<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganti Pipa Bawah Air, Produksi Minyak Pertamina Naik?</title><description>PHE OSES telah menyelesaikan penggantian pipa bawah air 12 inchi pipa minyak utama (main oil line) Krisna P-Cinta P sepanjang 30 km</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/320/2913088/ganti-pipa-bawah-air-produksi-minyak-pertamina-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/320/2913088/ganti-pipa-bawah-air-produksi-minyak-pertamina-naik"/><item><title>Ganti Pipa Bawah Air, Produksi Minyak Pertamina Naik?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/320/2913088/ganti-pipa-bawah-air-produksi-minyak-pertamina-naik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/320/2913088/ganti-pipa-bawah-air-produksi-minyak-pertamina-naik</guid><pubDate>Kamis 02 November 2023 13:34 WIB</pubDate><dc:creator>Dzakwan Agung Mugits</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/02/320/2913088/ganti-pipa-bawah-air-produksi-minyak-pertamina-naik-MXNCPxmbIq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertamina Ganti Pipa Bawah Air Sepanjang 30 Km. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/02/320/2913088/ganti-pipa-bawah-air-produksi-minyak-pertamina-naik-MXNCPxmbIq.jpg</image><title>Pertamina Ganti Pipa Bawah Air Sepanjang 30 Km. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatera (PHE OSES) telah menyelesaikan penggantian pipa bawah air 12 inchi pipa minyak utama (main oil line) Krisna P-Cinta P sepanjang 30 km.
Keberhasilan penggantian pipa ini memberikan kontribusi produksi minyak rata-rata harian dari Central Area sebanyak 6.100 barel minyak per hari (BOPD), sehingga menambah akumulasi produksi PHE OSES sebesar 20.500 barel minyak per hari (BOPD).
Proses instalasi pipa bawah air yang telah dimulai awal Agustus 2023 lalu berhasil diselesaikan melalui proses penyambungan dengan selamat dan tepat waktu.

BACA JUGA:
PHE Maksimalkan Sumur Tak Aktif, Produksi Minyak Naik?

Hingga tanggal 30 September 2023, sebanyak 48 sumur-sumur minyak di Central Business Unit (CBU) yang mulanya tidak berproduksi sementara saat proyek penggantian pipa berlangsung, sekarang berangsur berproduksi kembali. Pekerjaan penyambungan pipa terlaksana dengan memenuhi aspek keselamatan kerja dan lingkungan.
Produksi ini secara teknis dan operasional telah berkontribusi meningkatkan aspek keekonomian Lapangan WK OSES yang cukup besar dan memberi dampak signifikan pada kelangsungan produksi minyak yang stabil juga dampak positif bagi industri minyak dan gas nasional.

BACA JUGA:
RI Produksi Minyak Goreng Merah, Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit Dipercepat

General Manager PHE OSES Antonius Dwi Arinto mengungkapkan, penyelesaian proyek ini menjadi langkah yang sangat penting dalam upaya peningkatan produksi.
&quot;Proyek ini merupakan wujud komitmen kehandalan operasional yang aman dan selamat serta berdampak positif bagi Perusahaan dan juga sosial masyarakat di lingkungan sekitar wilayah operasi PHE OSES,&quot; tegas Antonius, Kamis (2/11/2023).Sementara itu, Direktur PHE OSES, Wisnu Hindadari, mengapresiasi kolaborasi kerja yang solid dalam menuntaskan penggantian pipa sehingga produksi PHE OSES dapat kembali dioptimalkan.
&amp;ldquo;Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat termasuk SKK Migas dan stakeholder pemerintah terkait, juga kepada masyarakat di seputar wilayah operasi, atas sinergi dan kontribusinya dalam proyek ini sehingga kedepannya membuka peluang untuk Pengembangan Lapangan lebih lanjut yang berkontribusi positif untuk negara,&quot; pungkas Wisnu.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatera (PHE OSES) telah menyelesaikan penggantian pipa bawah air 12 inchi pipa minyak utama (main oil line) Krisna P-Cinta P sepanjang 30 km.
Keberhasilan penggantian pipa ini memberikan kontribusi produksi minyak rata-rata harian dari Central Area sebanyak 6.100 barel minyak per hari (BOPD), sehingga menambah akumulasi produksi PHE OSES sebesar 20.500 barel minyak per hari (BOPD).
Proses instalasi pipa bawah air yang telah dimulai awal Agustus 2023 lalu berhasil diselesaikan melalui proses penyambungan dengan selamat dan tepat waktu.

BACA JUGA:
PHE Maksimalkan Sumur Tak Aktif, Produksi Minyak Naik?

Hingga tanggal 30 September 2023, sebanyak 48 sumur-sumur minyak di Central Business Unit (CBU) yang mulanya tidak berproduksi sementara saat proyek penggantian pipa berlangsung, sekarang berangsur berproduksi kembali. Pekerjaan penyambungan pipa terlaksana dengan memenuhi aspek keselamatan kerja dan lingkungan.
Produksi ini secara teknis dan operasional telah berkontribusi meningkatkan aspek keekonomian Lapangan WK OSES yang cukup besar dan memberi dampak signifikan pada kelangsungan produksi minyak yang stabil juga dampak positif bagi industri minyak dan gas nasional.

BACA JUGA:
RI Produksi Minyak Goreng Merah, Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit Dipercepat

General Manager PHE OSES Antonius Dwi Arinto mengungkapkan, penyelesaian proyek ini menjadi langkah yang sangat penting dalam upaya peningkatan produksi.
&quot;Proyek ini merupakan wujud komitmen kehandalan operasional yang aman dan selamat serta berdampak positif bagi Perusahaan dan juga sosial masyarakat di lingkungan sekitar wilayah operasi PHE OSES,&quot; tegas Antonius, Kamis (2/11/2023).Sementara itu, Direktur PHE OSES, Wisnu Hindadari, mengapresiasi kolaborasi kerja yang solid dalam menuntaskan penggantian pipa sehingga produksi PHE OSES dapat kembali dioptimalkan.
&amp;ldquo;Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat termasuk SKK Migas dan stakeholder pemerintah terkait, juga kepada masyarakat di seputar wilayah operasi, atas sinergi dan kontribusinya dalam proyek ini sehingga kedepannya membuka peluang untuk Pengembangan Lapangan lebih lanjut yang berkontribusi positif untuk negara,&quot; pungkas Wisnu.</content:encoded></item></channel></rss>
