<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PP Presisi Dapat Kontrak Baru Rp4,9 Triliun, Berikut Daftar Proyeknya   </title><description>PT PP Presisi Tbk (PPRE) mendapat kontrak baru sebesar Rp4,9triliun sampai September 2023</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/278/2912180/pp-presisi-dapat-kontrak-baru-rp4-9-triliun-berikut-daftar-proyeknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/278/2912180/pp-presisi-dapat-kontrak-baru-rp4-9-triliun-berikut-daftar-proyeknya"/><item><title>PP Presisi Dapat Kontrak Baru Rp4,9 Triliun, Berikut Daftar Proyeknya   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/278/2912180/pp-presisi-dapat-kontrak-baru-rp4-9-triliun-berikut-daftar-proyeknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/278/2912180/pp-presisi-dapat-kontrak-baru-rp4-9-triliun-berikut-daftar-proyeknya</guid><pubDate>Rabu 01 November 2023 10:08 WIB</pubDate><dc:creator>Fadillah Rafli Anwari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/01/278/2912180/pp-presisi-dapat-kontrak-baru-rp4-9-triliun-berikut-daftar-proyeknya-O2Lk3HvqpY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PT PP Presisi Dapat Kontrak Baru Rp4,9 Triliun. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/01/278/2912180/pp-presisi-dapat-kontrak-baru-rp4-9-triliun-berikut-daftar-proyeknya-O2Lk3HvqpY.jpg</image><title>PT PP Presisi Dapat Kontrak Baru Rp4,9 Triliun. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - PT PP Presisi Tbk (PPRE) mendapat kontrak baru sebesar Rp4,9triliun sampai September 2023 atau mencapai 70% dari target yang telah ditetapkan pada tahun 2023.
Capaian kontrak baru tersebut meningkat 69,2% secara year on year (yoy) bila dibandingkan September 2022 sebesar Rp2,93 triliun.

BACA JUGA:
PT PP Kembali Beroperasi Usai Dicabutnya Status PKPU

Adapun kontrak baru ini didominasi perseroan yang berkontribusi menyumbang nilai pemasaran sebesar Rp4,1triliun atau 84% dari total nilai kontrak baru dengan sisanya diperoleh dari entitas anak PPRE.
Sedangkan berdasarkan lini bisnis Perseroan, kontrak baru didominasi dari sektor jasa pertambangan sebesar 78% atau sebesar Rp3,8 triliun, disusul oleh jasa konstruksi sipil sebesar 18%.

BACA JUGA:
PT PP Jual 15% Saham Tol Medan-Kualanamu ke Investor Hong Kong&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Jasa pertambangan meliputi pekerjaan mining development dan infrastruktur pendukungnya, sedangkan jasa konstruksi sipil meliputi pekerjaan pembangunan jalan tol, structure work dan production plant.
Total penambahan kontrak baru ini mayoritas berasal dari pemberi kerja ekternal atau diluar PP Group dengan total nilai kontrak sebesar 73% dan PP Group sebesar 27%. Seiring dengan strategi Perseroan untuk memperluas pangsa pasar eksternal/ diluar PP Group telah membuktikan PPRE mampu bersaing di sektor konstruksi nasional.Selain itu PPRE tetap bersinergi dengan PP Group dalam pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, bandara, pelabuhan, bendungan dan sebagainya.
&amp;ldquo;Target perolehan kontrak baru tahun 2023 Perseroan mencapai Rp 6-7 triliun, dimana komposisi terbesar adalah pekerjaan jasa pertambangan dan jasa konstruksi sipil sebagai core business Perseroan. Sebagai Perusahaan Konstruksi Terintegrasi Berbasis Alat Berat, kami yakin jasa pertambangan dapat menjadi bisnis yang berkelanjutan dan dapat memberikan dampak positif bagi Perseroan dalam rangka meningkatkan profitabilitas.&amp;rdquo; ujar Direktur Utama PT PP Presisi Tbk I Gede Upeksa Negara, Rabu (1/11/2023).
Dengan sisa waktu tiga bulan di tahun 2023 ini, Dirinya optimis dapat mencapai target akhir tahun dengan menambah perolehan kontrak baru sebesar Rp2-3 triliun. Penambahan tersebut tetap diproyeksikan berasal dari beberapa proyek jasa tambang maupun jasa konstruksi sipil.
&quot;Harapan kami, dengan perolehan kontrak baru tahun 2023 ini dapat meningkatkan kinerja secara optimal pada tahun-tahun mendatang&amp;rdquo;, tutup I Gede Upeksa Negara.</description><content:encoded>JAKARTA - PT PP Presisi Tbk (PPRE) mendapat kontrak baru sebesar Rp4,9triliun sampai September 2023 atau mencapai 70% dari target yang telah ditetapkan pada tahun 2023.
Capaian kontrak baru tersebut meningkat 69,2% secara year on year (yoy) bila dibandingkan September 2022 sebesar Rp2,93 triliun.

BACA JUGA:
PT PP Kembali Beroperasi Usai Dicabutnya Status PKPU

Adapun kontrak baru ini didominasi perseroan yang berkontribusi menyumbang nilai pemasaran sebesar Rp4,1triliun atau 84% dari total nilai kontrak baru dengan sisanya diperoleh dari entitas anak PPRE.
Sedangkan berdasarkan lini bisnis Perseroan, kontrak baru didominasi dari sektor jasa pertambangan sebesar 78% atau sebesar Rp3,8 triliun, disusul oleh jasa konstruksi sipil sebesar 18%.

BACA JUGA:
PT PP Jual 15% Saham Tol Medan-Kualanamu ke Investor Hong Kong&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Jasa pertambangan meliputi pekerjaan mining development dan infrastruktur pendukungnya, sedangkan jasa konstruksi sipil meliputi pekerjaan pembangunan jalan tol, structure work dan production plant.
Total penambahan kontrak baru ini mayoritas berasal dari pemberi kerja ekternal atau diluar PP Group dengan total nilai kontrak sebesar 73% dan PP Group sebesar 27%. Seiring dengan strategi Perseroan untuk memperluas pangsa pasar eksternal/ diluar PP Group telah membuktikan PPRE mampu bersaing di sektor konstruksi nasional.Selain itu PPRE tetap bersinergi dengan PP Group dalam pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, bandara, pelabuhan, bendungan dan sebagainya.
&amp;ldquo;Target perolehan kontrak baru tahun 2023 Perseroan mencapai Rp 6-7 triliun, dimana komposisi terbesar adalah pekerjaan jasa pertambangan dan jasa konstruksi sipil sebagai core business Perseroan. Sebagai Perusahaan Konstruksi Terintegrasi Berbasis Alat Berat, kami yakin jasa pertambangan dapat menjadi bisnis yang berkelanjutan dan dapat memberikan dampak positif bagi Perseroan dalam rangka meningkatkan profitabilitas.&amp;rdquo; ujar Direktur Utama PT PP Presisi Tbk I Gede Upeksa Negara, Rabu (1/11/2023).
Dengan sisa waktu tiga bulan di tahun 2023 ini, Dirinya optimis dapat mencapai target akhir tahun dengan menambah perolehan kontrak baru sebesar Rp2-3 triliun. Penambahan tersebut tetap diproyeksikan berasal dari beberapa proyek jasa tambang maupun jasa konstruksi sipil.
&quot;Harapan kami, dengan perolehan kontrak baru tahun 2023 ini dapat meningkatkan kinerja secara optimal pada tahun-tahun mendatang&amp;rdquo;, tutup I Gede Upeksa Negara.</content:encoded></item></channel></rss>
