<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Holding Ultra Mikro Jadi Sumber Pertumbuhan Baru BRI</title><description>Holding Ultra Mikro (UMi) yang menjadi sumber pertumbuhan baru BRI setelah 2 tahun terbentuk.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/455/2915079/holding-ultra-mikro-jadi-sumber-pertumbuhan-baru-bri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/455/2915079/holding-ultra-mikro-jadi-sumber-pertumbuhan-baru-bri"/><item><title>Holding Ultra Mikro Jadi Sumber Pertumbuhan Baru BRI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/455/2915079/holding-ultra-mikro-jadi-sumber-pertumbuhan-baru-bri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/06/455/2915079/holding-ultra-mikro-jadi-sumber-pertumbuhan-baru-bri</guid><pubDate>Senin 06 November 2023 10:06 WIB</pubDate><dc:creator>Fadillah Rafli Anwari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/06/455/2915079/holding-ultra-mikro-jadi-sumber-pertumbuhan-baru-bri-iQO2Z83Ilg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Upaya BRI berdayakan UMKM di Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/06/455/2915079/holding-ultra-mikro-jadi-sumber-pertumbuhan-baru-bri-iQO2Z83Ilg.jpg</image><title>Upaya BRI berdayakan UMKM di Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMy8yMC8xNzI2MTIvNS94OHAxNTV4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Holding Ultra Mikro (UMi) yang menjadi sumber pertumbuhan baru BRI setelah 2 tahun terbentuk. Tercatat hingga September 2023 Holding UMi telah berhasil mengintegrasikan lebih dari 37,3 juta nasabah peminjam, atau tumbuh sekitar 17,3% yoy dengan outstanding kredit dan pembiayaan mencapai Rp614,9 triliun, atau tumbuh 9,5% secara yoy.
BRI juga terus melakukan pemberdayaan dan pendampingan berupa pembiayaan hingga pelatihan terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Adapun salah satu program pemberdayaan yang terus bertumbuh dan menebarkan manfaat kepada UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia adalah &amp;ldquo;Klasterkuhidupku&amp;rdquo;.

BACA JUGA:
UMKM Makin Tangguh, Pendampingan BRI Sentuh 19.533 Klaster Usaha


Sejak awal dicanangkan, program ini telah terbukti menjadi wadah yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan hingga memperluas bisnisnya. Tak ayal, hingga 31 Oktober 2023, program ini sudah memberdayakan sebanyak 19.533 klaster usaha di seluruh Indonesia. Apabila dibandingkan dengan Triwulan II 2023, jumlah klaster yang diberdayakan tersebut telah bertambah 2.115 pelaku usaha.

BACA JUGA:
Cara BRI Bikin UMKM RI Go Global


Terkait dengan hal tersebut, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menegaskan bahwa program &amp;ldquo;Klasterkuhidupku&amp;rdquo; menjadi upaya BRI untuk mencapai tujuan UMKM naik kelas. Hingga nantinya, UMKM yang tumbuh dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha di daerah lain.
&amp;ldquo;Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya dengan memberikan modal usaha, tetapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya, sehingga UMKM dapat tumbuh dan semakin Tangguh,&amp;rdquo; ucapnya.
Kini, dari jumlah keseluruhan yang diberdayakan, sebanyak 83,1% usaha  berasal dari segmen produksi dan 16,9% dari segmen non-produksi. Adapun  persentase pemberdayaan klaster berdasarkan bidang usahanya mayoritas  dinikmati sektor pertanian sebanyak 47%. Disusul sektor Industri  (30,8%), Perdagangan (9,9%), Perikanan (5,4%), jasa (2,5%), Pariwisata  (0,8%), dan Lainnya (3,6%).
Sementara dari total klaster tersebut terdapat 244.366 anggota  klaster sebagai pekerja produktif, yang mana 81,4% atau sebanyak 198.950  anggota telah memiliki rekening BRI. Klaster-klaster tersebut  setidaknya telah mendapatkan 1.412 pelatihan dan literasi, serta 471  bantuan sarana prasarana produksi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMy8yMC8xNzI2MTIvNS94OHAxNTV4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Holding Ultra Mikro (UMi) yang menjadi sumber pertumbuhan baru BRI setelah 2 tahun terbentuk. Tercatat hingga September 2023 Holding UMi telah berhasil mengintegrasikan lebih dari 37,3 juta nasabah peminjam, atau tumbuh sekitar 17,3% yoy dengan outstanding kredit dan pembiayaan mencapai Rp614,9 triliun, atau tumbuh 9,5% secara yoy.
BRI juga terus melakukan pemberdayaan dan pendampingan berupa pembiayaan hingga pelatihan terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Adapun salah satu program pemberdayaan yang terus bertumbuh dan menebarkan manfaat kepada UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia adalah &amp;ldquo;Klasterkuhidupku&amp;rdquo;.

BACA JUGA:
UMKM Makin Tangguh, Pendampingan BRI Sentuh 19.533 Klaster Usaha


Sejak awal dicanangkan, program ini telah terbukti menjadi wadah yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan hingga memperluas bisnisnya. Tak ayal, hingga 31 Oktober 2023, program ini sudah memberdayakan sebanyak 19.533 klaster usaha di seluruh Indonesia. Apabila dibandingkan dengan Triwulan II 2023, jumlah klaster yang diberdayakan tersebut telah bertambah 2.115 pelaku usaha.

BACA JUGA:
Cara BRI Bikin UMKM RI Go Global


Terkait dengan hal tersebut, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menegaskan bahwa program &amp;ldquo;Klasterkuhidupku&amp;rdquo; menjadi upaya BRI untuk mencapai tujuan UMKM naik kelas. Hingga nantinya, UMKM yang tumbuh dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha di daerah lain.
&amp;ldquo;Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya dengan memberikan modal usaha, tetapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya, sehingga UMKM dapat tumbuh dan semakin Tangguh,&amp;rdquo; ucapnya.
Kini, dari jumlah keseluruhan yang diberdayakan, sebanyak 83,1% usaha  berasal dari segmen produksi dan 16,9% dari segmen non-produksi. Adapun  persentase pemberdayaan klaster berdasarkan bidang usahanya mayoritas  dinikmati sektor pertanian sebanyak 47%. Disusul sektor Industri  (30,8%), Perdagangan (9,9%), Perikanan (5,4%), jasa (2,5%), Pariwisata  (0,8%), dan Lainnya (3,6%).
Sementara dari total klaster tersebut terdapat 244.366 anggota  klaster sebagai pekerja produktif, yang mana 81,4% atau sebanyak 198.950  anggota telah memiliki rekening BRI. Klaster-klaster tersebut  setidaknya telah mendapatkan 1.412 pelatihan dan literasi, serta 471  bantuan sarana prasarana produksi.</content:encoded></item></channel></rss>
