<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada Impulsive Buying di Kalangan Anak Muda Bisa Hambat Investasi Masa Depan</title><description>Waspada impulsive buying di kalangan anak muda bisa menghambat investasi masa depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/622/2912958/waspada-impulsive-buying-di-kalangan-anak-muda-bisa-hambat-investasi-masa-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/622/2912958/waspada-impulsive-buying-di-kalangan-anak-muda-bisa-hambat-investasi-masa-depan"/><item><title>Waspada Impulsive Buying di Kalangan Anak Muda Bisa Hambat Investasi Masa Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/622/2912958/waspada-impulsive-buying-di-kalangan-anak-muda-bisa-hambat-investasi-masa-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/02/622/2912958/waspada-impulsive-buying-di-kalangan-anak-muda-bisa-hambat-investasi-masa-depan</guid><pubDate>Kamis 02 November 2023 11:21 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/02/622/2912958/waspada-impulsive-buying-di-kalangan-anak-muda-bisa-hambat-investasi-masa-depan-Jf3ycdMyDx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Impulsive buying hambat investasi masa depan (Foto: MNC Asset Management)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/02/622/2912958/waspada-impulsive-buying-di-kalangan-anak-muda-bisa-hambat-investasi-masa-depan-Jf3ycdMyDx.jpg</image><title>Impulsive buying hambat investasi masa depan (Foto: MNC Asset Management)</title></images><description>


JAKARTA &amp;ndash; Waspada impulsive buying di kalangan anak muda bisa menghambat investasi masa depan. Generasi muda yang ada saat ini merupakan kalangan menengah, sehingga memiliki daya beli yang cukup tinggi.
Daya beli yang cukup tinggi bahkan disebut sebagai perilaku konsumtif, hal ini biasa disebut dengan impulsive. Impulsive sendiri memiliki arti pola perilaku konsumen dalam membeli suatu produk tanpa adanya perencanaan dan pertimbangan lebih dulu.

BACA JUGA:
Daya Beli Masyarakat Membaik, UMKM Makin Pulih

Perilaku ini biasanya timbul karena adanya rasa penasaran terhadap suatu produk karena iklan dan promosi yang menggiurkan. Perilaku konsumtif biasanya dilakukan untuk kepentingan prestige gaya hidup.
Impulsive buying saat ini hampir dilakukan oleh semua kalangan, baik remaja hingga orang dewasa. Hal ini dikarenakan di era saat ini sangat beragam aplikasi belanja online yang dapat diakses. Selain aplikasi belanja online, media sosial juga saat ini dapat dijadikan platform jual beli online. Kemudahan tersebut juga didukung oleh promosi dan tawaran diskon pada setiap pembelian produk, sehingga masyarakat mendapatkan harga yang murah.

BACA JUGA:
Indeks Dolar AS Melemah di Tengah Penurunan Daya Beli

Kemudahan akses internet dan aplikasi belanja online seperti pisau bermata dua bagi generasi saat ini. Adanya kemudahan tersebut dapat memudahkan pembelian produk, namun di satu sisi, hal tersebut dapat menghambat kesadaran akan menabung dan investasi bagi kalangan muda. Kesadaran investasi dan menabung yang seharusnya menjadi fokus pihak terkait demi mencapai kestabilan finansial di masa depan.Berinvestasi perlu ditanamkan sejak dini oleh setiap pihak yang telah  memiliki kemampuan atau penghasilan. Investasi dapat melawan inflasi  dan mengembangkan dana yang kita miliki dalam beberapa waktu kedepan.  Beberapa instrumen investasi dapat dipilih sesuai kemampuan, tujuan dan  profil risiko investor. Bagi masyarakat yang ingin memulai investasi  dengan modal kecil dapat memulai dengan reksa dana.
Reksa dana memiliki kelebihan risiko yang minim serta dapat melakukan  diversifikasi portofolio. Selain itu, reksa dana dapat dibeli mulai  dari RP100.000 saja. MNC Asset menyediakan jenis reksa dana syariah  yaitu MNC Dana Lancar yang memiliki indikasi return 4,53% net p.a &amp;amp;  MNC Dana Syariah Barokah yang memiliki indikasi imbal hasil 4,01% net  p.a berdasarkan NAB per tanggal 31 Oktober 2023. Nasabah bisa membeli  reksa dana pasar uang tersebut via website motionfunds.id.</description><content:encoded>


JAKARTA &amp;ndash; Waspada impulsive buying di kalangan anak muda bisa menghambat investasi masa depan. Generasi muda yang ada saat ini merupakan kalangan menengah, sehingga memiliki daya beli yang cukup tinggi.
Daya beli yang cukup tinggi bahkan disebut sebagai perilaku konsumtif, hal ini biasa disebut dengan impulsive. Impulsive sendiri memiliki arti pola perilaku konsumen dalam membeli suatu produk tanpa adanya perencanaan dan pertimbangan lebih dulu.

BACA JUGA:
Daya Beli Masyarakat Membaik, UMKM Makin Pulih

Perilaku ini biasanya timbul karena adanya rasa penasaran terhadap suatu produk karena iklan dan promosi yang menggiurkan. Perilaku konsumtif biasanya dilakukan untuk kepentingan prestige gaya hidup.
Impulsive buying saat ini hampir dilakukan oleh semua kalangan, baik remaja hingga orang dewasa. Hal ini dikarenakan di era saat ini sangat beragam aplikasi belanja online yang dapat diakses. Selain aplikasi belanja online, media sosial juga saat ini dapat dijadikan platform jual beli online. Kemudahan tersebut juga didukung oleh promosi dan tawaran diskon pada setiap pembelian produk, sehingga masyarakat mendapatkan harga yang murah.

BACA JUGA:
Indeks Dolar AS Melemah di Tengah Penurunan Daya Beli

Kemudahan akses internet dan aplikasi belanja online seperti pisau bermata dua bagi generasi saat ini. Adanya kemudahan tersebut dapat memudahkan pembelian produk, namun di satu sisi, hal tersebut dapat menghambat kesadaran akan menabung dan investasi bagi kalangan muda. Kesadaran investasi dan menabung yang seharusnya menjadi fokus pihak terkait demi mencapai kestabilan finansial di masa depan.Berinvestasi perlu ditanamkan sejak dini oleh setiap pihak yang telah  memiliki kemampuan atau penghasilan. Investasi dapat melawan inflasi  dan mengembangkan dana yang kita miliki dalam beberapa waktu kedepan.  Beberapa instrumen investasi dapat dipilih sesuai kemampuan, tujuan dan  profil risiko investor. Bagi masyarakat yang ingin memulai investasi  dengan modal kecil dapat memulai dengan reksa dana.
Reksa dana memiliki kelebihan risiko yang minim serta dapat melakukan  diversifikasi portofolio. Selain itu, reksa dana dapat dibeli mulai  dari RP100.000 saja. MNC Asset menyediakan jenis reksa dana syariah  yaitu MNC Dana Lancar yang memiliki indikasi return 4,53% net p.a &amp;amp;  MNC Dana Syariah Barokah yang memiliki indikasi imbal hasil 4,01% net  p.a berdasarkan NAB per tanggal 31 Oktober 2023. Nasabah bisa membeli  reksa dana pasar uang tersebut via website motionfunds.id.</content:encoded></item></channel></rss>
