<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jeda Makan Siang, IHSG Sesi I Melemah ke Level 6.835</title><description>IHSG ditutup turun 0,62% atau 42,95 poin ke level 6.835 pada perdagangan sesi pertama Selasa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/07/278/2915851/jeda-makan-siang-ihsg-sesi-i-melemah-ke-level-6-835</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/07/278/2915851/jeda-makan-siang-ihsg-sesi-i-melemah-ke-level-6-835"/><item><title>Jeda Makan Siang, IHSG Sesi I Melemah ke Level 6.835</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/07/278/2915851/jeda-makan-siang-ihsg-sesi-i-melemah-ke-level-6-835</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/07/278/2915851/jeda-makan-siang-ihsg-sesi-i-melemah-ke-level-6-835</guid><pubDate>Selasa 07 November 2023 12:25 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/07/278/2915851/jeda-makan-siang-ihsg-sesi-i-melemah-ke-level-6-835-NF9QbGMC34.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG sesi I hari ini. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/07/278/2915851/jeda-makan-siang-ihsg-sesi-i-melemah-ke-level-6-835-NF9QbGMC34.jpg</image><title>IHSG sesi I hari ini. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,62% atau 42,95 poin ke level 6.835 pada perdagangan sesi pertama Selasa (7/11/2023). Sepanjang perdagangan sesi pertama, indeks menyentuh angka tertingginya di level 6.887.
Siang ini, total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 15,08 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp25,52 triliun, dan ditransaksikan sebanyak 631.823 kali. Adapun, sebanyak 311 saham harganya terkoreksi, 190 saham harganya naik dan 236 saham lain harganya stagnan.

BACA JUGA:
Naik Tajam, BEI Gembok Saham Petrindo Jaya Kreasi (CUAN)

Hampir seluruh sektor mengalami penurunan pada siang ini, hanya sektor properti yang menguat dengan kenaikan 0,18% dan sektor infrastruktur parkir di zona hijau. Selebihnya, seluruh sektor terkoreksi dengan sektor siklikal turun 1,38%.
Kemudian, sektor energi turun 0,95%, sektor transportasi turun 0,79%, sektor teknologi turun 0,72%, sektor keuangan turun 0,63%, sektor industri turun 0,59%, sektor bahan baku turun 0,57%, sektor kesehatan turun 0,51%, serta sektor non siklikal turun 0,14%.

BACA JUGA:
170 Saham Menguat, IHSG Naik Tipis ke Level 6.879

Adapun, indeks LQ45 turun 0,87% ke level 911, indeks IDX30 turun 0,87% ke level 471, indeks JII turun 1,19% ke level 521, serta indeks MNC36 turun 0,82% ke level 350.Adapun, tiga saham yang menempati posisi top gainers yaitu PT Pulau Subur Tbk (PTPS) naik 17,09% ke Rp137, PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) naik 15,00% ke Rp115 dan PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) naik 10,00% ke Rp66.
Sedangkan, tiga saham yang menempati posisi top losers yaitu PT Aman Agrindo Tbk (GULA) turun 24,85% ke Rp496, PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) turun 12,74% ke Rp137, dan PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) turun 9,85% ke Rp119.
Lalu, tiga saham yang teraktif diperdagangkan hingga sesi pertama ini antara lain, PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,62% atau 42,95 poin ke level 6.835 pada perdagangan sesi pertama Selasa (7/11/2023). Sepanjang perdagangan sesi pertama, indeks menyentuh angka tertingginya di level 6.887.
Siang ini, total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 15,08 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp25,52 triliun, dan ditransaksikan sebanyak 631.823 kali. Adapun, sebanyak 311 saham harganya terkoreksi, 190 saham harganya naik dan 236 saham lain harganya stagnan.

BACA JUGA:
Naik Tajam, BEI Gembok Saham Petrindo Jaya Kreasi (CUAN)

Hampir seluruh sektor mengalami penurunan pada siang ini, hanya sektor properti yang menguat dengan kenaikan 0,18% dan sektor infrastruktur parkir di zona hijau. Selebihnya, seluruh sektor terkoreksi dengan sektor siklikal turun 1,38%.
Kemudian, sektor energi turun 0,95%, sektor transportasi turun 0,79%, sektor teknologi turun 0,72%, sektor keuangan turun 0,63%, sektor industri turun 0,59%, sektor bahan baku turun 0,57%, sektor kesehatan turun 0,51%, serta sektor non siklikal turun 0,14%.

BACA JUGA:
170 Saham Menguat, IHSG Naik Tipis ke Level 6.879

Adapun, indeks LQ45 turun 0,87% ke level 911, indeks IDX30 turun 0,87% ke level 471, indeks JII turun 1,19% ke level 521, serta indeks MNC36 turun 0,82% ke level 350.Adapun, tiga saham yang menempati posisi top gainers yaitu PT Pulau Subur Tbk (PTPS) naik 17,09% ke Rp137, PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) naik 15,00% ke Rp115 dan PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) naik 10,00% ke Rp66.
Sedangkan, tiga saham yang menempati posisi top losers yaitu PT Aman Agrindo Tbk (GULA) turun 24,85% ke Rp496, PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) turun 12,74% ke Rp137, dan PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) turun 9,85% ke Rp119.
Lalu, tiga saham yang teraktif diperdagangkan hingga sesi pertama ini antara lain, PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET).</content:encoded></item></channel></rss>
