<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investasi IKN Capai Rp45 Triliun hingga Desember 2023, Ini Daftar Proyeknya</title><description>Investasi IKN Nusantara mencapai Rp45 triliun hingga Desember 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/470/2912993/investasi-ikn-capai-rp45-triliun-hingga-desember-2023-ini-daftar-proyeknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/470/2912993/investasi-ikn-capai-rp45-triliun-hingga-desember-2023-ini-daftar-proyeknya"/><item><title>Investasi IKN Capai Rp45 Triliun hingga Desember 2023, Ini Daftar Proyeknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/470/2912993/investasi-ikn-capai-rp45-triliun-hingga-desember-2023-ini-daftar-proyeknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/470/2912993/investasi-ikn-capai-rp45-triliun-hingga-desember-2023-ini-daftar-proyeknya</guid><pubDate>Kamis 02 November 2023 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/02/470/2912993/investasi-ikn-capai-rp45-triliun-hingga-desember-2023-ini-daftar-proyeknya-Dn6Lzj8Ubw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investasi IKN Nusantara (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/02/470/2912993/investasi-ikn-capai-rp45-triliun-hingga-desember-2023-ini-daftar-proyeknya-Dn6Lzj8Ubw.jpg</image><title>Investasi IKN Nusantara (Foto: Instagram)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMS8xLzE3MzA1MC81L3g4cDkyMTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Investasi IKN Nusantara mencapai Rp45 triliun hingga Desember 2023. Presiden Joko Widodo mengatakan nilai investasi tersebut dikalkulasikan sejak groundbreaking pada bulan September lalu.
Presiden Jokowi menjabarkan, pada bulan September lalu nilai investasi yang sudah terealisasi sebesar Rp23 triliun, kemudian groundbreaking kedua pada Bulan November ini jumlahnya Rp12 triliun, dan pada Desember nanti kemungkinan realisasi investasi di IKN senilai Rp10 triliun.

BACA JUGA:
Jokowi Akan Tinjau Pembangunan Kantor Presiden di IKN Pagi Ini


&quot;Semakin banyak yang berbondong-bondong utamanya Investor dalam negeri, yang lalu (September) kita groundbreaking senilai Rp23 triliun, kemudian hari ini Rp12 triliun, dan Desember totalnya menjadi Rp45 triliun,&quot; kata Presiden Joko dalam keterangan persnya dikutip Kamis (2/11/2023).
Realisasi investasi dari pelaku usaha swasta dalam negeri di IKN yang sudah berlangsung sejak bulan September itu mencakup berbagai sektor. Seperti rumah sakit, mall, hotel, sekolah, dan lainnya.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Minta Tol IKN Ditanami Pohon Endemik Kalimantan 


Groundbreaking diawal pada bulan September lalu dengan nilai investasi Rp23 triliun rupiah. Setidaknya ada 10 pelaku usaha yang tergabung dalam konsorsium Agung Sedayu Group yang dipimpin oleh bos Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma. Adapun nilai investasi konsorsium ini kurang lebih senilai Rp20 triliun.
Adapun anggota konsorsium terdiri dari bos bos perusahaan dari Salim Group, Sinarmas, Pulauintan, Adaro Group, Barito Pacific, Mulia Group, Astra Group, Kawan Lama Group, dan Alfamart group. Konsorsium tersebut tengah melakukan pembangunan untuk pendirian mall, hotel, dan perkantoran di IKN.
Selain konsorsium ASG, Vasanta Group juga sudah melakukan  groundbreaking di IKN untuk membangun hotel bintang 4 di IKN yang  terletak tidak jauh dari Istana Negara. Pembangunan hotel ini merupakan  hasil kerjasama antara Vasanta Group dengan PT Bina Karya (Persero)  sebagai Badan Usaha Otorita (BUO).
Selanjutnya juga sudah dilakukan groundbreaking RS Abdi Waluyo pada  bulan September lalu. Rumah sakit ini menjadi RS pertama yang berdiri di  IKN. Nilai investasi Abdi Waluyo sebesar Rp2 triliun, yang nantinya  akan membangun 400-an kamar. Bahkan rumah sakit tersebut bukan hanya  menjadi rumah sakit umum tetapi menajdi RS Sub Spesialis.
Kemudian gorundbreaking dilanjutkan pada bulan November ini dengan  total realisasi investasi sebesar Rp12 triliun. Berapa pelaku usaha yang  melakukan groundbreaking seperti PT Pakuwon dengan total investasi  sebesar Rp5 triliun.
Pakuwon optimis pembangunan superblok di IKN yang direncanakan  terdiri dari sebuah pusat perbelanjaan, kondominium dan 3 (tiga) hotel  akan sangat menguntungkan dalam jangka panjang.
Selain Pakuwon, Rumah Sakit Hermina juga melakukan groundbreaking  pada 1 November lalu. Hermina akan membangun rumah sakit bertaraf  internasional berbasis eco green dan smart hospital berkonsep green  building dengan memanfaatkan energi terbarukan. Adapun nilai investasi  rumah sakit Hermina ini sebesar Rp650 miliar.
Pada kesempatan yang sama, Mayapada Group juga melakukan  gorundbreaking di IKN untuk membangun rumah sakit. Investasi yang  dikucurkan Mayapada sekitar Rp500 miliar untuk pembangunan rumah sakit  sekaligus dormitory yang direncanakan akan dibangun di Wilayah  Perencanaan (WP) 1B IKN ini.
Selain itu, groundbreaking perusahaan swasta akan dilanjutkan pada  Bulan Desember mendatang setidaknya ada kurang lebih 9 perusahaan swasta  dengan perkiraan nilai investasi sekitar Rp10 triliun.
Berdasarkan dokumen resmi otorita IKN yang diterima MNC Portal, ada  beberapa perusahaan yang akan menjadi calon peserta groundbreaking bulan  Desember mendatang. Seperti GrandLucky Super Store, Balikpapan Super  Block, Indogrosir, Jambuwuluk Hotels and Resort, BSH, The Pakubuwono  Development, Kawasan Olahraga Berkuda (equestrian park), Arsari Group of  Companies, dan Crowd-sourcing untuk Reforestasi Sabuk Hijau Nusantara.
&quot;Bapak Kepala Otorita sudah sampaikan bulan Desember saya diperintah  untuk ke sini lagi karena ada groundbreaking 8-9 lagi yang baru, kita  harap ini akan terus meramaikan ibu kota nusantara kita,&quot; ujar Presiden  Jokowi dalam sambutannya pada acara Groundbreaking Pakuwon di IKN.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMS8xLzE3MzA1MC81L3g4cDkyMTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Investasi IKN Nusantara mencapai Rp45 triliun hingga Desember 2023. Presiden Joko Widodo mengatakan nilai investasi tersebut dikalkulasikan sejak groundbreaking pada bulan September lalu.
Presiden Jokowi menjabarkan, pada bulan September lalu nilai investasi yang sudah terealisasi sebesar Rp23 triliun, kemudian groundbreaking kedua pada Bulan November ini jumlahnya Rp12 triliun, dan pada Desember nanti kemungkinan realisasi investasi di IKN senilai Rp10 triliun.

BACA JUGA:
Jokowi Akan Tinjau Pembangunan Kantor Presiden di IKN Pagi Ini


&quot;Semakin banyak yang berbondong-bondong utamanya Investor dalam negeri, yang lalu (September) kita groundbreaking senilai Rp23 triliun, kemudian hari ini Rp12 triliun, dan Desember totalnya menjadi Rp45 triliun,&quot; kata Presiden Joko dalam keterangan persnya dikutip Kamis (2/11/2023).
Realisasi investasi dari pelaku usaha swasta dalam negeri di IKN yang sudah berlangsung sejak bulan September itu mencakup berbagai sektor. Seperti rumah sakit, mall, hotel, sekolah, dan lainnya.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Minta Tol IKN Ditanami Pohon Endemik Kalimantan 


Groundbreaking diawal pada bulan September lalu dengan nilai investasi Rp23 triliun rupiah. Setidaknya ada 10 pelaku usaha yang tergabung dalam konsorsium Agung Sedayu Group yang dipimpin oleh bos Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma. Adapun nilai investasi konsorsium ini kurang lebih senilai Rp20 triliun.
Adapun anggota konsorsium terdiri dari bos bos perusahaan dari Salim Group, Sinarmas, Pulauintan, Adaro Group, Barito Pacific, Mulia Group, Astra Group, Kawan Lama Group, dan Alfamart group. Konsorsium tersebut tengah melakukan pembangunan untuk pendirian mall, hotel, dan perkantoran di IKN.
Selain konsorsium ASG, Vasanta Group juga sudah melakukan  groundbreaking di IKN untuk membangun hotel bintang 4 di IKN yang  terletak tidak jauh dari Istana Negara. Pembangunan hotel ini merupakan  hasil kerjasama antara Vasanta Group dengan PT Bina Karya (Persero)  sebagai Badan Usaha Otorita (BUO).
Selanjutnya juga sudah dilakukan groundbreaking RS Abdi Waluyo pada  bulan September lalu. Rumah sakit ini menjadi RS pertama yang berdiri di  IKN. Nilai investasi Abdi Waluyo sebesar Rp2 triliun, yang nantinya  akan membangun 400-an kamar. Bahkan rumah sakit tersebut bukan hanya  menjadi rumah sakit umum tetapi menajdi RS Sub Spesialis.
Kemudian gorundbreaking dilanjutkan pada bulan November ini dengan  total realisasi investasi sebesar Rp12 triliun. Berapa pelaku usaha yang  melakukan groundbreaking seperti PT Pakuwon dengan total investasi  sebesar Rp5 triliun.
Pakuwon optimis pembangunan superblok di IKN yang direncanakan  terdiri dari sebuah pusat perbelanjaan, kondominium dan 3 (tiga) hotel  akan sangat menguntungkan dalam jangka panjang.
Selain Pakuwon, Rumah Sakit Hermina juga melakukan groundbreaking  pada 1 November lalu. Hermina akan membangun rumah sakit bertaraf  internasional berbasis eco green dan smart hospital berkonsep green  building dengan memanfaatkan energi terbarukan. Adapun nilai investasi  rumah sakit Hermina ini sebesar Rp650 miliar.
Pada kesempatan yang sama, Mayapada Group juga melakukan  gorundbreaking di IKN untuk membangun rumah sakit. Investasi yang  dikucurkan Mayapada sekitar Rp500 miliar untuk pembangunan rumah sakit  sekaligus dormitory yang direncanakan akan dibangun di Wilayah  Perencanaan (WP) 1B IKN ini.
Selain itu, groundbreaking perusahaan swasta akan dilanjutkan pada  Bulan Desember mendatang setidaknya ada kurang lebih 9 perusahaan swasta  dengan perkiraan nilai investasi sekitar Rp10 triliun.
Berdasarkan dokumen resmi otorita IKN yang diterima MNC Portal, ada  beberapa perusahaan yang akan menjadi calon peserta groundbreaking bulan  Desember mendatang. Seperti GrandLucky Super Store, Balikpapan Super  Block, Indogrosir, Jambuwuluk Hotels and Resort, BSH, The Pakubuwono  Development, Kawasan Olahraga Berkuda (equestrian park), Arsari Group of  Companies, dan Crowd-sourcing untuk Reforestasi Sabuk Hijau Nusantara.
&quot;Bapak Kepala Otorita sudah sampaikan bulan Desember saya diperintah  untuk ke sini lagi karena ada groundbreaking 8-9 lagi yang baru, kita  harap ini akan terus meramaikan ibu kota nusantara kita,&quot; ujar Presiden  Jokowi dalam sambutannya pada acara Groundbreaking Pakuwon di IKN.</content:encoded></item></channel></rss>
