<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Beras Mahal, Omzet Pedagang Turun 30%</title><description>Mahalnya harga beras berdampak pada penurunan omzet pedagang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912449/harga-beras-mahal-omzet-pedagang-turun-30</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912449/harga-beras-mahal-omzet-pedagang-turun-30"/><item><title>Harga Beras Mahal, Omzet Pedagang Turun 30%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912449/harga-beras-mahal-omzet-pedagang-turun-30</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912449/harga-beras-mahal-omzet-pedagang-turun-30</guid><pubDate>Rabu 01 November 2023 15:41 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/01/320/2912449/harga-beras-mahal-omzet-pedagang-turun-30-WNqEI0mRTl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pedagang mengeluh harga beras mahal (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/01/320/2912449/harga-beras-mahal-omzet-pedagang-turun-30-WNqEI0mRTl.jpg</image><title>Pedagang mengeluh harga beras mahal (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC80LzE3MTY0MC81L3g4b2l0dDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Mahalnya harga beras berdampak pada penurunan omzet pedagang. Para pedagang di Pasar Ciracas, Jakarta Timur pun mengeluhkan harga beras yang tak kunjung turun.

BACA JUGA:
Pedagang Pasar Curhat Harga Beras Tak Kunjung Turun


Salah seorang pedagang beras bernama Sarno mengaku omzetnya mengalami penurunan hingga 30% dalam waktu beberapa bulan terakhir.

BACA JUGA:
Harga Beras Premium di RI Makin Mahal


&quot;Jelas ngurangin banget omzet. Banyaklah kalau bicara turun omzet sekitar 20%-30%,&quot; ungkap Sarno kepada MPI, Rabu (1/11/2023).
Sarno menjelaskan, tingginya harga beras membuat masyarakat khususnya para pedagang makanan menurunkan jumlah pembelian beras.
&quot;Orang yang jualan juga belinya juga terbatas. Contoh misalnya ada  yang suka beli 10 liter sekarang beli 5 liter, otomatis kan ngurangin  omzet kita juga,&quot; ujarnya.
Oleh karena itu, ia berharap pemerintah bisa tanggap dalam menghadapi  permasalahan harga beras sebab menurutnya mahalnya harga beras sudah  berlangsung sejak lama.
&quot;Tingginya sudah dua bulan lebih belum ada penurunan, cuma istilahnya  nggak naik terus, jadi tetap di situ karena ketahan sama Bulog. Tapi  Alhamdulillah ada Bulog, artinya untuk nahan harga bukan untuk  menurunkan harga, hanya untuk menahan harga biar nggak tambah naik  lagi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC80LzE3MTY0MC81L3g4b2l0dDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Mahalnya harga beras berdampak pada penurunan omzet pedagang. Para pedagang di Pasar Ciracas, Jakarta Timur pun mengeluhkan harga beras yang tak kunjung turun.

BACA JUGA:
Pedagang Pasar Curhat Harga Beras Tak Kunjung Turun


Salah seorang pedagang beras bernama Sarno mengaku omzetnya mengalami penurunan hingga 30% dalam waktu beberapa bulan terakhir.

BACA JUGA:
Harga Beras Premium di RI Makin Mahal


&quot;Jelas ngurangin banget omzet. Banyaklah kalau bicara turun omzet sekitar 20%-30%,&quot; ungkap Sarno kepada MPI, Rabu (1/11/2023).
Sarno menjelaskan, tingginya harga beras membuat masyarakat khususnya para pedagang makanan menurunkan jumlah pembelian beras.
&quot;Orang yang jualan juga belinya juga terbatas. Contoh misalnya ada  yang suka beli 10 liter sekarang beli 5 liter, otomatis kan ngurangin  omzet kita juga,&quot; ujarnya.
Oleh karena itu, ia berharap pemerintah bisa tanggap dalam menghadapi  permasalahan harga beras sebab menurutnya mahalnya harga beras sudah  berlangsung sejak lama.
&quot;Tingginya sudah dua bulan lebih belum ada penurunan, cuma istilahnya  nggak naik terus, jadi tetap di situ karena ketahan sama Bulog. Tapi  Alhamdulillah ada Bulog, artinya untuk nahan harga bukan untuk  menurunkan harga, hanya untuk menahan harga biar nggak tambah naik  lagi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
