<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tabungan Valas Meningkat 6,13% per September 2023, Tembus USD78,17 Miliar</title><description>LPS mencatat tabungan valuta asing (valas) meningkat hingga 6,13% year on year (yoy) mencapai USD78,17 miliar</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/320/2913835/tabungan-valas-meningkat-6-13-per-september-2023-tembus-usd78-17-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/320/2913835/tabungan-valas-meningkat-6-13-per-september-2023-tembus-usd78-17-miliar"/><item><title>Tabungan Valas Meningkat 6,13% per September 2023, Tembus USD78,17 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/320/2913835/tabungan-valas-meningkat-6-13-per-september-2023-tembus-usd78-17-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/03/320/2913835/tabungan-valas-meningkat-6-13-per-september-2023-tembus-usd78-17-miliar</guid><pubDate>Jum'at 03 November 2023 14:59 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/03/320/2913835/tabungan-valas-meningkat-6-13-per-september-2023-tembus-usd78-17-miliar-MfqJHSTfzC.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Tabungan Valas Meningkat. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/03/320/2913835/tabungan-valas-meningkat-6-13-per-september-2023-tembus-usd78-17-miliar-MfqJHSTfzC.jfif</image><title>Tabungan Valas Meningkat. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tabungan valuta asing (valas) meningkat hingga 6,13% year on year (yoy) mencapai USD78,17 miliar.
Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan bahwa tabungan valas tumbuh lebih cepat dibandingkan per Agustus 2023.

BACA JUGA:
LPS Cabut Izin Usaha 2 BPR Bangkrut per Oktober 2023

&quot;Jadi di luar dugaan orang, bukan agak turun malah agak naik sedikit lebih cepat,&quot; ungkap Purbaya dalam Konferensi Pers KSSK, Jumat (3/11/2023).
Purbaya menambahkan, Loan to Deposit Ratio (LDR) valas sebesar 80,33%. Hal ini mengindikasikan bahwa likuiditas valas di pasar domestik cukup kuat.

BACA JUGA:
5 Fakta Sidang Pembunuhan Imam Masykur oleh Oknum TNI, Ibu Jadi Saksi Dikawal LPSK

&quot;Ruangnya cukup untuk memberi tambahan kredit ke sektor riil kalau diperlukan,&quot; kata Purbaya.Pada September 2023, LPS mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) periode 1 Oktober 2023 hingga 31 Januari 2024 masing-masing sebesar 4,25% untuk simpanan Rupiah dan 2,25% untuk simpanan valuta asing di Bank Umum, serta 6,75% untuk simpanan Rupiah di Bank Perekonomian Rakyat (BPR).
Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan prospek pemulihan ekonomi, perkembangan pasar keuangan, dan kinerja perbankan.</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tabungan valuta asing (valas) meningkat hingga 6,13% year on year (yoy) mencapai USD78,17 miliar.
Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan bahwa tabungan valas tumbuh lebih cepat dibandingkan per Agustus 2023.

BACA JUGA:
LPS Cabut Izin Usaha 2 BPR Bangkrut per Oktober 2023

&quot;Jadi di luar dugaan orang, bukan agak turun malah agak naik sedikit lebih cepat,&quot; ungkap Purbaya dalam Konferensi Pers KSSK, Jumat (3/11/2023).
Purbaya menambahkan, Loan to Deposit Ratio (LDR) valas sebesar 80,33%. Hal ini mengindikasikan bahwa likuiditas valas di pasar domestik cukup kuat.

BACA JUGA:
5 Fakta Sidang Pembunuhan Imam Masykur oleh Oknum TNI, Ibu Jadi Saksi Dikawal LPSK

&quot;Ruangnya cukup untuk memberi tambahan kredit ke sektor riil kalau diperlukan,&quot; kata Purbaya.Pada September 2023, LPS mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) periode 1 Oktober 2023 hingga 31 Januari 2024 masing-masing sebesar 4,25% untuk simpanan Rupiah dan 2,25% untuk simpanan valuta asing di Bank Umum, serta 6,75% untuk simpanan Rupiah di Bank Perekonomian Rakyat (BPR).
Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan prospek pemulihan ekonomi, perkembangan pasar keuangan, dan kinerja perbankan.</content:encoded></item></channel></rss>
