<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Turun Tajam, BEI Pantau Ketat Saham NATO dan CARE</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau dua saham yang masuk jajaran top losers sepekan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/278/2915032/turun-tajam-bei-pantau-ketat-saham-nato-dan-care</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/278/2915032/turun-tajam-bei-pantau-ketat-saham-nato-dan-care"/><item><title>Turun Tajam, BEI Pantau Ketat Saham NATO dan CARE</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/278/2915032/turun-tajam-bei-pantau-ketat-saham-nato-dan-care</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/278/2915032/turun-tajam-bei-pantau-ketat-saham-nato-dan-care</guid><pubDate>Senin 06 November 2023 08:32 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/06/278/2915032/turun-tajam-bei-pantau-ketat-saham-nato-dan-care-M8zVdWlOkL.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BEI pantau saham NATO dan CARE (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/06/278/2915032/turun-tajam-bei-pantau-ketat-saham-nato-dan-care-M8zVdWlOkL.jpeg</image><title>BEI pantau saham NATO dan CARE (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau dua saham yang masuk jajaran top losers sepekan. Dalam rangka perlindungan investor, saham PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) dan PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) masuk dalam radar pantauan akibat adanya penurunan harga saham yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).
&quot;Dengan ini kami menginformasikan adanya penurunan harga saham NATO dan CARE yang di luar kebiasaan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),&quot; tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Yulianto Aji Sadono dan P.H Kepala Divisi Pengaturan &amp;amp; Operasional Perdagangan Rendy Ridwansyah, Jumat (3/11/2023).

BACA JUGA:
Ada Pemilu 2024, BEI Optimistis Tak Pengaruhi Pasar Modal Syariah


Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.
Diketahui, NATO, emiten pengembang dan operator properti yang berlokasi di Seminyak, Bali ini sempat masuk top losers sepekan lalu, dengan penurunan 57,38%. Adapun, saham NATO bergerak melemah 24,64% pada penutupan perdagangan Jumat (3/11) di level 208.

BACA JUGA:
BEI Denda Rp225 Juta ke Bumiputera Sekuritas (ZR), Ini Alasannya


Informasi terakhir mengenai NATO adalah informasi tanggal 31 Oktober 2023 yang dipublikasikan melalui website BEI tentang penyampaian laporan keuangan interim yang tidak diaudit.
Sebagai informasi, sebelumnya bursa telah mengumumkan UMA atas perdagangan saham NATO pada 22 Juni 2023, 20 Maret 2023 dan 25 November 2022.
Untuk saham CARE, emiten grup yang bergerak di bidang pelayanan  kesehatan terpadu dan rumah sakit ini juga sempat masuk top losers  sepekan lalu, dengan penurunan 57,50%. Adapun, saham CARE pun bergerak  melemah 24,44% pada penutupan perdagangan Jumat (3/11) di level 204.
Informasi terakhir mengenai CARE adalah informasi tanggal 31 Oktober  2023 yang dipublikasikan melalui website BEI tentang penyampaian laporan  keuangan interim yang tidak diaudit.
Sebagai informasi, sebelumnya bursa telah mengumumkan UMA atas  perdagangan saham CARE pada 24 Agustus 2023, 9 Mei 2023 dan 19 Januari  2023.
&quot;Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham NATO  dan CARE tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang  mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,&quot; tulis direksi bursa.
Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban  Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja  Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali  rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut  belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai  kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan  pengambilan keputusan investasi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau dua saham yang masuk jajaran top losers sepekan. Dalam rangka perlindungan investor, saham PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) dan PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) masuk dalam radar pantauan akibat adanya penurunan harga saham yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).
&quot;Dengan ini kami menginformasikan adanya penurunan harga saham NATO dan CARE yang di luar kebiasaan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),&quot; tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Yulianto Aji Sadono dan P.H Kepala Divisi Pengaturan &amp;amp; Operasional Perdagangan Rendy Ridwansyah, Jumat (3/11/2023).

BACA JUGA:
Ada Pemilu 2024, BEI Optimistis Tak Pengaruhi Pasar Modal Syariah


Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.
Diketahui, NATO, emiten pengembang dan operator properti yang berlokasi di Seminyak, Bali ini sempat masuk top losers sepekan lalu, dengan penurunan 57,38%. Adapun, saham NATO bergerak melemah 24,64% pada penutupan perdagangan Jumat (3/11) di level 208.

BACA JUGA:
BEI Denda Rp225 Juta ke Bumiputera Sekuritas (ZR), Ini Alasannya


Informasi terakhir mengenai NATO adalah informasi tanggal 31 Oktober 2023 yang dipublikasikan melalui website BEI tentang penyampaian laporan keuangan interim yang tidak diaudit.
Sebagai informasi, sebelumnya bursa telah mengumumkan UMA atas perdagangan saham NATO pada 22 Juni 2023, 20 Maret 2023 dan 25 November 2022.
Untuk saham CARE, emiten grup yang bergerak di bidang pelayanan  kesehatan terpadu dan rumah sakit ini juga sempat masuk top losers  sepekan lalu, dengan penurunan 57,50%. Adapun, saham CARE pun bergerak  melemah 24,44% pada penutupan perdagangan Jumat (3/11) di level 204.
Informasi terakhir mengenai CARE adalah informasi tanggal 31 Oktober  2023 yang dipublikasikan melalui website BEI tentang penyampaian laporan  keuangan interim yang tidak diaudit.
Sebagai informasi, sebelumnya bursa telah mengumumkan UMA atas  perdagangan saham CARE pada 24 Agustus 2023, 9 Mei 2023 dan 19 Januari  2023.
&quot;Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham NATO  dan CARE tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang  mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,&quot; tulis direksi bursa.
Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban  Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja  Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali  rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut  belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai  kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan  pengambilan keputusan investasi.</content:encoded></item></channel></rss>
