<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rugi Kimia Farma (KAEF) Turun 1,9% Jadi Rp177 Miliar</title><description>PT Kimia Farma Tbk (KAEF) membukukan pendapatan sebesar Rp7,71 triliun hingga kuartal III-2023</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/278/2912165/rugi-kimia-farma-kaef-turun-1-9-jadi-rp177-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/278/2912165/rugi-kimia-farma-kaef-turun-1-9-jadi-rp177-miliar"/><item><title>Rugi Kimia Farma (KAEF) Turun 1,9% Jadi Rp177 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/278/2912165/rugi-kimia-farma-kaef-turun-1-9-jadi-rp177-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/278/2912165/rugi-kimia-farma-kaef-turun-1-9-jadi-rp177-miliar</guid><pubDate>Rabu 01 November 2023 09:48 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/01/278/2912165/rugi-kimia-farma-kaef-turun-1-9-jadi-rp177-miliar-Fzn6MZAG6p.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Rugi Kimia Farma Menurun hingga Kuartal III-2023. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/01/278/2912165/rugi-kimia-farma-kaef-turun-1-9-jadi-rp177-miliar-Fzn6MZAG6p.jfif</image><title>Rugi Kimia Farma Menurun hingga Kuartal III-2023. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) membukukan pendapatan sebesar Rp7,71 triliun hingga kuartal III-2023. Pendapatan tersebut meningkat 8,15% dibandingkan sebelumnya sebesar Rp7,13 triliun.
Di sisi lain, rugi perseroan tercatat turun 1,97% menjadi Rp177,36 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp180,93 miliar.
Adapun pertumbuhan pendapatan KAEF ditopang pertumbuhan penjualan produk etikal yang meningkat 12,25% atau sebesar Rp2,89 triliun dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,58 triliun.

BACA JUGA:
Kimia Farma Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya

Selain itu, produk generik juga menjadi kontributor pendongkrak pertumbuhan pendapatan KAEF. Penjualan produk generik pada kuartal III tahun 2023 mencapai Rp1,82 triliun dari sebelumnya sebesar Rp1,43 triliun atau tumbuh 27,17%
Direktur Utama KAEF David Utama mengatakan bahwa pertumbuhan tersebut mencerminkan upaya perseroan dalam memenuhi dan menjaga ketersediaan produk generik bagi masyarakat di Apotek Kimia Farma maupun apotek, rumah sakit, dan toko obat pihak ketiga.

BACA JUGA:
Kimia Farma (KAEF) Raup Laba Rp24,62 Miliar di Kuartal I-2023

Tak hanya itu, penjualan produk Over The Counter (OTC) secara konsolidasi tumbuh 2,56% dari sebelumnya sebesar Rp1,62 triliun menjadi Rp1,66 triliun. Oleh karena itu, KAEF terus memantapkan pengembangan bisnisnya melalui roadmap produk yang lebih inovatif, salah satunya produk kategori OTC.
&amp;ldquo;Perseroan terus melakukan upaya dalam melakukan penguatan portofolio produknya, antara lain penguatan produk-produk vitamin, mineral, dan suplemen (VMS), di mana kebutuhan produk VMS diperkirakan akan meningkat di tahun&amp;ndash;tahun selanjutnya,&amp;rdquo; kata David dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (1/11/2023).Lebih lanjut, David menyatakan bahwa perseroan tetap optimistis untuk dapat membukukan pertumbuhan penjualan yang positif hingga akhir tahun 2023. Untuk mencapai target tersebut, perseroan menyiapkan sejumlah strategi, antara lain melalui operational excellence di semua rantai bisnis, efisiensi, peningkatan komersialisasi produk serta optimalisasi working capital dengan berfokus pada prinsip Cash is King untuk dapat mendukung perbaikan operasional secara menyeluruh.
&amp;ldquo;Kami terus berkomitmen untuk memberikan service excellence kepada pelanggan dan melakukan transformasi untuk mencapai tujuan menjadi garda terdepan layanan kesehatan di Indonesia,&amp;rdquo; pungkas David.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) membukukan pendapatan sebesar Rp7,71 triliun hingga kuartal III-2023. Pendapatan tersebut meningkat 8,15% dibandingkan sebelumnya sebesar Rp7,13 triliun.
Di sisi lain, rugi perseroan tercatat turun 1,97% menjadi Rp177,36 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp180,93 miliar.
Adapun pertumbuhan pendapatan KAEF ditopang pertumbuhan penjualan produk etikal yang meningkat 12,25% atau sebesar Rp2,89 triliun dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,58 triliun.

BACA JUGA:
Kimia Farma Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya

Selain itu, produk generik juga menjadi kontributor pendongkrak pertumbuhan pendapatan KAEF. Penjualan produk generik pada kuartal III tahun 2023 mencapai Rp1,82 triliun dari sebelumnya sebesar Rp1,43 triliun atau tumbuh 27,17%
Direktur Utama KAEF David Utama mengatakan bahwa pertumbuhan tersebut mencerminkan upaya perseroan dalam memenuhi dan menjaga ketersediaan produk generik bagi masyarakat di Apotek Kimia Farma maupun apotek, rumah sakit, dan toko obat pihak ketiga.

BACA JUGA:
Kimia Farma (KAEF) Raup Laba Rp24,62 Miliar di Kuartal I-2023

Tak hanya itu, penjualan produk Over The Counter (OTC) secara konsolidasi tumbuh 2,56% dari sebelumnya sebesar Rp1,62 triliun menjadi Rp1,66 triliun. Oleh karena itu, KAEF terus memantapkan pengembangan bisnisnya melalui roadmap produk yang lebih inovatif, salah satunya produk kategori OTC.
&amp;ldquo;Perseroan terus melakukan upaya dalam melakukan penguatan portofolio produknya, antara lain penguatan produk-produk vitamin, mineral, dan suplemen (VMS), di mana kebutuhan produk VMS diperkirakan akan meningkat di tahun&amp;ndash;tahun selanjutnya,&amp;rdquo; kata David dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (1/11/2023).Lebih lanjut, David menyatakan bahwa perseroan tetap optimistis untuk dapat membukukan pertumbuhan penjualan yang positif hingga akhir tahun 2023. Untuk mencapai target tersebut, perseroan menyiapkan sejumlah strategi, antara lain melalui operational excellence di semua rantai bisnis, efisiensi, peningkatan komersialisasi produk serta optimalisasi working capital dengan berfokus pada prinsip Cash is King untuk dapat mendukung perbaikan operasional secara menyeluruh.
&amp;ldquo;Kami terus berkomitmen untuk memberikan service excellence kepada pelanggan dan melakukan transformasi untuk mencapai tujuan menjadi garda terdepan layanan kesehatan di Indonesia,&amp;rdquo; pungkas David.</content:encoded></item></channel></rss>
