<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos Google Angkat Bicara soal YouTube Dikabarkan Jadi E-Commerce di RI</title><description>YouTube dikabarkan bakal membuka e-commerce di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/07/320/2916115/bos-google-angkat-bicara-soal-youtube-dikabarkan-jadi-e-commerce-di-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/07/320/2916115/bos-google-angkat-bicara-soal-youtube-dikabarkan-jadi-e-commerce-di-ri"/><item><title>Bos Google Angkat Bicara soal YouTube Dikabarkan Jadi E-Commerce di RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/07/320/2916115/bos-google-angkat-bicara-soal-youtube-dikabarkan-jadi-e-commerce-di-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/07/320/2916115/bos-google-angkat-bicara-soal-youtube-dikabarkan-jadi-e-commerce-di-ri</guid><pubDate>Selasa 07 November 2023 17:10 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/07/320/2916115/bos-google-angkat-bicara-soal-youtube-dikabarkan-jadi-e-commerce-di-ri-ojEacCD6Er.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Google Indonesia buka suara soal YouTube bakal bikin e-commerce. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/07/320/2916115/bos-google-angkat-bicara-soal-youtube-dikabarkan-jadi-e-commerce-di-ri-ojEacCD6Er.JPG</image><title>Google Indonesia buka suara soal YouTube bakal bikin e-commerce. (Foto: MPI)</title></images><description>
JAKARTA - YouTube dikabarkan bakal membuka e-commerce di Indonesia setelah diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 tahun 2023 yang melarang platform sosial media melakukan transaksi perdagangan.
Menanggapi hal tersebut Google Indonesia mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan untuk membuka e-commerce di Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

YouTube Uji Fitur AI untuk Ringkas Komentar dan Alat Percakapan

&quot;Untuk sekarang YouTube belum ada rencana untuk menambahkan fitur-fitur shopping,&quot; kata Managing Director, Google Indonesia Randy Jusuf kepada awak media di Google Indonesia Office, Jakarta Selatan, Selasa (7/11/2023).
Randy mengungkapkan, pihaknya masih melakukan analisis terhadap aturan anyar yang baru diterbitkan Menteri Perdagangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Youtube Serius Perangi Pengguna Ad Blocker&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Karena (aturan) dari Kemendag itu kan baru akhir Oktober. Jadi masih cukup baru,&quot; ujarnya.&quot;Jujur saja kami masih menganalisa (aturan) Kemendag-nya itu detailnya dan sebaginya, jadi masih fase menganalisa,&quot; sambungnya.
Sebelumnya, dilansir dari Reuters disampaikan bahwa YouTube sedang mempertimbangkan untuk mengajukan perizinan sebagai e-commerce menyusul Meta dan TikTok.
Sebagai informasi, YouTube Shop sudah diperkenalkan di berbagai negara salah satunya di Amerika Serikat. Dengan adanya fitur shopping, konten kreator bisa menawarkan produk di platform tersebut.</description><content:encoded>
JAKARTA - YouTube dikabarkan bakal membuka e-commerce di Indonesia setelah diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 tahun 2023 yang melarang platform sosial media melakukan transaksi perdagangan.
Menanggapi hal tersebut Google Indonesia mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan untuk membuka e-commerce di Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

YouTube Uji Fitur AI untuk Ringkas Komentar dan Alat Percakapan

&quot;Untuk sekarang YouTube belum ada rencana untuk menambahkan fitur-fitur shopping,&quot; kata Managing Director, Google Indonesia Randy Jusuf kepada awak media di Google Indonesia Office, Jakarta Selatan, Selasa (7/11/2023).
Randy mengungkapkan, pihaknya masih melakukan analisis terhadap aturan anyar yang baru diterbitkan Menteri Perdagangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Youtube Serius Perangi Pengguna Ad Blocker&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Karena (aturan) dari Kemendag itu kan baru akhir Oktober. Jadi masih cukup baru,&quot; ujarnya.&quot;Jujur saja kami masih menganalisa (aturan) Kemendag-nya itu detailnya dan sebaginya, jadi masih fase menganalisa,&quot; sambungnya.
Sebelumnya, dilansir dari Reuters disampaikan bahwa YouTube sedang mempertimbangkan untuk mengajukan perizinan sebagai e-commerce menyusul Meta dan TikTok.
Sebagai informasi, YouTube Shop sudah diperkenalkan di berbagai negara salah satunya di Amerika Serikat. Dengan adanya fitur shopping, konten kreator bisa menawarkan produk di platform tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
