<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gedung Perkantoran BI Mulai Dibangun di IKN, Erick Thohir: Kota Kelas Dunia</title><description>BI di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mulai dibangun. Lokasi Kompleks Perkantoran Bank Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/470/2913402/gedung-perkantoran-bi-mulai-dibangun-di-ikn-erick-thohir-kota-kelas-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/470/2913402/gedung-perkantoran-bi-mulai-dibangun-di-ikn-erick-thohir-kota-kelas-dunia"/><item><title>Gedung Perkantoran BI Mulai Dibangun di IKN, Erick Thohir: Kota Kelas Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/470/2913402/gedung-perkantoran-bi-mulai-dibangun-di-ikn-erick-thohir-kota-kelas-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/470/2913402/gedung-perkantoran-bi-mulai-dibangun-di-ikn-erick-thohir-kota-kelas-dunia</guid><pubDate>Kamis 02 November 2023 19:45 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/02/470/2913402/gedung-perkantoran-bi-mulai-dibangun-di-ikn-erick-thohir-kota-kelas-dunia-cLWVfJzz1K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir Bicara soal Gedung BI Dibangun di IKN (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/02/470/2913402/gedung-perkantoran-bi-mulai-dibangun-di-ikn-erick-thohir-kota-kelas-dunia-cLWVfJzz1K.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir Bicara soal Gedung BI Dibangun di IKN (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMS8xLzE3MzA1MC81L3g4cDkyMTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pembangunan Kompleks Perkantoran Bank Indonesia (BI) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mulai dibangun. Lokasi Kompleks Perkantoran Bank Indonesia berada di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyatakan pembangunan sejumlah infrastruktur dasar di IKN, termasuk Kompleks Perkantoran BI, merupakan wujud keseriusan pemerintah untuk menjadikan Nusantara sebagai Ibu Kota bertaraf dunia.

BACA JUGA:
Daftar Proyek di IKN Milik Orang Terkaya RI

&quot;Hari kedua di IKN, saya mendampingi bapak presiden Joko Widodo dalam acara groundbreaking Kompleks Perkantoran Bank Indonesia (Koperbi) di IKN,&quot; ujar Erick melalui akun Instagramnya, Kamis (2/11/2023).
&quot;Pembangunan ini menunjukan keseriusan pemerintah membangun IKN menjadi Ibu Kota kelas dunia,&quot; lanjut dia.

BACA JUGA:
Jokowi Groundbreaking PLTS 50 Mw di IKN

Di IKN Nusantara, Kepala Negara juga telah melaksanakan groundbreaking dan dimulai pembangunan sejumlah infrastruktur lain. Mulai dari Istana Presiden, kantor kementerian, fasilitas kesehatan, sarana pendidikan, pusat perbelanjaan, fasilitas olahraga, hingga hunian.Jokowi mencatat hingga Desember 2023 nanti total anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk pembangunan infrastruktur di IKN mencapai Rp 45 triliun.
Tak hanya itu, Presiden memastikan ada lima hotel yang akan segera dibangun, empat bintang lima, satu bintang empat. Selain itu, ada empat rumah sakit yang juga sudah segera dimulai dibangun.
Jokowi mengatakan, pembangunan gedung pemerintah dan sejumlah infrastruktur dasar dibiayai melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Sedangkan pembangunan lainnya dilakukan oleh pihak swasta dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha atau public private partnership (PPP).
&amp;ldquo;Pembangunannya untuk bangunan-bangunan pemerintah memang kita biayai, 20% untuk infrastruktur dasar dan gedung-gedung pemerintah dibiayai oleh APBN dan 80% lainnya akan kita berikan kepada private sector, kepada dunia usaha, kepada swasta lewat PPP,&amp;rdquo; kata Presiden.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMS8xLzE3MzA1MC81L3g4cDkyMTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pembangunan Kompleks Perkantoran Bank Indonesia (BI) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mulai dibangun. Lokasi Kompleks Perkantoran Bank Indonesia berada di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyatakan pembangunan sejumlah infrastruktur dasar di IKN, termasuk Kompleks Perkantoran BI, merupakan wujud keseriusan pemerintah untuk menjadikan Nusantara sebagai Ibu Kota bertaraf dunia.

BACA JUGA:
Daftar Proyek di IKN Milik Orang Terkaya RI

&quot;Hari kedua di IKN, saya mendampingi bapak presiden Joko Widodo dalam acara groundbreaking Kompleks Perkantoran Bank Indonesia (Koperbi) di IKN,&quot; ujar Erick melalui akun Instagramnya, Kamis (2/11/2023).
&quot;Pembangunan ini menunjukan keseriusan pemerintah membangun IKN menjadi Ibu Kota kelas dunia,&quot; lanjut dia.

BACA JUGA:
Jokowi Groundbreaking PLTS 50 Mw di IKN

Di IKN Nusantara, Kepala Negara juga telah melaksanakan groundbreaking dan dimulai pembangunan sejumlah infrastruktur lain. Mulai dari Istana Presiden, kantor kementerian, fasilitas kesehatan, sarana pendidikan, pusat perbelanjaan, fasilitas olahraga, hingga hunian.Jokowi mencatat hingga Desember 2023 nanti total anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk pembangunan infrastruktur di IKN mencapai Rp 45 triliun.
Tak hanya itu, Presiden memastikan ada lima hotel yang akan segera dibangun, empat bintang lima, satu bintang empat. Selain itu, ada empat rumah sakit yang juga sudah segera dimulai dibangun.
Jokowi mengatakan, pembangunan gedung pemerintah dan sejumlah infrastruktur dasar dibiayai melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Sedangkan pembangunan lainnya dilakukan oleh pihak swasta dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha atau public private partnership (PPP).
&amp;ldquo;Pembangunannya untuk bangunan-bangunan pemerintah memang kita biayai, 20% untuk infrastruktur dasar dan gedung-gedung pemerintah dibiayai oleh APBN dan 80% lainnya akan kita berikan kepada private sector, kepada dunia usaha, kepada swasta lewat PPP,&amp;rdquo; kata Presiden.</content:encoded></item></channel></rss>
