<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Sandiaga Uno Pernah Kena PHK, Kini Bangkit Pekerjakan 30 Ribu Karyawan</title><description>Menparekraf Sandiaga Uno berbagi kisah hidup di depan para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Fadhlul Fadhlan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/04/455/2914420/cerita-sandiaga-uno-pernah-kena-phk-kini-bangkit-pekerjakan-30-ribu-karyawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/04/455/2914420/cerita-sandiaga-uno-pernah-kena-phk-kini-bangkit-pekerjakan-30-ribu-karyawan"/><item><title>Cerita Sandiaga Uno Pernah Kena PHK, Kini Bangkit Pekerjakan 30 Ribu Karyawan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/04/455/2914420/cerita-sandiaga-uno-pernah-kena-phk-kini-bangkit-pekerjakan-30-ribu-karyawan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/04/455/2914420/cerita-sandiaga-uno-pernah-kena-phk-kini-bangkit-pekerjakan-30-ribu-karyawan</guid><pubDate>Sabtu 04 November 2023 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/04/455/2914420/cerita-sandiaga-uno-pernah-kena-phk-kini-bangkit-pekerjakan-30-ribu-karyawan-lWriXY3H0m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sandiaga Uno dorong santri berwirausaha (Foto: Eka Setiawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/04/455/2914420/cerita-sandiaga-uno-pernah-kena-phk-kini-bangkit-pekerjakan-30-ribu-karyawan-lWriXY3H0m.jpg</image><title>Sandiaga Uno dorong santri berwirausaha (Foto: Eka Setiawan)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOC8xLzE3MjM4NC81L3g4b3gzc2g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG &amp;ndash; Menparekraf Sandiaga Uno berbagi kisah hidup di depan para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Fadhlul Fadhlan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (4/11/2023). Sandi bercerita proses dari seorang profesional menjadi entrepreneur.
Dia bercerita 25 tahun lalu, sekira tahun 1997 &amp;ndash; 1998 saat terjadi krisis ekonomi di Indonesia, dirinya dipecat dari sebuah perusahaan investasi.

BACA JUGA:
Ajak Jaga Geopark Maros Pangkep, Sandiaga : Jangan Sampai Ramang-Ramang Dapat Kartu Kuning

&amp;ldquo;Dulu saya seorang profesional, kerja per bulan terima gaji, dapat fasilitas mobil, selangkah lagi jadi direktur utama tapi terjadi krisis (ekonomi) saya di PHK,&amp;rdquo; cerita Sandi Uno.
Saat itu, lanjut Sandi, dirinya hampir bangkrut sebab tabungan dan hartanya sudah habis.
&amp;ldquo;Saat itu nyaris berada di titik terendah di hidup saya,&amp;rdquo; lanjutnya.

BACA JUGA:
Sandiaga: Walaupun Tidak Jadi Cawapres, Saya Tetap Berjuang Menangkan Ganjar-Mahfud

Namun, dia tak menyerah. Jatuh bangun Sandi Uno mulai merintis usaha. &amp;ldquo;Akhirnya setelah 25 tahun, dari awalnya 3 orang karyawan, sekarang usaha saya bisa pekerjakan 30 ribu karyawan di seluruh Indonesia, Allah SWT mengubah dari karyawan jadi pengusaha,&amp;rdquo; sambungnya.
Kisah itu yang diharapkan Sandi Uno bisa memotivasi para santri, khususnya yang saat itu hadir di hadapannya. Santri memiliki peluang besar untuk mengembangkan usaha, seiring program andalan Kemenparekraf bertajuk santripreneur.&amp;ldquo;Inovasi, adaptasi dan dilengkapi dengan kolaborasi. Inovasi adalah landasan para santri, orientasinya menciptakan lapangan kerja bukan cari kerja,&amp;rdquo; sambungnya.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang Arnaz Agung Andrasmara menambahkan kisahnya mengenal Sandiaga Uno.
&amp;ldquo;Saya kenal beliau (Sandiaga Uno) sejak saya jadi Ketua HIPMI. Tidak ada yang berubah dari beliau, tetap low profile,&amp;rdquo; tambahnya.
Soal peluang wirausaha, sebut Arnaz, kolaborasi jadi solusi dari masalah yang terjadi khususnya pasca-Covid 19. &amp;ldquo;Menurut survei, setelah Covid, UMKM ini akan menjadi raja lagi (seperti tahun 1997-1998),&amp;rdquo; sambungnya.
Arnaz juga berpesan soal ide, digitalisati dan kolaborasi harus jalan untuk menjadi seorang pengusaha. &amp;ldquo;Nggak perlu dipikir terlalu susah, insfrastrukturnya memudahkan. Nggak usah pintar-pintar jadi ahli IT, tapi bagaimana menciptakan sebuah aplikasi pemasaran. Intinya bagaimana memudahkan untuk menjual dan bertemu dengan konsumen,&amp;rdquo; tandasnya. eka setiawan</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xOC8xLzE3MjM4NC81L3g4b3gzc2g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG &amp;ndash; Menparekraf Sandiaga Uno berbagi kisah hidup di depan para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Fadhlul Fadhlan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (4/11/2023). Sandi bercerita proses dari seorang profesional menjadi entrepreneur.
Dia bercerita 25 tahun lalu, sekira tahun 1997 &amp;ndash; 1998 saat terjadi krisis ekonomi di Indonesia, dirinya dipecat dari sebuah perusahaan investasi.

BACA JUGA:
Ajak Jaga Geopark Maros Pangkep, Sandiaga : Jangan Sampai Ramang-Ramang Dapat Kartu Kuning

&amp;ldquo;Dulu saya seorang profesional, kerja per bulan terima gaji, dapat fasilitas mobil, selangkah lagi jadi direktur utama tapi terjadi krisis (ekonomi) saya di PHK,&amp;rdquo; cerita Sandi Uno.
Saat itu, lanjut Sandi, dirinya hampir bangkrut sebab tabungan dan hartanya sudah habis.
&amp;ldquo;Saat itu nyaris berada di titik terendah di hidup saya,&amp;rdquo; lanjutnya.

BACA JUGA:
Sandiaga: Walaupun Tidak Jadi Cawapres, Saya Tetap Berjuang Menangkan Ganjar-Mahfud

Namun, dia tak menyerah. Jatuh bangun Sandi Uno mulai merintis usaha. &amp;ldquo;Akhirnya setelah 25 tahun, dari awalnya 3 orang karyawan, sekarang usaha saya bisa pekerjakan 30 ribu karyawan di seluruh Indonesia, Allah SWT mengubah dari karyawan jadi pengusaha,&amp;rdquo; sambungnya.
Kisah itu yang diharapkan Sandi Uno bisa memotivasi para santri, khususnya yang saat itu hadir di hadapannya. Santri memiliki peluang besar untuk mengembangkan usaha, seiring program andalan Kemenparekraf bertajuk santripreneur.&amp;ldquo;Inovasi, adaptasi dan dilengkapi dengan kolaborasi. Inovasi adalah landasan para santri, orientasinya menciptakan lapangan kerja bukan cari kerja,&amp;rdquo; sambungnya.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang Arnaz Agung Andrasmara menambahkan kisahnya mengenal Sandiaga Uno.
&amp;ldquo;Saya kenal beliau (Sandiaga Uno) sejak saya jadi Ketua HIPMI. Tidak ada yang berubah dari beliau, tetap low profile,&amp;rdquo; tambahnya.
Soal peluang wirausaha, sebut Arnaz, kolaborasi jadi solusi dari masalah yang terjadi khususnya pasca-Covid 19. &amp;ldquo;Menurut survei, setelah Covid, UMKM ini akan menjadi raja lagi (seperti tahun 1997-1998),&amp;rdquo; sambungnya.
Arnaz juga berpesan soal ide, digitalisati dan kolaborasi harus jalan untuk menjadi seorang pengusaha. &amp;ldquo;Nggak perlu dipikir terlalu susah, insfrastrukturnya memudahkan. Nggak usah pintar-pintar jadi ahli IT, tapi bagaimana menciptakan sebuah aplikasi pemasaran. Intinya bagaimana memudahkan untuk menjual dan bertemu dengan konsumen,&amp;rdquo; tandasnya. eka setiawan</content:encoded></item></channel></rss>
