<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Japfa Comfeed Turun 34,3% Jadi Rp937,2 Miliar di Kuartal III-2023</title><description>PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mengantongi laba bersih sebesar Rp937,25 miliar atau turun 34,37% di kuartal III 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/05/278/2914674/laba-japfa-comfeed-turun-34-3-jadi-rp937-2-miliar-di-kuartal-iii-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/05/278/2914674/laba-japfa-comfeed-turun-34-3-jadi-rp937-2-miliar-di-kuartal-iii-2023"/><item><title>Laba Japfa Comfeed Turun 34,3% Jadi Rp937,2 Miliar di Kuartal III-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/05/278/2914674/laba-japfa-comfeed-turun-34-3-jadi-rp937-2-miliar-di-kuartal-iii-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/05/278/2914674/laba-japfa-comfeed-turun-34-3-jadi-rp937-2-miliar-di-kuartal-iii-2023</guid><pubDate>Minggu 05 November 2023 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/05/278/2914674/laba-japfa-comfeed-turun-34-3-jadi-rp937-2-miliar-di-kuartal-iii-2023-7SqkpZSrwL.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Laba Japfa Comfeed turun. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/05/278/2914674/laba-japfa-comfeed-turun-34-3-jadi-rp937-2-miliar-di-kuartal-iii-2023-7SqkpZSrwL.JPG</image><title>Laba Japfa Comfeed turun. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mengantongi laba bersih sebesar Rp937,25 miliar atau turun 34,37% di kuartal III 2023 dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,42 triliun.

Meski demikian, penjualan bersih perseroan naik tipis 2,64% menjadi Rp37,76 triliun dari sebelumnya Rp36,79 triliun. Penjualan segmen peternakan komersial menjadi kontributor terbesar dengan menyumbang sebesar Rp15,68 triliun dari sebelumnya Rp14,25 triliun. Demikian dikutip dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (5/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ini Penyebab Masyarakat Bisa Masuk Daftar Hitam OJK

Kemudian, penjualan segmen pakan ternak tercatat sebesar Rp10,04 triliun. Lalu, segmen pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen berkontribusi sebesar Rp5,92 triliun. Di samping itu, penjualan produk budidaya perairan tercatat sebesar Rp3,40 triliun. Segmen perdagangan dan lain-lain menyumbang sebesar Rp1,79 triliun, sedangkan penjualan produk pembibitan unggas menyumbang sebesar Rp1,53 triliun.

Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan tercatat naik 3,90% dari Rp30,64 triliun menjadi Rp31,84 triliun. Selain itu, beban penjualan dan pemasaran naik 11,92% menjadi Rp1,53 triliun dari sebelumnya Rp1,36 triliun. Serta, beban umum dan administrasi naik menjadi Rp2,34 triliun dari sebelumnya sebesar Rp2,31 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Apa yang Terjadi jika Masuk Daftar Hitam OJK? Berikut Penjelasannya

Per September 2023, total nilai aset perseroan tercatat tumbuh sebesar 6,59% menjadi Rp34,84 triliun dari posisi akhir tahun 2022 yang sebesar Rp32,69 triliun. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp20,69 triliun dan ekuitas sebesar Rp14,14 triliun.

Momentum positif industri poultry yang dimulai pada kuartal II berlanjut ke kuartal III tahun ini. Namun, kinerja yang kuat pada kuartal II dan kuartal III ini disebut tidak mampu mengimbangi penurunan yang terjadi pada kuartal pertama tahun ini.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

OJK Tak Perpanjang Insentif Biaya Transaksi di Bursa Karbon

Analis Mirae Asset Sekuritas, Andreas Saragih mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan instruksi culling yang kelima, yang berlaku mulai Oktober hingga akhir November 2023.



Selain itu, pemerintah berencana untuk memperkenalkan program bantuan tunai bagi keluarga kurang mampu untuk mengurangi dampak cuaca El Ni&amp;ntilde;o dan memperpanjang program beras untuk keluarga kurang mampu hingga Desember 2023.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mengantongi laba bersih sebesar Rp937,25 miliar atau turun 34,37% di kuartal III 2023 dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,42 triliun.

Meski demikian, penjualan bersih perseroan naik tipis 2,64% menjadi Rp37,76 triliun dari sebelumnya Rp36,79 triliun. Penjualan segmen peternakan komersial menjadi kontributor terbesar dengan menyumbang sebesar Rp15,68 triliun dari sebelumnya Rp14,25 triliun. Demikian dikutip dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (5/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ini Penyebab Masyarakat Bisa Masuk Daftar Hitam OJK

Kemudian, penjualan segmen pakan ternak tercatat sebesar Rp10,04 triliun. Lalu, segmen pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen berkontribusi sebesar Rp5,92 triliun. Di samping itu, penjualan produk budidaya perairan tercatat sebesar Rp3,40 triliun. Segmen perdagangan dan lain-lain menyumbang sebesar Rp1,79 triliun, sedangkan penjualan produk pembibitan unggas menyumbang sebesar Rp1,53 triliun.

Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan tercatat naik 3,90% dari Rp30,64 triliun menjadi Rp31,84 triliun. Selain itu, beban penjualan dan pemasaran naik 11,92% menjadi Rp1,53 triliun dari sebelumnya Rp1,36 triliun. Serta, beban umum dan administrasi naik menjadi Rp2,34 triliun dari sebelumnya sebesar Rp2,31 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Apa yang Terjadi jika Masuk Daftar Hitam OJK? Berikut Penjelasannya

Per September 2023, total nilai aset perseroan tercatat tumbuh sebesar 6,59% menjadi Rp34,84 triliun dari posisi akhir tahun 2022 yang sebesar Rp32,69 triliun. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp20,69 triliun dan ekuitas sebesar Rp14,14 triliun.

Momentum positif industri poultry yang dimulai pada kuartal II berlanjut ke kuartal III tahun ini. Namun, kinerja yang kuat pada kuartal II dan kuartal III ini disebut tidak mampu mengimbangi penurunan yang terjadi pada kuartal pertama tahun ini.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

OJK Tak Perpanjang Insentif Biaya Transaksi di Bursa Karbon

Analis Mirae Asset Sekuritas, Andreas Saragih mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan instruksi culling yang kelima, yang berlaku mulai Oktober hingga akhir November 2023.



Selain itu, pemerintah berencana untuk memperkenalkan program bantuan tunai bagi keluarga kurang mampu untuk mengurangi dampak cuaca El Ni&amp;ntilde;o dan memperpanjang program beras untuk keluarga kurang mampu hingga Desember 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
