<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Divestasi Saham, Menteri ESDM Sebut Vale Indonesia Tak Patok Harga Mahal</title><description>Arifin Tasrif menegaskan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) tak akan mematok harga mahal dalam proses divestasi sahm kepada BUMN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/278/2913989/divestasi-saham-menteri-esdm-sebut-vale-indonesia-tak-patok-harga-mahal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/278/2913989/divestasi-saham-menteri-esdm-sebut-vale-indonesia-tak-patok-harga-mahal"/><item><title>Divestasi Saham, Menteri ESDM Sebut Vale Indonesia Tak Patok Harga Mahal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/278/2913989/divestasi-saham-menteri-esdm-sebut-vale-indonesia-tak-patok-harga-mahal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/278/2913989/divestasi-saham-menteri-esdm-sebut-vale-indonesia-tak-patok-harga-mahal</guid><pubDate>Jum'at 03 November 2023 17:41 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/03/278/2913989/divestasi-saham-menteri-esdm-sebut-vale-indonesia-tak-patok-harga-mahal-iZpTmInZwc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Divestasi Saham Vale Indonesia. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/03/278/2913989/divestasi-saham-menteri-esdm-sebut-vale-indonesia-tak-patok-harga-mahal-iZpTmInZwc.jpg</image><title>Divestasi Saham Vale Indonesia. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMy8xLzE3MzE0NC81L3g4cGJjd2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif menegaskan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) tak akan mematok harga mahal dalam proses divestasi sahm kepada BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia atau Mining Industry Indonesia (MIND ID).
Seperti diketahui, apabila ingin memperpanjang operasinya yang akan berakhir pada Desember 2025 maka Vale harus kembali mendivestasikan sahamnya. Vale sendiri pun telah berkomitmen untuk melepas 14% sahamnya ke MIND ID.

BACA JUGA:
Menteri ESDM Ungkap Proyek Pipa Transisi Gas Cisem II Dikerjakan Tahun Depan

&quot;Harga divestasinya? Nah ini juga Vale udah bilang dia tidak akan kasih harga mahal, Ini kita pegang janjinya,&quot; ujar Arifin di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (3/11/2023).
Diungkapkannya, saat ini proses divestasi Vale terhambat pada proses business to business (B2B) sebab diakuinya, urusan di Kementerian ESDM saat ini berjalan lancar tanpa ada masalah.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Bawa Kabar Buruk soal Ekonomi Global

&quot;Kalau dari sektor minerbanya (mineral dan batu bara) sendiri sih tidak ada masalah. Jadi itu kita selesaikan. Mungkin ini perlu ditanya lebih jauh di kementerian BUMN supaya ini cepat jadi industri, menciptakan lapangan kerja. B2B sudah berjalan memang, tinggal sedikit,&quot; tuturnya.Kendati demikian, Ia memastikan bahwa proses divestasi saham Vale ini akan rampung sebentar lagi. Intinya, sambung Arifin, pemerintah ingin sumber daya alam (SDA) di tanah air dapat memberikan nilai tambah sebesar-besarnya buat Indonesia.
&quot;Tapi memang terkait dengan B2B-nya masih, masih berjalan, ya sudah tinggal sedikit, alotnya kan sudah tahu sendiri,&quot; tukasnya.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengakui bahwa proses diskusi mengenai divestasi PT Vale Indonesia Tbk (INCO) ke Holding BUMN Pertambangan MIND ID masih alot.
&quot;(Divestasi) ya alot,&quot; jelasnya ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.
Namun demikian diakuinya bahwa hingga kini divestasi masih terus berjalan.
&quot;Sah ini lagi diskusi terus,&quot; jelas Erick.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMy8xLzE3MzE0NC81L3g4cGJjd2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif menegaskan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) tak akan mematok harga mahal dalam proses divestasi sahm kepada BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia atau Mining Industry Indonesia (MIND ID).
Seperti diketahui, apabila ingin memperpanjang operasinya yang akan berakhir pada Desember 2025 maka Vale harus kembali mendivestasikan sahamnya. Vale sendiri pun telah berkomitmen untuk melepas 14% sahamnya ke MIND ID.

BACA JUGA:
Menteri ESDM Ungkap Proyek Pipa Transisi Gas Cisem II Dikerjakan Tahun Depan

&quot;Harga divestasinya? Nah ini juga Vale udah bilang dia tidak akan kasih harga mahal, Ini kita pegang janjinya,&quot; ujar Arifin di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (3/11/2023).
Diungkapkannya, saat ini proses divestasi Vale terhambat pada proses business to business (B2B) sebab diakuinya, urusan di Kementerian ESDM saat ini berjalan lancar tanpa ada masalah.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Bawa Kabar Buruk soal Ekonomi Global

&quot;Kalau dari sektor minerbanya (mineral dan batu bara) sendiri sih tidak ada masalah. Jadi itu kita selesaikan. Mungkin ini perlu ditanya lebih jauh di kementerian BUMN supaya ini cepat jadi industri, menciptakan lapangan kerja. B2B sudah berjalan memang, tinggal sedikit,&quot; tuturnya.Kendati demikian, Ia memastikan bahwa proses divestasi saham Vale ini akan rampung sebentar lagi. Intinya, sambung Arifin, pemerintah ingin sumber daya alam (SDA) di tanah air dapat memberikan nilai tambah sebesar-besarnya buat Indonesia.
&quot;Tapi memang terkait dengan B2B-nya masih, masih berjalan, ya sudah tinggal sedikit, alotnya kan sudah tahu sendiri,&quot; tukasnya.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengakui bahwa proses diskusi mengenai divestasi PT Vale Indonesia Tbk (INCO) ke Holding BUMN Pertambangan MIND ID masih alot.
&quot;(Divestasi) ya alot,&quot; jelasnya ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.
Namun demikian diakuinya bahwa hingga kini divestasi masih terus berjalan.
&quot;Sah ini lagi diskusi terus,&quot; jelas Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
