<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Gula Naik Tidak Terkendali, Kenapa?</title><description>Harga gula mengalami kenaikan tajam dan sulit dikendalikan. Hal ini diakui Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/320/2913369/harga-gula-naik-tidak-terkendali-kenapa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/320/2913369/harga-gula-naik-tidak-terkendali-kenapa"/><item><title>Harga Gula Naik Tidak Terkendali, Kenapa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/320/2913369/harga-gula-naik-tidak-terkendali-kenapa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/320/2913369/harga-gula-naik-tidak-terkendali-kenapa</guid><pubDate>Kamis 02 November 2023 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/02/320/2913369/harga-gula-naik-tidak-terkendali-kenapa-qEbyi2KCax.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga gula makin mahal (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/02/320/2913369/harga-gula-naik-tidak-terkendali-kenapa-qEbyi2KCax.jpg</image><title>Harga gula makin mahal (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMi80LzE3MzA5Ny81L3g4cDl5NXU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KOTA MALANG &amp;ndash; Harga gula mengalami kenaikan tajam dan sulit dikendalikan. Hal ini diakui Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.
Hal ini yang membuat Pemkot Malang menggandeng aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan investigasi penyebab kenaikan harganya.
Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, dari hasil pemantauannya bersama Dinas Koperasi, Industri, dan Perdagangan (Diskopindag) Malang menemukan beberapa kenaikan harga komoditas pangan, seperti beras dan gula. Sedangkan harga minyak goreng yang sempat naik di pantauan pihaknya mulai stabil, meski di beberapa kios masih fluktuatif harganya.

BACA JUGA:
Rapat Perdana Bareng Presiden Jokowi, Plt Mentan Bahas Harga Gula hingga Beras


&quot;Harga beras sekarang lagi tinggi, tapi ini memang kita diambil dari Bulog nanti coba dengan operasi pasar. Yang tidak terkendali hanya gula, gula ini memang kita coba kerjasama dengan APH,&quot; ucap Wahyu Hidayat seusai sidak di Pasar Bunulrejo Malang, Kamis (2/11/2023).
Dari pantauannya bahkan harga gula disebut Wahyu, bahkan kisaran kenaikan harganya mencapai antara Rp500 sampai Rp1.500 per kilogramnya. Di beberapa lokasi bahkan Wahyu menemukan hingga naik Rp12.000.

BACA JUGA:
India Stop Ekspor, Harga Gula di Indonesia Siap-Siap Naik


&quot;Karena gula cenderung naik dan kenyataannya memang kita cenderung naik, ada yang malah naik sampai 12 ribu per kilogram, ini kan sangat tidak terkendali,&quot; ucapnya m
Namun dari sisi stok gula disebutkan Wahyu masih mencukupi, kendati harganya melambung tinggi. Ia pun memerintahkan untuk dinas terkait menggelar operasi pasar untuk menyetabilkan harga gula, agar masyarakat tak perlu khawatir.
&quot;Kalau stok relatif aman, kalau lihat ini (kenaikan tak terkendali) hanya gula saja, saya yakin tidak perlu khawatir. Karena nanti dari bulog juga akan gelontor dan kita juga dari BUMD, dinas juga akan saya minta tetap seperti kemarin operasi pasar terus,&quot; bebernya.
Ia pun mengaku telah berkomunikasi dengan PG Kebonagung untuk  menambah suplai ketersediaan gula di Kota Malang guna menormalkan harga  yang melambung tinggi, sejak sebulan terakhir ini.
&quot;Saya juga akan komunikasi dengan Kebonagung (Pabrik gula Kebonagung)  untuk membantu ketersediaan stok gula, saya harap ini bisa membantu  menormalkan harga jadi bisa terjangkau oleh masyarakat, jangan sampai  ada fluktuasi harga yang berlebihan,&quot; ungkap dia.
Pihaknya beserta jajaran menegaskan, akan terus berupaya  mengendalikan harga dan ketersediaan stok di pasar demi menjaga  terkendalinya inflasi di Kota Malang. Dimana ia akan terus turun ke  lapangan melakukan pengecekan secara langsung di lapangan perihal  harga-harga kebutuhan pangan.
&quot;Ini akan jadi komitmen yang akan terus saya bangun, komunikasi ini  akan saya lakukan dengan terus datang di lapangan dan memastikan  kondisi. Saya berupaya agar pemerintah dapat memberikan rasa tenang  kepada masyarakat, khususnya terkait dengan harga dan ketersediaan bahan  kebutuhan pokok,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMi80LzE3MzA5Ny81L3g4cDl5NXU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KOTA MALANG &amp;ndash; Harga gula mengalami kenaikan tajam dan sulit dikendalikan. Hal ini diakui Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.
Hal ini yang membuat Pemkot Malang menggandeng aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan investigasi penyebab kenaikan harganya.
Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, dari hasil pemantauannya bersama Dinas Koperasi, Industri, dan Perdagangan (Diskopindag) Malang menemukan beberapa kenaikan harga komoditas pangan, seperti beras dan gula. Sedangkan harga minyak goreng yang sempat naik di pantauan pihaknya mulai stabil, meski di beberapa kios masih fluktuatif harganya.

BACA JUGA:
Rapat Perdana Bareng Presiden Jokowi, Plt Mentan Bahas Harga Gula hingga Beras


&quot;Harga beras sekarang lagi tinggi, tapi ini memang kita diambil dari Bulog nanti coba dengan operasi pasar. Yang tidak terkendali hanya gula, gula ini memang kita coba kerjasama dengan APH,&quot; ucap Wahyu Hidayat seusai sidak di Pasar Bunulrejo Malang, Kamis (2/11/2023).
Dari pantauannya bahkan harga gula disebut Wahyu, bahkan kisaran kenaikan harganya mencapai antara Rp500 sampai Rp1.500 per kilogramnya. Di beberapa lokasi bahkan Wahyu menemukan hingga naik Rp12.000.

BACA JUGA:
India Stop Ekspor, Harga Gula di Indonesia Siap-Siap Naik


&quot;Karena gula cenderung naik dan kenyataannya memang kita cenderung naik, ada yang malah naik sampai 12 ribu per kilogram, ini kan sangat tidak terkendali,&quot; ucapnya m
Namun dari sisi stok gula disebutkan Wahyu masih mencukupi, kendati harganya melambung tinggi. Ia pun memerintahkan untuk dinas terkait menggelar operasi pasar untuk menyetabilkan harga gula, agar masyarakat tak perlu khawatir.
&quot;Kalau stok relatif aman, kalau lihat ini (kenaikan tak terkendali) hanya gula saja, saya yakin tidak perlu khawatir. Karena nanti dari bulog juga akan gelontor dan kita juga dari BUMD, dinas juga akan saya minta tetap seperti kemarin operasi pasar terus,&quot; bebernya.
Ia pun mengaku telah berkomunikasi dengan PG Kebonagung untuk  menambah suplai ketersediaan gula di Kota Malang guna menormalkan harga  yang melambung tinggi, sejak sebulan terakhir ini.
&quot;Saya juga akan komunikasi dengan Kebonagung (Pabrik gula Kebonagung)  untuk membantu ketersediaan stok gula, saya harap ini bisa membantu  menormalkan harga jadi bisa terjangkau oleh masyarakat, jangan sampai  ada fluktuasi harga yang berlebihan,&quot; ungkap dia.
Pihaknya beserta jajaran menegaskan, akan terus berupaya  mengendalikan harga dan ketersediaan stok di pasar demi menjaga  terkendalinya inflasi di Kota Malang. Dimana ia akan terus turun ke  lapangan melakukan pengecekan secara langsung di lapangan perihal  harga-harga kebutuhan pangan.
&quot;Ini akan jadi komitmen yang akan terus saya bangun, komunikasi ini  akan saya lakukan dengan terus datang di lapangan dan memastikan  kondisi. Saya berupaya agar pemerintah dapat memberikan rasa tenang  kepada masyarakat, khususnya terkait dengan harga dan ketersediaan bahan  kebutuhan pokok,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
