-politik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/278/2911902/hal-yang-harus-diperhatikan-investor-saham-di-tahun-politik</guid><pubDate>Selasa 31 Oktober 2023 19:21 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/31/278/2911902/hal-yang-harus-diperhatikan-investor-saham-di-tahun-politik-RlllY6zYSI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hal yang harus dicermati investor pasar saham (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/31/278/2911902/hal-yang-harus-diperhatikan-investor-saham-di-tahun-politik-RlllY6zYSI.jpg</image><title>Hal yang harus dicermati investor pasar saham (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Hal yang harus diperhatikan investor pasar saham di tahun politik. Ketidakpastian politik domestik menjadi perhatian pasar terkait masa depan ekonomi Indonesia.
Secara historis kinerja bursa saham dan obligasi domestik secara umum juga tak terlepas ari faktor makroekonomi baik di tingkat lokal maupun internasional.

BACA JUGA:
IHSG Ditutup Menguat ke 6.752 pada Akhir Oktober


Sektor konsumsi menjadi idaman Pengamat Pasar Modal Hans Kwee yang memandang optimis Pemilu tahun ini bakal dilihat positif oleh publik.
&quot;Kita lihat masyarakat masih melihat sisi positifnya, tentu mereka melihat bahwa pemerintah ke depan bakal melanjutkan pembangunan yang ada, jadi pasar cenderung positif,&quot; kata Hans selepas acara IDX Channel Community dan Peluncuran INVESTED, Selasa (31/10/2023).

BACA JUGA:
IHSG Turun 0,51% ke Level 6.701 di Jeda Makan Siang


Hans memandang positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal terkerek pada tahun depan. Selain karena semarak Pemilu, kenaikan harga komoditas akhir tahun juga dapat menjadi sentimen positif.
Data menunjukkan performa IHSG dalam beberapa bulan terakhir cenderung lesu. Per Selasa (31/10), IHSG menyentuh level terendah tiga bulan terakhir di 6.666,41.
Pria yang juga merupakan Dosen Universitas Atmajaya mengharapkan  investor untuk lebih berhati-hati dalam mengambil posisi di sejumlah  perusahaan. Fundamental bisnis dan valuasi emiten menjadi landasan utama  sebelum membeli saham.
&quot;Investor harus tenang, pakailah dana yang tidak dipakai dalam jangka  pendek, jadi dana itu menganggur untuk periode 3 sampai 5 tahun,&quot;  paparnya.
Adapun koreksi yang terjadi di pasar saat ini, terangnya, menjadi  kesempatan bagi investor untuk masuk. Baginya, ini merupakan periode  diskon bagi beberapa emiten yang memiliki valuasi positif.
&quot;Jadi ketika saham terkoreksi, ketika orang khawatir, ini waktu kita  membeli, dan kita bisa menahan saham tersebut dalam waktu yang lama,&quot;  tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Hal yang harus diperhatikan investor pasar saham di tahun politik. Ketidakpastian politik domestik menjadi perhatian pasar terkait masa depan ekonomi Indonesia.
Secara historis kinerja bursa saham dan obligasi domestik secara umum juga tak terlepas ari faktor makroekonomi baik di tingkat lokal maupun internasional.

BACA JUGA:
IHSG Ditutup Menguat ke 6.752 pada Akhir Oktober


Sektor konsumsi menjadi idaman Pengamat Pasar Modal Hans Kwee yang memandang optimis Pemilu tahun ini bakal dilihat positif oleh publik.
&quot;Kita lihat masyarakat masih melihat sisi positifnya, tentu mereka melihat bahwa pemerintah ke depan bakal melanjutkan pembangunan yang ada, jadi pasar cenderung positif,&quot; kata Hans selepas acara IDX Channel Community dan Peluncuran INVESTED, Selasa (31/10/2023).

BACA JUGA:
IHSG Turun 0,51% ke Level 6.701 di Jeda Makan Siang


Hans memandang positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal terkerek pada tahun depan. Selain karena semarak Pemilu, kenaikan harga komoditas akhir tahun juga dapat menjadi sentimen positif.
Data menunjukkan performa IHSG dalam beberapa bulan terakhir cenderung lesu. Per Selasa (31/10), IHSG menyentuh level terendah tiga bulan terakhir di 6.666,41.
Pria yang juga merupakan Dosen Universitas Atmajaya mengharapkan  investor untuk lebih berhati-hati dalam mengambil posisi di sejumlah  perusahaan. Fundamental bisnis dan valuasi emiten menjadi landasan utama  sebelum membeli saham.
&quot;Investor harus tenang, pakailah dana yang tidak dipakai dalam jangka  pendek, jadi dana itu menganggur untuk periode 3 sampai 5 tahun,&quot;  paparnya.
Adapun koreksi yang terjadi di pasar saat ini, terangnya, menjadi  kesempatan bagi investor untuk masuk. Baginya, ini merupakan periode  diskon bagi beberapa emiten yang memiliki valuasi positif.
&quot;Jadi ketika saham terkoreksi, ketika orang khawatir, ini waktu kita  membeli, dan kita bisa menahan saham tersebut dalam waktu yang lama,&quot;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
