<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Sampai 5%, Ini Alasan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Rendah di Kuartal III-2023</title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia 4,94% secara yoy pada kuartal III-2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/320/2915146/tak-sampai-5-ini-alasan-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-lebih-rendah-di-kuartal-iii-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/320/2915146/tak-sampai-5-ini-alasan-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-lebih-rendah-di-kuartal-iii-2023"/><item><title>Tak Sampai 5%, Ini Alasan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Rendah di Kuartal III-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/320/2915146/tak-sampai-5-ini-alasan-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-lebih-rendah-di-kuartal-iii-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/320/2915146/tak-sampai-5-ini-alasan-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-lebih-rendah-di-kuartal-iii-2023</guid><pubDate>Senin 06 November 2023 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/06/320/2915146/tak-sampai-5-ini-alasan-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-lebih-rendah-di-kuartal-iii-2023-SQxvWAD5g2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alasan pertumbuhan ekonomi Kuartal III-2023 tak sampai 5%. (Foto: BPS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/06/320/2915146/tak-sampai-5-ini-alasan-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-lebih-rendah-di-kuartal-iii-2023-SQxvWAD5g2.jpg</image><title>Alasan pertumbuhan ekonomi Kuartal III-2023 tak sampai 5%. (Foto: BPS)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMi80LzE2MzE1My81L3g4ajVldDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia 4,94% secara yoy pada kuartal III-2023.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan kalau angka ini turun dibanding kuartal II 2023 sebesar 5,17%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,94% pada Kuartal III-2023

&quot;Karena perlambatan ekonomi dunia, tapi beberapa negara ekonomi mitra dagang utama Indonesia tumbuh positif meskipun melambat,&quot; katanya dalam YouTube BPS, Senin (6/11/2023).

Sementara itu, ekonomi Indonesia berdasarkan besaran PDB atas dasar harga berlaku adalah sebesar Rp5.296 triliun dan atas harga konstan sebesar Rp3.124,9 triliun.

Untuk leading sectors ekonomi Indonesia seperti industri pengolahan 5,20%, pertanian 1,46%, perdagangan 5,08%, pertambangan 6,95%, dan konstruksi terus tumbuh.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diproyeksi Capai 5,09% di Kuartal III-2023

&quot;Tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah transportasi dan pergudangan dengan angka 14,74% yoy, jasa lainnya sebesar 11,14%, serta akomodasi dan makan minum sebesar 10,80%,&quot; sebut Amalia.
Di sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi antara lain didorong oleh peningkatan aktivitas produksi, mobilitas masyarakat, kunjungan wisatawan mancanegara.
Serta terselenggaranya beberapa acara nasional dan internasional hingga dimulainya kegiatan politik menjelang pemilu.
Adapun sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2023 akan berada di kisaran 5,10% secara yoy.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMi80LzE2MzE1My81L3g4ajVldDc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia 4,94% secara yoy pada kuartal III-2023.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan kalau angka ini turun dibanding kuartal II 2023 sebesar 5,17%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,94% pada Kuartal III-2023

&quot;Karena perlambatan ekonomi dunia, tapi beberapa negara ekonomi mitra dagang utama Indonesia tumbuh positif meskipun melambat,&quot; katanya dalam YouTube BPS, Senin (6/11/2023).

Sementara itu, ekonomi Indonesia berdasarkan besaran PDB atas dasar harga berlaku adalah sebesar Rp5.296 triliun dan atas harga konstan sebesar Rp3.124,9 triliun.

Untuk leading sectors ekonomi Indonesia seperti industri pengolahan 5,20%, pertanian 1,46%, perdagangan 5,08%, pertambangan 6,95%, dan konstruksi terus tumbuh.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diproyeksi Capai 5,09% di Kuartal III-2023

&quot;Tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah transportasi dan pergudangan dengan angka 14,74% yoy, jasa lainnya sebesar 11,14%, serta akomodasi dan makan minum sebesar 10,80%,&quot; sebut Amalia.
Di sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi antara lain didorong oleh peningkatan aktivitas produksi, mobilitas masyarakat, kunjungan wisatawan mancanegara.
Serta terselenggaranya beberapa acara nasional dan internasional hingga dimulainya kegiatan politik menjelang pemilu.
Adapun sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2023 akan berada di kisaran 5,10% secara yoy.</content:encoded></item></channel></rss>
