<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arab dan Rusia Kompak Kurangi Pasokan, Harga Minyak Naik</title><description>Arab Saudi dan Rusia sepakat mengurangi produksi minyak hingga akhir tahun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/320/2915214/arab-dan-rusia-kompak-kurangi-pasokan-harga-minyak-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/320/2915214/arab-dan-rusia-kompak-kurangi-pasokan-harga-minyak-naik"/><item><title>Arab dan Rusia Kompak Kurangi Pasokan, Harga Minyak Naik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/320/2915214/arab-dan-rusia-kompak-kurangi-pasokan-harga-minyak-naik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/320/2915214/arab-dan-rusia-kompak-kurangi-pasokan-harga-minyak-naik</guid><pubDate>Senin 06 November 2023 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Asla Lupanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/06/320/2915214/arab-dan-rusia-kompak-kurangi-pasokan-harga-minyak-naik-Rl54qwT0XG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">harga minyak dunia naik (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/06/320/2915214/arab-dan-rusia-kompak-kurangi-pasokan-harga-minyak-naik-Rl54qwT0XG.jpg</image><title>harga minyak dunia naik (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMi8xLzE3MzEzMS81L3g4cGFjdXo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Arab Saudi dan Rusia sepakat mengurangi produksi minyak mentah hingga akhir tahun. Pemangkasan produksi ini menyebabkan harga minyak dunia naik tipis.

BACA JUGA:
Kejar Target, SKK Migas Dorong Sele Raya Belida Naikkan Produksi Minyak


Melansir Bloomberg, Senin (6/11/2023), harga minyak mentah berjangka Brent berada di atas USD85 per barel setelah merosot minggu lalu di angka 6%. Arab Saudi mengonfirmasi akan mengurangi pasokan 1 juta barel per hari (bph) di mana pada Desember mendatang hanya memproduksi 9 juta bph.

BACA JUGA:
4 Fakta Produksi Minyak RI Turun, Ini Kata Menteri ESDM


Pengumuman kelompok besar OPEC+ ini didorong karena memudarnya premi perang Israel dengan Hamas dan kekhawatiran penurunan permintaan global karena konflik yang terjadi di Timur Tengah.
Selain Arab Saudi, Rusia juga mengumumkan akan terus mengurangi  pasokan tambahan sebesar 300 ribu bph termasuk minyak mentah dan produk  minyak bumi hingga akhir Desember.
Kedua negara ini akan terus meninjau setiap bulan mengenai keputusan  pemotongan pasokan untuk mempertimbangkan mengenai peningkatan produksi  atau memperbanyak pemotongan. Hal tersebut tergantung pada kondisi  pasar, berdasarkan SPA dan Novak yang dilansir dari Reuters.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMi8xLzE3MzEzMS81L3g4cGFjdXo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Arab Saudi dan Rusia sepakat mengurangi produksi minyak mentah hingga akhir tahun. Pemangkasan produksi ini menyebabkan harga minyak dunia naik tipis.

BACA JUGA:
Kejar Target, SKK Migas Dorong Sele Raya Belida Naikkan Produksi Minyak


Melansir Bloomberg, Senin (6/11/2023), harga minyak mentah berjangka Brent berada di atas USD85 per barel setelah merosot minggu lalu di angka 6%. Arab Saudi mengonfirmasi akan mengurangi pasokan 1 juta barel per hari (bph) di mana pada Desember mendatang hanya memproduksi 9 juta bph.

BACA JUGA:
4 Fakta Produksi Minyak RI Turun, Ini Kata Menteri ESDM


Pengumuman kelompok besar OPEC+ ini didorong karena memudarnya premi perang Israel dengan Hamas dan kekhawatiran penurunan permintaan global karena konflik yang terjadi di Timur Tengah.
Selain Arab Saudi, Rusia juga mengumumkan akan terus mengurangi  pasokan tambahan sebesar 300 ribu bph termasuk minyak mentah dan produk  minyak bumi hingga akhir Desember.
Kedua negara ini akan terus meninjau setiap bulan mengenai keputusan  pemotongan pasokan untuk mempertimbangkan mengenai peningkatan produksi  atau memperbanyak pemotongan. Hal tersebut tergantung pada kondisi  pasar, berdasarkan SPA dan Novak yang dilansir dari Reuters.</content:encoded></item></channel></rss>
