<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bulog Impor 1 Juta Ton Beras, Stok Aman hingga Tahun Depan</title><description>Perum Bulog akhirnya memperoleh komitmen kerja sama dengan sejumlah negara perihal impor beras ke Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/320/2913577/bulog-impor-1-juta-ton-beras-stok-aman-hingga-tahun-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/320/2913577/bulog-impor-1-juta-ton-beras-stok-aman-hingga-tahun-depan"/><item><title>Bulog Impor 1 Juta Ton Beras, Stok Aman hingga Tahun Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/320/2913577/bulog-impor-1-juta-ton-beras-stok-aman-hingga-tahun-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/320/2913577/bulog-impor-1-juta-ton-beras-stok-aman-hingga-tahun-depan</guid><pubDate>Jum'at 03 November 2023 08:40 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/03/320/2913577/bulog-impor-1-juta-ton-beras-stok-aman-hingga-tahun-depan-fs2ipGySCJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bulog impor 1 juta ton beras (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/03/320/2913577/bulog-impor-1-juta-ton-beras-stok-aman-hingga-tahun-depan-fs2ipGySCJ.jpg</image><title>Bulog impor 1 juta ton beras (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Perum Bulog akhirnya memperoleh komitmen kerja sama dengan sejumlah negara perihal impor beras ke Indonesia. Bulog mengantongi kontrak sebesar 1 juta ton.
Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Bulog Mokhamad Suyamto mengatakan, kontrak tersebut merupakan akumulasi dari suplai beberapa negara mitra yang masih memiliki pasokan beras yang memadai.

BACA JUGA:
Cek Gudang Bulog, Jokowi: Cadangan Beras Harus Ada

Negara mitra yang dimaksud di antaranya Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Myanmar. Tak hanya itu, perusahaan juga tengah menjajaki kerja sama dengan India, Kamboja, dan negara lain yang memenuhi persyaratan.
&amp;ldquo;Di tengah situasi yang sangat sulit mendapatkan beras impor, Bulog sudah berhasil mendapatkan kontrak sebesar 1 juta ton dari kuota tambahan penugasan importasi beras dari pemerintah,&quot; ujar Suyamto melalui keterangan pers, Jumat (3/11/2023).

BACA JUGA:
Bulog Dituduh Produksi Beras Kurang Mutu dan Plastik, Ini Reaksi Buwas

Adapun total beras yang harus didatangkan Bulog pada tahun ini mencapai 1,5 juta ton. Jumlah itu berdasarkan penugasan pemerintah. Kendati begitu, pelaksanaan impor tetap disesuaikan dengan kebutuhan penyaluran di dalam negeri.
&quot;Sebanyak 1,5 juta ton (beras impor). Walaupun pemerintah memberikan tambahan kuota penugasan impor kepada Bulog sebanyak 1,5 juta ton.  namun pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan penyaluran di dalam negeri,&quot; katanya.Saat ini stok beras yang dikuasai perusahaan mencapai 1,45 juta ton.  Suyamto memastikan jumlahnya akan naik jika ditambahkan dengan beras  impor. Adapun 1 juta ton beras impor akan didatangkan secara bertahap.
Bulog, lanjut dia, menjamin pasokan beras aman hingga tahun depan.  Sampai saat ini perusahaan sudah menggelontorkan beras sebanyak 885.000  ton melalui operasi pasar atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan  (SPHP) di seluruh Indonesia.
Suyamto juga mengemukakan pihaknya juga melakukan pemantauan intensif terkait harga beras saat ini.
Terjadinya sedikit kenaikan harga beras dikarenakan beberapa faktor  baik eksternal maupun internal dalam negeri, seperti bencana El Nino dan  juga situasi dalam negeri yang baru memasuki musim tanam</description><content:encoded>
JAKARTA - Perum Bulog akhirnya memperoleh komitmen kerja sama dengan sejumlah negara perihal impor beras ke Indonesia. Bulog mengantongi kontrak sebesar 1 juta ton.
Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Bulog Mokhamad Suyamto mengatakan, kontrak tersebut merupakan akumulasi dari suplai beberapa negara mitra yang masih memiliki pasokan beras yang memadai.

BACA JUGA:
Cek Gudang Bulog, Jokowi: Cadangan Beras Harus Ada

Negara mitra yang dimaksud di antaranya Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Myanmar. Tak hanya itu, perusahaan juga tengah menjajaki kerja sama dengan India, Kamboja, dan negara lain yang memenuhi persyaratan.
&amp;ldquo;Di tengah situasi yang sangat sulit mendapatkan beras impor, Bulog sudah berhasil mendapatkan kontrak sebesar 1 juta ton dari kuota tambahan penugasan importasi beras dari pemerintah,&quot; ujar Suyamto melalui keterangan pers, Jumat (3/11/2023).

BACA JUGA:
Bulog Dituduh Produksi Beras Kurang Mutu dan Plastik, Ini Reaksi Buwas

Adapun total beras yang harus didatangkan Bulog pada tahun ini mencapai 1,5 juta ton. Jumlah itu berdasarkan penugasan pemerintah. Kendati begitu, pelaksanaan impor tetap disesuaikan dengan kebutuhan penyaluran di dalam negeri.
&quot;Sebanyak 1,5 juta ton (beras impor). Walaupun pemerintah memberikan tambahan kuota penugasan impor kepada Bulog sebanyak 1,5 juta ton.  namun pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan penyaluran di dalam negeri,&quot; katanya.Saat ini stok beras yang dikuasai perusahaan mencapai 1,45 juta ton.  Suyamto memastikan jumlahnya akan naik jika ditambahkan dengan beras  impor. Adapun 1 juta ton beras impor akan didatangkan secara bertahap.
Bulog, lanjut dia, menjamin pasokan beras aman hingga tahun depan.  Sampai saat ini perusahaan sudah menggelontorkan beras sebanyak 885.000  ton melalui operasi pasar atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan  (SPHP) di seluruh Indonesia.
Suyamto juga mengemukakan pihaknya juga melakukan pemantauan intensif terkait harga beras saat ini.
Terjadinya sedikit kenaikan harga beras dikarenakan beberapa faktor  baik eksternal maupun internal dalam negeri, seperti bencana El Nino dan  juga situasi dalam negeri yang baru memasuki musim tanam</content:encoded></item></channel></rss>
