<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beras Jadi Biang Kerok Inflasi Terbesar Selama 3 Bulan Beruntun di 2023</title><description>Harga beras menjadi biang kerok penyebab inflasi terbesar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912282/beras-jadi-biang-kerok-inflasi-terbesar-selama-3-bulan-beruntun-di-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912282/beras-jadi-biang-kerok-inflasi-terbesar-selama-3-bulan-beruntun-di-2023"/><item><title>Beras Jadi Biang Kerok Inflasi Terbesar Selama 3 Bulan Beruntun di 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912282/beras-jadi-biang-kerok-inflasi-terbesar-selama-3-bulan-beruntun-di-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912282/beras-jadi-biang-kerok-inflasi-terbesar-selama-3-bulan-beruntun-di-2023</guid><pubDate>Rabu 01 November 2023 12:43 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/01/320/2912282/beras-jadi-biang-kerok-inflasi-terbesar-selama-3-bulan-beruntun-di-2023-mitV6zchg0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga beras jadi penyebab inflasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/01/320/2912282/beras-jadi-biang-kerok-inflasi-terbesar-selama-3-bulan-beruntun-di-2023-mitV6zchg0.jpg</image><title>Harga beras jadi penyebab inflasi (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk2Ni81L3g4cDdnaDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Harga beras menjadi biang kerok penyebab inflasi terbesar. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa inflasi beras masih terjadi di 87 kota, 2 kota mengalami deflasi, dan 1 kota lainnya stabil.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan bahwa secara akumulatif di tahun 2023, beras juga menyumbang andil inflasi terbesar yaitu sebesar 0,49% secara year-to-date (ytd) di Oktober 2023.

BACA JUGA:
69 Kota Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Gorontalo


&quot;Beras merupakan penyumbang andil inflasi terbesar selama 3 bulan berturut-turut, dari Agustus hingga Oktober 2023,&quot; ujar Pudji dalam Rilis BPS di Jakarta, Rabu (1/11/2023).
Pada Oktober 2023, inflasi beras tercatat sebesar 1,72% dengan andil sebesar 0,06%.

BACA JUGA:
Inflasi 0,17% pada Oktober 2023, Ini Biang Keroknya


Sebagai informasi, tingkat inflasi bulanan (mtm) Oktober 2023 sebesar 0,17% dan tingkat inflasi ytd Oktober 2023 sebesar 1,80%. Pada Oktober 2023 terjadi inflasi tahunan (yoy) sebesar 2,56% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,64.
&quot;Inflasi tahunan terjadi karena adanya kenaikan harga yang  ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran, yang  tertinggi yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 5,41%,&quot;  terang Pudji.
Sementara itu, inflasi tahunan tertinggi terjadi di Tanjung Pandan  sebesar 5,43% dengan IHK sebesar 120,87 dan terendah terjadi di Jayapura  sebesar 1,43% dengan IHK sebesar 112,88.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk2Ni81L3g4cDdnaDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Harga beras menjadi biang kerok penyebab inflasi terbesar. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa inflasi beras masih terjadi di 87 kota, 2 kota mengalami deflasi, dan 1 kota lainnya stabil.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan bahwa secara akumulatif di tahun 2023, beras juga menyumbang andil inflasi terbesar yaitu sebesar 0,49% secara year-to-date (ytd) di Oktober 2023.

BACA JUGA:
69 Kota Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Gorontalo


&quot;Beras merupakan penyumbang andil inflasi terbesar selama 3 bulan berturut-turut, dari Agustus hingga Oktober 2023,&quot; ujar Pudji dalam Rilis BPS di Jakarta, Rabu (1/11/2023).
Pada Oktober 2023, inflasi beras tercatat sebesar 1,72% dengan andil sebesar 0,06%.

BACA JUGA:
Inflasi 0,17% pada Oktober 2023, Ini Biang Keroknya


Sebagai informasi, tingkat inflasi bulanan (mtm) Oktober 2023 sebesar 0,17% dan tingkat inflasi ytd Oktober 2023 sebesar 1,80%. Pada Oktober 2023 terjadi inflasi tahunan (yoy) sebesar 2,56% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,64.
&quot;Inflasi tahunan terjadi karena adanya kenaikan harga yang  ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran, yang  tertinggi yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 5,41%,&quot;  terang Pudji.
Sementara itu, inflasi tahunan tertinggi terjadi di Tanjung Pandan  sebesar 5,43% dengan IHK sebesar 120,87 dan terendah terjadi di Jayapura  sebesar 1,43% dengan IHK sebesar 112,88.</content:encoded></item></channel></rss>
