<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Harga Tiket Pesawat di Indonesia Masih Mahal?</title><description>Kenapa harga tiket pesawat di Indonesia masih mahal?</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912604/kenapa-harga-tiket-pesawat-di-indonesia-masih-mahal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912604/kenapa-harga-tiket-pesawat-di-indonesia-masih-mahal"/><item><title>Kenapa Harga Tiket Pesawat di Indonesia Masih Mahal?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912604/kenapa-harga-tiket-pesawat-di-indonesia-masih-mahal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/01/320/2912604/kenapa-harga-tiket-pesawat-di-indonesia-masih-mahal</guid><pubDate>Rabu 01 November 2023 18:55 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/01/320/2912604/kenapa-harga-tiket-pesawat-di-indonesia-masih-mahal-kY31jmGK4m.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kenapa harga tiket pesawat mahal (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/01/320/2912604/kenapa-harga-tiket-pesawat-di-indonesia-masih-mahal-kY31jmGK4m.jpeg</image><title>Kenapa harga tiket pesawat mahal (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMS8xLzE3MzAzNS81L3g4cDhqdTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kenapa harga tiket pesawat di Indonesia masih mahal? Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan alasan harga tiket pesawat mengalami kenaikan yang tinggi.
Menhub mengatakan bahwa kondisi tersebut lantaran industri aviasi saat ini belum kembali kepada posisi sebelum pandemi covid-19 melanda.

BACA JUGA:
Cek Harga Tiket Pesawat dari Bandara Kertajati, Ke Bali Cuma Rp600.000 


Dia mengatakan bahwa saat ini kondisi pesawat yang beroperasi di Indonesia mengalami penurunan dan suku cadang dari pesawatnya terbatas.
&quot;Di Indonesia yang tadinya 650 pesawat sekarang tinggal 400 dan itulah yang terjadi apabila ke suatu tempat dan tempat yang lan kita kesulitan untuk melakukan penerbangan,&quot; kata Menhub dalam diskusi Kompas 100 CEO Forum ke-14, Rabu (1/11/2023).

BACA JUGA:
Ini Alasan Maskapai Milik Tony Fernandes Jual Tiket Pesawat Murah 


Kemudian Menhub juga mengatakan bahwa permasalahan harga Avtur yang terus mengalami kenaikan. Pasalnya kata Menhub, kondisi harga avtur akan sangat mempengaruhi harga tiket pesawat. Hal itu lantaran 40% biaya operasional pesawat yakni avtur.
&quot;Jadi apabila avtur itu bisa turun dan sama seperti di Singapura maka  itu bisa membantu. Terus yang lain ini bisa kita lakukan untuk  menurunkan, kalau cost daripada aviasi ini menurun maka daya beli untuk  membeli atau me leasing jadi lebih baik,&quot; katanya.
Adapun pernyataan tersebut merupakan pertanyaan dari Presiden  Direktur Lion Air Group, Daniel Putut Kuncoro Adi yang mengeluhkan  pihaknya diminta untuk dapat menurunkan harga tiket pesawat.
&quot;Banyak sekali permintaan untuk dapat menekan harga tiket pesawat,  tetapi banyak hal yang kami dibimbing oleh bapak menteri untuk  mengkolaboriskan ini terkait dengan bahan bakar ataupun mata uang dan  juga biaya masuk ppn dan pph, Karena industri transportasi Maintenance,  Repair, and overhaul (MRO) yang memerlukan kebijakan tersebut,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMS8xLzE3MzAzNS81L3g4cDhqdTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kenapa harga tiket pesawat di Indonesia masih mahal? Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan alasan harga tiket pesawat mengalami kenaikan yang tinggi.
Menhub mengatakan bahwa kondisi tersebut lantaran industri aviasi saat ini belum kembali kepada posisi sebelum pandemi covid-19 melanda.

BACA JUGA:
Cek Harga Tiket Pesawat dari Bandara Kertajati, Ke Bali Cuma Rp600.000 


Dia mengatakan bahwa saat ini kondisi pesawat yang beroperasi di Indonesia mengalami penurunan dan suku cadang dari pesawatnya terbatas.
&quot;Di Indonesia yang tadinya 650 pesawat sekarang tinggal 400 dan itulah yang terjadi apabila ke suatu tempat dan tempat yang lan kita kesulitan untuk melakukan penerbangan,&quot; kata Menhub dalam diskusi Kompas 100 CEO Forum ke-14, Rabu (1/11/2023).

BACA JUGA:
Ini Alasan Maskapai Milik Tony Fernandes Jual Tiket Pesawat Murah 


Kemudian Menhub juga mengatakan bahwa permasalahan harga Avtur yang terus mengalami kenaikan. Pasalnya kata Menhub, kondisi harga avtur akan sangat mempengaruhi harga tiket pesawat. Hal itu lantaran 40% biaya operasional pesawat yakni avtur.
&quot;Jadi apabila avtur itu bisa turun dan sama seperti di Singapura maka  itu bisa membantu. Terus yang lain ini bisa kita lakukan untuk  menurunkan, kalau cost daripada aviasi ini menurun maka daya beli untuk  membeli atau me leasing jadi lebih baik,&quot; katanya.
Adapun pernyataan tersebut merupakan pertanyaan dari Presiden  Direktur Lion Air Group, Daniel Putut Kuncoro Adi yang mengeluhkan  pihaknya diminta untuk dapat menurunkan harga tiket pesawat.
&quot;Banyak sekali permintaan untuk dapat menekan harga tiket pesawat,  tetapi banyak hal yang kami dibimbing oleh bapak menteri untuk  mengkolaboriskan ini terkait dengan bahan bakar ataupun mata uang dan  juga biaya masuk ppn dan pph, Karena industri transportasi Maintenance,  Repair, and overhaul (MRO) yang memerlukan kebijakan tersebut,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
