<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pedagang Pasar Curhat Harga Beras Tak Kunjung Turun</title><description>Pedagang pasar curhat harga beras tak kunjung turun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912413/pedagang-pasar-curhat-harga-beras-tak-kunjung-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912413/pedagang-pasar-curhat-harga-beras-tak-kunjung-turun"/><item><title>Pedagang Pasar Curhat Harga Beras Tak Kunjung Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912413/pedagang-pasar-curhat-harga-beras-tak-kunjung-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912413/pedagang-pasar-curhat-harga-beras-tak-kunjung-turun</guid><pubDate>Rabu 01 November 2023 15:02 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/01/320/2912413/pedagang-pasar-curhat-harga-beras-tak-kunjung-turun-riAaFq60zJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pedagang mengeluh harga beras mahal (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/01/320/2912413/pedagang-pasar-curhat-harga-beras-tak-kunjung-turun-riAaFq60zJ.jpg</image><title>Pedagang mengeluh harga beras mahal (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC80LzE3MTY0MC81L3g4b2l0dDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pedagang pasar curhat harga beras tak kunjung turun. Sejumlah pedagang beras di Pasar Ciracas, Jakarta Timur mengeluhkan harga beras yang tinggi.
Salah seorang pedagang bernama Ciko mengatakan, kenaikan harga beras sudah berlangsung sejak 6 bulan yang lalu dan hingga saat ini belum terjadi penurunan harga.

BACA JUGA:
Harga Beras Premium di RI Makin Mahal


&quot;Tingginya sudah hampir setengah tahun, belum ada turun, malah semakin naik,&quot; kata Ciko kepada MPI, Rabu (1/11/2023).
Ciko mengungkapkan, kenaikan harga beras berkisar Rp2.000 hingga Rp3.000 dari harga normal. Beras medium misalnya, dari biasanya hanya dijual Rp9.000 per kg saat ini dijual Rp11.000 per kg.

BACA JUGA:
Harga Beras dan Minyak Naik, Perindo Kendal Bagikan Paket Sembako ke Warga


&quot;Beras premium sekarang bisa Rp15.000, Rp14.000, masih tinggi, normalnya biasanya Rp12.000, Rp13.000,&quot; ungkapnya.
Senada dengan Ciko, pedagang lain bernama Sarno menyatakan, harga beras bertahan di level yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan biasanya.
&quot;Masih mahal, belum ada tanda-tanda untuk turun. Cuman istilahnya bertahan stabil mahalnya, karena ada pasokan Bulog,&quot; ujar Sarno.
Dia berharap pemerintah segera punya solusi untuk bisa menurunkan  harga beras. Sebab menurutnya hadirnya beras Bulog hanya mampu menahan  harga namun tidak mampu mendorong penurunan.
&quot;Harapan saya ya jelas, biar harga turun, kualitas bagus, jadi biar  istilahnya pedagang juga enak, masyarakat juga enak, kalau kayak gini  kan istilahnya jelas ngurangin banget omzet,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC80LzE3MTY0MC81L3g4b2l0dDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pedagang pasar curhat harga beras tak kunjung turun. Sejumlah pedagang beras di Pasar Ciracas, Jakarta Timur mengeluhkan harga beras yang tinggi.
Salah seorang pedagang bernama Ciko mengatakan, kenaikan harga beras sudah berlangsung sejak 6 bulan yang lalu dan hingga saat ini belum terjadi penurunan harga.

BACA JUGA:
Harga Beras Premium di RI Makin Mahal


&quot;Tingginya sudah hampir setengah tahun, belum ada turun, malah semakin naik,&quot; kata Ciko kepada MPI, Rabu (1/11/2023).
Ciko mengungkapkan, kenaikan harga beras berkisar Rp2.000 hingga Rp3.000 dari harga normal. Beras medium misalnya, dari biasanya hanya dijual Rp9.000 per kg saat ini dijual Rp11.000 per kg.

BACA JUGA:
Harga Beras dan Minyak Naik, Perindo Kendal Bagikan Paket Sembako ke Warga


&quot;Beras premium sekarang bisa Rp15.000, Rp14.000, masih tinggi, normalnya biasanya Rp12.000, Rp13.000,&quot; ungkapnya.
Senada dengan Ciko, pedagang lain bernama Sarno menyatakan, harga beras bertahan di level yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan biasanya.
&quot;Masih mahal, belum ada tanda-tanda untuk turun. Cuman istilahnya bertahan stabil mahalnya, karena ada pasokan Bulog,&quot; ujar Sarno.
Dia berharap pemerintah segera punya solusi untuk bisa menurunkan  harga beras. Sebab menurutnya hadirnya beras Bulog hanya mampu menahan  harga namun tidak mampu mendorong penurunan.
&quot;Harapan saya ya jelas, biar harga turun, kualitas bagus, jadi biar  istilahnya pedagang juga enak, masyarakat juga enak, kalau kayak gini  kan istilahnya jelas ngurangin banget omzet,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
