<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penumpang Penerbangan Domestik Turun pada September 2023, Ini Penyebabnya</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada September 2023 sebanyak 5,0 juta orang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912290/penumpang-penerbangan-domestik-turun-pada-september-2023-ini-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912290/penumpang-penerbangan-domestik-turun-pada-september-2023-ini-penyebabnya"/><item><title>Penumpang Penerbangan Domestik Turun pada September 2023, Ini Penyebabnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912290/penumpang-penerbangan-domestik-turun-pada-september-2023-ini-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912290/penumpang-penerbangan-domestik-turun-pada-september-2023-ini-penyebabnya</guid><pubDate>Rabu 01 November 2023 12:52 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/01/320/2912290/penumpang-penerbangan-domestik-turun-pada-september-2023-ini-penyebabnya-AYijORYUFJ.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Penerbangan domestik turun pada September 2023. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/01/320/2912290/penumpang-penerbangan-domestik-turun-pada-september-2023-ini-penyebabnya-AYijORYUFJ.JPG</image><title>Penerbangan domestik turun pada September 2023. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS80LzE2Mjc0MC81L3g4ajVnMnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada September 2023 sebanyak 5,0 juta orang atau turun 3,90% dibanding kondisi pada Agustus 2023.

Sementara itu, jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) juga turun 3,74% menjadi 1,4 juta orang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS Catat Impor Indonesia USD17,34 Miliar, Turun 8,1% pada September 2023

&quot;Selama Januari&amp;ndash;September 2023, jumlah penumpang domestik sebanyak 46,6 juta orang dan jumlah penumpang internasional sebanyak 11,4 juta orang, masing-masing naik sebesar 22,27% dan 177,56% dibanding kondisi pada periode yang sama tahun 2022,&quot; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini di Jakarta, Rabu (1/11/2023).

Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada September 2023 tercatat 1,6 juta orang atau turun 4,91% dibanding Agustus 2023. Jumlah barang yang diangkut turun 0,40% menjadi 30,3 juta ton.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jangan Heran Polusi Udara Meningkat, BPS Catat Jumlah Kendaraan Sepeda Motor Tembus 125 Juta Unit

&quot;Selama Januari&amp;ndash;September 2023, jumlah penumpang mencapai 14,8 juta orang atau naik 12,06 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2022, sementara jumlah barang yang diangkut naik 9,54% atau mencapai 261,0 juta ton,&quot; jelas Pudji.
Dia juga melaporkan bahwa jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada September 2023 sebanyak 31,5 juta orang atau naik 0,62% dibanding Agustus 2023. Berbeda dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami penurunan 6,49% menjadi 5,5 juta ton.



&quot;Selama Januari&amp;ndash;September 2023, jumlah penumpang mencapai 270,0 juta orang atau naik 40,06% dibanding periode yang sama tahun 2022. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut kereta api juga mengalami kenaikan, yaitu 9,96% menjadi 49,7 juta ton,&quot; pungkas Pudji.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNS80LzE2Mjc0MC81L3g4ajVnMnM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada September 2023 sebanyak 5,0 juta orang atau turun 3,90% dibanding kondisi pada Agustus 2023.

Sementara itu, jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) juga turun 3,74% menjadi 1,4 juta orang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BPS Catat Impor Indonesia USD17,34 Miliar, Turun 8,1% pada September 2023

&quot;Selama Januari&amp;ndash;September 2023, jumlah penumpang domestik sebanyak 46,6 juta orang dan jumlah penumpang internasional sebanyak 11,4 juta orang, masing-masing naik sebesar 22,27% dan 177,56% dibanding kondisi pada periode yang sama tahun 2022,&quot; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini di Jakarta, Rabu (1/11/2023).

Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada September 2023 tercatat 1,6 juta orang atau turun 4,91% dibanding Agustus 2023. Jumlah barang yang diangkut turun 0,40% menjadi 30,3 juta ton.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jangan Heran Polusi Udara Meningkat, BPS Catat Jumlah Kendaraan Sepeda Motor Tembus 125 Juta Unit

&quot;Selama Januari&amp;ndash;September 2023, jumlah penumpang mencapai 14,8 juta orang atau naik 12,06 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2022, sementara jumlah barang yang diangkut naik 9,54% atau mencapai 261,0 juta ton,&quot; jelas Pudji.
Dia juga melaporkan bahwa jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada September 2023 sebanyak 31,5 juta orang atau naik 0,62% dibanding Agustus 2023. Berbeda dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami penurunan 6,49% menjadi 5,5 juta ton.



&quot;Selama Januari&amp;ndash;September 2023, jumlah penumpang mencapai 270,0 juta orang atau naik 40,06% dibanding periode yang sama tahun 2022. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut kereta api juga mengalami kenaikan, yaitu 9,96% menjadi 49,7 juta ton,&quot; pungkas Pudji.</content:encoded></item></channel></rss>
