<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prodia (PRDA) Catat Laba Rp235,6 Miliar, Turun 14,3%</title><description>PRDA mencatatkan mengantongi laba bersih sebesar Rp235,67 miliar, turun 14,36% dari periode yang sama.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/278/2913646/prodia-prda-catat-laba-rp235-6-miliar-turun-14-3</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/278/2913646/prodia-prda-catat-laba-rp235-6-miliar-turun-14-3"/><item><title>Prodia (PRDA) Catat Laba Rp235,6 Miliar, Turun 14,3%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/278/2913646/prodia-prda-catat-laba-rp235-6-miliar-turun-14-3</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/278/2913646/prodia-prda-catat-laba-rp235-6-miliar-turun-14-3</guid><pubDate>Jum'at 03 November 2023 11:06 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/03/278/2913646/prodia-prda-catat-laba-rp235-6-miliar-turun-14-3-pFthyl6e6S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham PRDA Catat Laba Rugi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/03/278/2913646/prodia-prda-catat-laba-rp235-6-miliar-turun-14-3-pFthyl6e6S.jpg</image><title>Saham PRDA Catat Laba Rugi (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mencatatkan mengantongi laba bersih sebesar Rp235,67 miliar, turun 14,36% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp275,20 miliar.
Pada periode yang sama, pendapatan perseroan tercatat naik 2,04% menjadi Rp1,61 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp1,57 triliun.

BACA JUGA:
202 Saham Menguat, IHSG Dibuka Tumbuh di 6.774

Berdasarkan segmen bisnisnya, segmen esoterik mencatatkan pendapatan sebesar Rp377,78 miliar, segmen non laboratorium mencatatkan pendapatan sebesar Rp122,12 miliar, segmen rutin mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,11 triliun, serta pendapatan segmen imbalan jasa tercatat sebesar Rp138 juta.
Sementara berdasarkan basis pelanggannya, pelanggan individu mencatatkan pendapatan sebesar Rp502,24 miliar, referensi dokter mencatatkan pendapatan sebesar Rp465,92 miliar, referensi pihak ketiga mencatatkan pendapatan sebesar Rp424,78 miliar, klien korporasi mencatatkan pendapatan sebesar Rp219,26 miliar, serta pelanggan lainnya sebesar Rp138 juta.

BACA JUGA:
IHSG Pagi Ini Diramal Menguat, Simak Rekomendasi Sahamnya

Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan PRDA tercatat sebesar Rp633,97 miliar, naik dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp618,46 miliar.Kemudian, beban usaha perseroan tercatat sebesar Rp707,90 miliar dan beban lainnya sebesar Rp1,25 miliar.
Per September 2023, total nilai aset PRDA tercatat sebesar Rp2,69 triliun, naik tipis dari posisi akhir Desember 2022 yang sebesar Rp2,66 triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp346,70 miliar dan ekuitas sebesar Rp2,34 triliun.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mencatatkan mengantongi laba bersih sebesar Rp235,67 miliar, turun 14,36% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp275,20 miliar.
Pada periode yang sama, pendapatan perseroan tercatat naik 2,04% menjadi Rp1,61 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp1,57 triliun.

BACA JUGA:
202 Saham Menguat, IHSG Dibuka Tumbuh di 6.774

Berdasarkan segmen bisnisnya, segmen esoterik mencatatkan pendapatan sebesar Rp377,78 miliar, segmen non laboratorium mencatatkan pendapatan sebesar Rp122,12 miliar, segmen rutin mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,11 triliun, serta pendapatan segmen imbalan jasa tercatat sebesar Rp138 juta.
Sementara berdasarkan basis pelanggannya, pelanggan individu mencatatkan pendapatan sebesar Rp502,24 miliar, referensi dokter mencatatkan pendapatan sebesar Rp465,92 miliar, referensi pihak ketiga mencatatkan pendapatan sebesar Rp424,78 miliar, klien korporasi mencatatkan pendapatan sebesar Rp219,26 miliar, serta pelanggan lainnya sebesar Rp138 juta.

BACA JUGA:
IHSG Pagi Ini Diramal Menguat, Simak Rekomendasi Sahamnya

Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan PRDA tercatat sebesar Rp633,97 miliar, naik dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp618,46 miliar.Kemudian, beban usaha perseroan tercatat sebesar Rp707,90 miliar dan beban lainnya sebesar Rp1,25 miliar.
Per September 2023, total nilai aset PRDA tercatat sebesar Rp2,69 triliun, naik tipis dari posisi akhir Desember 2022 yang sebesar Rp2,66 triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp346,70 miliar dan ekuitas sebesar Rp2,34 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
