<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPJS Ketenagakerjaan Bakal Tambah Portofolio Saham hingga 3 Tahun ke Depan</title><description>BPJS Ketenagakerjaan berencana menambah portofolio di pasar saham dalam kurun waktu 2-3 tahun mendatang</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/278/2915529/bpjs-ketenagakerjaan-bakal-tambah-portofolio-saham-hingga-3-tahun-ke-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/278/2915529/bpjs-ketenagakerjaan-bakal-tambah-portofolio-saham-hingga-3-tahun-ke-depan"/><item><title>BPJS Ketenagakerjaan Bakal Tambah Portofolio Saham hingga 3 Tahun ke Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/278/2915529/bpjs-ketenagakerjaan-bakal-tambah-portofolio-saham-hingga-3-tahun-ke-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/278/2915529/bpjs-ketenagakerjaan-bakal-tambah-portofolio-saham-hingga-3-tahun-ke-depan</guid><pubDate>Senin 06 November 2023 19:46 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/06/278/2915529/bpjs-ketenagakerjaan-bakal-tambah-portofolio-saham-hingga-3-tahun-ke-depan-x3WnafhpoV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan Edwin Ridwan. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/06/278/2915529/bpjs-ketenagakerjaan-bakal-tambah-portofolio-saham-hingga-3-tahun-ke-depan-x3WnafhpoV.jpg</image><title>Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan Edwin Ridwan. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan berencana menambah portofolio di pasar saham dalam kurun waktu 2-3 tahun mendatang. Hal ini karena pasar saham mulai kembali pulih pasca perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19 hingga konflik geopolitik yang hingga saat ini terjadi.
&quot;Kita melihat mulai positif dan kita akan meningkatkan alokasi portofolio saham ke depan dalam waktu dua-tiga tahun mendatang,&quot; ujar Direktur Invetasi BPJS Ketenagakerjaan Edwin Ridwan dalam acara Investment Outlook yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI), Senin (6/11/2023).

BACA JUGA:
Cara Pinjam Uang di BPJS Ketenagakerjaan

Sejak 2021 lalu, BPJS Ketenagakerjaan tidak lagi menambah portofolio investasi dana kelolaan peserta ke pasar saham. Hal itu dikarenakan pasar saham saat itu tidak menunjukkan kinerja yang positif saat adanya pelemahan ekonomi saat pandemi covid 19.
&quot;Pada tahun 2021 pasar saham tidak positif, jadi kita melihat 2-3 tahun setelah 2021 itu outlook saham tidak positif, itu terbukti, kalau kita lihat return saham di LQ45 bahkan minus, padahal kalau kita taro di obligasi negara yang 10 tahun, akumulasi return itu bisa 25% selama 2,5 tahun terakhir,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Groundbreaking Kantor BPJS Ketenagakerjaan di IKN, Jokowi: Masyarakat Tidak Perlu Ragu untuk Pindah

Sekedar informasi per September 2023 lalu, total dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Tp685 triliun. Sejak tahun 2021 lalu, BPJS Ketenagakerjaan tidak lagi menambah koleksi saham di pasar modal karena dinilai kurang menunjukan kinerja yang positif.Pada tahun 2021, dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan sekitar Rp500 triliun dengan komposisi investasi ke pasar saham 12-13% atau sekitar Rp65-70 triliun dana yang ada di pasar saham. Karena tidak menambah alokasi ke pasar saham sejak tahun 2021 lalu, maka dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan lebih banyak dilarikan ke instrumen investasi lain seperti obligasi, deposito, reksadana, properti dan lainnya.
&quot;Tapi saat ini kita mulai positif terhadap saham, tentu pada saat kita membeli membutuhkan likuiditas, kita tidak bisa membeli saat market itu naik, kalau kita beli saat naik kota istilahnya tidak dapat barang,&quot; Edwin.
&quot;Justru ketika market itu khawatir resesi, suku bunga, itu kemungkinan market akan mengalami sale off, pada saat itulah kita mulai mengumpulkan saham di bursa,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan berencana menambah portofolio di pasar saham dalam kurun waktu 2-3 tahun mendatang. Hal ini karena pasar saham mulai kembali pulih pasca perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19 hingga konflik geopolitik yang hingga saat ini terjadi.
&quot;Kita melihat mulai positif dan kita akan meningkatkan alokasi portofolio saham ke depan dalam waktu dua-tiga tahun mendatang,&quot; ujar Direktur Invetasi BPJS Ketenagakerjaan Edwin Ridwan dalam acara Investment Outlook yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI), Senin (6/11/2023).

BACA JUGA:
Cara Pinjam Uang di BPJS Ketenagakerjaan

Sejak 2021 lalu, BPJS Ketenagakerjaan tidak lagi menambah portofolio investasi dana kelolaan peserta ke pasar saham. Hal itu dikarenakan pasar saham saat itu tidak menunjukkan kinerja yang positif saat adanya pelemahan ekonomi saat pandemi covid 19.
&quot;Pada tahun 2021 pasar saham tidak positif, jadi kita melihat 2-3 tahun setelah 2021 itu outlook saham tidak positif, itu terbukti, kalau kita lihat return saham di LQ45 bahkan minus, padahal kalau kita taro di obligasi negara yang 10 tahun, akumulasi return itu bisa 25% selama 2,5 tahun terakhir,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Groundbreaking Kantor BPJS Ketenagakerjaan di IKN, Jokowi: Masyarakat Tidak Perlu Ragu untuk Pindah

Sekedar informasi per September 2023 lalu, total dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Tp685 triliun. Sejak tahun 2021 lalu, BPJS Ketenagakerjaan tidak lagi menambah koleksi saham di pasar modal karena dinilai kurang menunjukan kinerja yang positif.Pada tahun 2021, dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan sekitar Rp500 triliun dengan komposisi investasi ke pasar saham 12-13% atau sekitar Rp65-70 triliun dana yang ada di pasar saham. Karena tidak menambah alokasi ke pasar saham sejak tahun 2021 lalu, maka dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan lebih banyak dilarikan ke instrumen investasi lain seperti obligasi, deposito, reksadana, properti dan lainnya.
&quot;Tapi saat ini kita mulai positif terhadap saham, tentu pada saat kita membeli membutuhkan likuiditas, kita tidak bisa membeli saat market itu naik, kalau kita beli saat naik kota istilahnya tidak dapat barang,&quot; Edwin.
&quot;Justru ketika market itu khawatir resesi, suku bunga, itu kemungkinan market akan mengalami sale off, pada saat itulah kita mulai mengumpulkan saham di bursa,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
