<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Minta Pendapat Anak SMA soal Rencana Cukai Minuman Berpemanis</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani minta pendapat anak SMA soal rencana cukai minuman berpemanis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/320/2911868/sri-mulyani-minta-pendapat-anak-sma-soal-rencana-cukai-minuman-berpemanis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/320/2911868/sri-mulyani-minta-pendapat-anak-sma-soal-rencana-cukai-minuman-berpemanis"/><item><title>Sri Mulyani Minta Pendapat Anak SMA soal Rencana Cukai Minuman Berpemanis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/320/2911868/sri-mulyani-minta-pendapat-anak-sma-soal-rencana-cukai-minuman-berpemanis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/320/2911868/sri-mulyani-minta-pendapat-anak-sma-soal-rencana-cukai-minuman-berpemanis</guid><pubDate>Selasa 31 Oktober 2023 18:38 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/31/320/2911868/sri-mulyani-minta-pendapat-anak-sma-soal-rencana-cukai-minuman-berpemanis-Zmc74YrF8r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani minta pendapat anak SMA soal cuka minuman manis (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/31/320/2911868/sri-mulyani-minta-pendapat-anak-sma-soal-rencana-cukai-minuman-berpemanis-Zmc74YrF8r.jpg</image><title>Sri Mulyani minta pendapat anak SMA soal cuka minuman manis (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMi8xLzE3MTAxNS81L3g4bzhuY2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani minta pendapat anak SMA soal rencana cukai minuman berpemanis. Rencana pemerintah bersama DPR RI untuk penerapan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) di tahun 2024 mendatang masih menuai perdebatan di kalangan pengusaha dan masyarakat.
Pasalnya, banyak masyarakat, khususnya kalangan muda, yang menggemari minuman manis, dan juga pengusaha yang menjajakan produk-produk tersebut. Dalam Final Olimpiade APBN 2023 yang digelar hari ini (31/10), Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mencoba untuk mendapatkan pandangan terhadap rencana tersebut dari kacamata pelajar yang cenderung menggemari minuman manis.

BACA JUGA:
Bea Cukai dan BNNP Sulsel Gagalkan Penyelundupan Empat Kilogram Sabu 


&quot;Ini saya mau bertanya ke Anda, kalau pemerintah dan DPR bisa memberlakukan cukai untuk minuman berpemanis, apalagi ini favoritnya anak-anak muda entah itu gen Z atau milenial seperti kalian. Bagaimana pandangan kalian soal instrumen cukai ini yang tentunya akan mempengaruhi banyak kalangan terutama gen Z?&quot; tanya Sri kepada peserta Olimpiade APBN 2023 dari MAN Insan Cendekia Batam, Riau di Jakarta.

BACA JUGA:
Bea Cukai Lepas Ekspor Perdana Kerajinan Tangan Asal Tasikmalaya ke Belanda 


Dia pun juga menanyakan kepada mereka, apakah rencana pemberlakuan cukai MBDK ini tepat, atau langkah yang sebenarnya tak populer tapi diperlukan oleh negara.
&quot;Kebijakan ini bisa mengurangi konsumsi dari komoditas yang bisa saja membahayakan kesehatan, karena minuman berpemanis ini bisa menyebabkan obesitas, lalu kemudian ini bisa membebani belanja negara di bidang kesehatan,&quot; ucap pelajar MAN tersebut merespons pertanyaan Sri Mulyani.
Dengan tersenyum, Sri merasa senang mendengarkan jawaban pelajar tersebut, yang memahami makna cukai seperti apa.
&quot;Saya turut senang kalian semua menyampaikan dan memahami peran cukai  sebagai instrumen untuk mengendalikan konsumsi, dan juga sebagai  instrumen yang tepat untuk minuman berpemanis yang bisa memberikan  dampak buruk kepada kesehatan di saat yang sama,&quot; tandas Sri.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMi8xLzE3MTAxNS81L3g4bzhuY2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani minta pendapat anak SMA soal rencana cukai minuman berpemanis. Rencana pemerintah bersama DPR RI untuk penerapan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) di tahun 2024 mendatang masih menuai perdebatan di kalangan pengusaha dan masyarakat.
Pasalnya, banyak masyarakat, khususnya kalangan muda, yang menggemari minuman manis, dan juga pengusaha yang menjajakan produk-produk tersebut. Dalam Final Olimpiade APBN 2023 yang digelar hari ini (31/10), Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mencoba untuk mendapatkan pandangan terhadap rencana tersebut dari kacamata pelajar yang cenderung menggemari minuman manis.

BACA JUGA:
Bea Cukai dan BNNP Sulsel Gagalkan Penyelundupan Empat Kilogram Sabu 


&quot;Ini saya mau bertanya ke Anda, kalau pemerintah dan DPR bisa memberlakukan cukai untuk minuman berpemanis, apalagi ini favoritnya anak-anak muda entah itu gen Z atau milenial seperti kalian. Bagaimana pandangan kalian soal instrumen cukai ini yang tentunya akan mempengaruhi banyak kalangan terutama gen Z?&quot; tanya Sri kepada peserta Olimpiade APBN 2023 dari MAN Insan Cendekia Batam, Riau di Jakarta.

BACA JUGA:
Bea Cukai Lepas Ekspor Perdana Kerajinan Tangan Asal Tasikmalaya ke Belanda 


Dia pun juga menanyakan kepada mereka, apakah rencana pemberlakuan cukai MBDK ini tepat, atau langkah yang sebenarnya tak populer tapi diperlukan oleh negara.
&quot;Kebijakan ini bisa mengurangi konsumsi dari komoditas yang bisa saja membahayakan kesehatan, karena minuman berpemanis ini bisa menyebabkan obesitas, lalu kemudian ini bisa membebani belanja negara di bidang kesehatan,&quot; ucap pelajar MAN tersebut merespons pertanyaan Sri Mulyani.
Dengan tersenyum, Sri merasa senang mendengarkan jawaban pelajar tersebut, yang memahami makna cukai seperti apa.
&quot;Saya turut senang kalian semua menyampaikan dan memahami peran cukai  sebagai instrumen untuk mengendalikan konsumsi, dan juga sebagai  instrumen yang tepat untuk minuman berpemanis yang bisa memberikan  dampak buruk kepada kesehatan di saat yang sama,&quot; tandas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
