<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Digarap China, Wamen BUMN: Baru Mulai Buat Studi</title><description>Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya dikerjakan China.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/320/2911966/kereta-cepat-jakarta-surabaya-digarap-china-wamen-bumn-baru-mulai-buat-studi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/320/2911966/kereta-cepat-jakarta-surabaya-digarap-china-wamen-bumn-baru-mulai-buat-studi"/><item><title>Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Digarap China, Wamen BUMN: Baru Mulai Buat Studi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/320/2911966/kereta-cepat-jakarta-surabaya-digarap-china-wamen-bumn-baru-mulai-buat-studi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/10/31/320/2911966/kereta-cepat-jakarta-surabaya-digarap-china-wamen-bumn-baru-mulai-buat-studi</guid><pubDate>Selasa 31 Oktober 2023 21:20 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/31/320/2911966/kereta-cepat-jakarta-surabaya-digarap-china-wamen-bumn-baru-mulai-buat-studi-DJ6yIfIxOL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kereta Cepat Jakarta-Surabaya dikerjakan China. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/31/320/2911966/kereta-cepat-jakarta-surabaya-digarap-china-wamen-bumn-baru-mulai-buat-studi-DJ6yIfIxOL.jpg</image><title>Kereta Cepat Jakarta-Surabaya dikerjakan China. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNy8xLzE3Mjg1My81L3g4cDVhMTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -  Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya dikerjakan China. Penandatanganan joint study antara Indonesia dan otoritas China itu sudah dilakukan.
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko menyatakan, pemerintah telah melakukan kesepakatan dengan China Railway, sehingga proses studinya akan segera dilakukan.

BACA JUGA:
Kereta Cepat Whoosh Tertahan 15 Menit, Ini Penjelasan KCIC

&quot;Ini baru mulai membuat studinya. Kemarin kita dari China menandatangani kesepakatan untuk melakukan joint study dengan China Railway,&quot; ujar Tiko saat ditemui wartawan di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2023).
Rencana pemerintah melanjutkan proyek kereta cepat hingga ke Surabaya, setelah mega proyek di sektor transportasi serupa rampung di bangun dengan menghubungkan jalur Jakarta-Bandung.

BACA JUGA:
Ini Ketentuan Penggunaan QR Code Tiket Kereta Cepat Whoosh

Kepastian proyek itu pasca Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke China dan melakukan perjanjian kerja sama sama dengan otoritas di negara setempat.Adapun keterlibatan China Railway International Group (CRIG) dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya semakin memperkokoh taji perusahaan asing itu di dalam bisnis transportasi di Tanah Air.
China Railway juga memegang saham yang cukup dominan di internal Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), sebuah perusahaan patungan antara Indonesia dan China yang mengelola operasional Kereta Cepat di dalam negeri.
Secara &amp;lrm;komposisi saham KCIC 60 persen dikendalikan oleh konsorsium BUMN atau PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI). Sementara, 40% dimiliki China Railway International Group.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yNy8xLzE3Mjg1My81L3g4cDVhMTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -  Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya dikerjakan China. Penandatanganan joint study antara Indonesia dan otoritas China itu sudah dilakukan.
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko menyatakan, pemerintah telah melakukan kesepakatan dengan China Railway, sehingga proses studinya akan segera dilakukan.

BACA JUGA:
Kereta Cepat Whoosh Tertahan 15 Menit, Ini Penjelasan KCIC

&quot;Ini baru mulai membuat studinya. Kemarin kita dari China menandatangani kesepakatan untuk melakukan joint study dengan China Railway,&quot; ujar Tiko saat ditemui wartawan di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2023).
Rencana pemerintah melanjutkan proyek kereta cepat hingga ke Surabaya, setelah mega proyek di sektor transportasi serupa rampung di bangun dengan menghubungkan jalur Jakarta-Bandung.

BACA JUGA:
Ini Ketentuan Penggunaan QR Code Tiket Kereta Cepat Whoosh

Kepastian proyek itu pasca Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke China dan melakukan perjanjian kerja sama sama dengan otoritas di negara setempat.Adapun keterlibatan China Railway International Group (CRIG) dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya semakin memperkokoh taji perusahaan asing itu di dalam bisnis transportasi di Tanah Air.
China Railway juga memegang saham yang cukup dominan di internal Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), sebuah perusahaan patungan antara Indonesia dan China yang mengelola operasional Kereta Cepat di dalam negeri.
Secara &amp;lrm;komposisi saham KCIC 60 persen dikendalikan oleh konsorsium BUMN atau PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI). Sementara, 40% dimiliki China Railway International Group.</content:encoded></item></channel></rss>
