<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dunia Makin Tak Jelas tapi Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh 4,9%, Kok Bisa?</title><description>BPS) menyatakan di tengah ketidakpastian global dan meluasnya dampak El Nino, perekonomian Indonesia menunjukkan resiliensi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/320/2915166/dunia-makin-tak-jelas-tapi-ekonomi-indonesia-tetap-tumbuh-4-9-kok-bisa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/320/2915166/dunia-makin-tak-jelas-tapi-ekonomi-indonesia-tetap-tumbuh-4-9-kok-bisa"/><item><title>Dunia Makin Tak Jelas tapi Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh 4,9%, Kok Bisa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/320/2915166/dunia-makin-tak-jelas-tapi-ekonomi-indonesia-tetap-tumbuh-4-9-kok-bisa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/320/2915166/dunia-makin-tak-jelas-tapi-ekonomi-indonesia-tetap-tumbuh-4-9-kok-bisa</guid><pubDate>Senin 06 November 2023 12:13 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/06/320/2915166/dunia-makin-tak-jelas-tapi-ekonomi-indonesia-tetap-tumbuh-4-9-kok-bisa-20SEuU9H7H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi RI pada Kuartal III-2023 (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/06/320/2915166/dunia-makin-tak-jelas-tapi-ekonomi-indonesia-tetap-tumbuh-4-9-kok-bisa-20SEuU9H7H.jpg</image><title>Ekonomi RI pada Kuartal III-2023 (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMy80LzE3MjU5Ny81L3g4cDEyOHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan di tengah ketidakpastian global dan meluasnya dampak El Nino, perekonomian Indonesia menunjukkan resiliensi dengan pertumbuhan sebesar 4,94% di triwulan III-2023 secara tahunan atau year-on-year (yoy).
&quot;Dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi triwulan III-2023 terutama bersumber dari industri pengolahan, transportasi dan pergudangan, juga konstruksi,&quot; ucap Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (6/11/2023).

BACA JUGA:
Ekonomi Tumbuh Melambat, BPS: Trennya Seperti Itu

Industri pengolahan menjadi sorotan, dengan pertumbuhan sebesar 5,20%, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Sementara itu, dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2023 terutama bersumber dari konsumsi rumah tangga, pembentukan modal tetap bruto (PMTB).

BACA JUGA:
BPS: Industri Rokok Jadi Komoditas Penyumbang Terbesar Inflasi

&quot;Pertumbuhan PMTB sebesar 5,77%, lebih tinggi dibandingkan triwulan III-2022 sebesar 4,98%,&quot; ucap Amalia.Kemudian, secara spasial, pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi di wilayah pulau Sulawesi, wilayah Maluku, masing-masing sebesar 6,44% dan 9,25%. Pertumbuhan ekonomi pulau Sulawesi bersumber dari industri pengolahan, pertambangan dan penggalian, serta perdagangan.
&quot;Sedangkan pertumbuhan ekonomi pulau Maluku dan Papua bersumber dari pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, dan perdagangan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMy80LzE3MjU5Ny81L3g4cDEyOHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan di tengah ketidakpastian global dan meluasnya dampak El Nino, perekonomian Indonesia menunjukkan resiliensi dengan pertumbuhan sebesar 4,94% di triwulan III-2023 secara tahunan atau year-on-year (yoy).
&quot;Dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi triwulan III-2023 terutama bersumber dari industri pengolahan, transportasi dan pergudangan, juga konstruksi,&quot; ucap Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (6/11/2023).

BACA JUGA:
Ekonomi Tumbuh Melambat, BPS: Trennya Seperti Itu

Industri pengolahan menjadi sorotan, dengan pertumbuhan sebesar 5,20%, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Sementara itu, dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2023 terutama bersumber dari konsumsi rumah tangga, pembentukan modal tetap bruto (PMTB).

BACA JUGA:
BPS: Industri Rokok Jadi Komoditas Penyumbang Terbesar Inflasi

&quot;Pertumbuhan PMTB sebesar 5,77%, lebih tinggi dibandingkan triwulan III-2022 sebesar 4,98%,&quot; ucap Amalia.Kemudian, secara spasial, pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi di wilayah pulau Sulawesi, wilayah Maluku, masing-masing sebesar 6,44% dan 9,25%. Pertumbuhan ekonomi pulau Sulawesi bersumber dari industri pengolahan, pertambangan dan penggalian, serta perdagangan.
&quot;Sedangkan pertumbuhan ekonomi pulau Maluku dan Papua bersumber dari pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, dan perdagangan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
