<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cadangan Nikel RI Sekarat, Ini Kata ESDM</title><description>ESDM membantah isu mengenai cadangan nikel di Indonesia yang semakin menipis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/320/2916179/cadangan-nikel-ri-sekarat-ini-kata-esdm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/320/2916179/cadangan-nikel-ri-sekarat-ini-kata-esdm"/><item><title>Cadangan Nikel RI Sekarat, Ini Kata ESDM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/320/2916179/cadangan-nikel-ri-sekarat-ini-kata-esdm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/320/2916179/cadangan-nikel-ri-sekarat-ini-kata-esdm</guid><pubDate>Rabu 08 November 2023 08:04 WIB</pubDate><dc:creator>Arfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/07/320/2916179/cadangan-nikel-ri-sekarat-ini-kata-esdm-ZMSv37zKfN.png" expression="full" type="image/jpeg">Cadangan Nikel RI (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/07/320/2916179/cadangan-nikel-ri-sekarat-ini-kata-esdm-ZMSv37zKfN.png</image><title>Cadangan Nikel RI (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNi8xLzE3MzI3OS81L3g4cGRxYmU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -  Kementerian ESDM membantah isu mengenai cadangan nikel di Indonesia yang semakin menipis. Serta, menegaskan bahwa cadangan nikel masih melimpah.
Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Ing Tri Winarno menjelaskan, bahwa hingga kini cadangan nikel Indonesia masih berada di angka 5 miliar ton.

BACA JUGA:
Benarkah Cadangan Nikel RI Sekarat? Ini Penjelasan ESDM

Winarno menambahkan, bahwa total 5 miliar ton tersebut terbagi menjadi dua, yaitu nikel kadar tinggi (saprolit) sebanyak 3,5 miliar ton dan nikel kadar rendah (limonit) sebanyak 1,5 miliar ton.
Kementerian ESDM melakukan mekanisme lelang wilayah untuk menambah cadangan nikel. Serta, pihaknya akan memberikan penawaran kepada lembaga riset untuk melakukan penelitian eksplorasi terkait cadangan nikel.

BACA JUGA:
Menteri ESDM: Seluruh Negara Kompak Lawan Perubahan Iklim&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sementara itu, Winarno memperkirakan kemungkinan penemuan baru cadangan nikel berada di sekitar Pulau Sulawesi. Namun, hingga kini belum ada rencana penemuan cadangan nikel yang baru.Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif juga telah mengungkapkan bahwa cadangan nikel Indonesia saat ini sebesar 5,3 miliar ton dan potensinya mencapai 17 miliar ton.
Arifin menambahkan, bahwa dengan kapasitas produksi yang sekarang maka umur cadangan nikel Indonesia 15 tahun.
Baca selengkapnya: Benarkah Cadangan Nikel RI Sekarat? Ini Penjelasan ESDM</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNi8xLzE3MzI3OS81L3g4cGRxYmU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -  Kementerian ESDM membantah isu mengenai cadangan nikel di Indonesia yang semakin menipis. Serta, menegaskan bahwa cadangan nikel masih melimpah.
Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Ing Tri Winarno menjelaskan, bahwa hingga kini cadangan nikel Indonesia masih berada di angka 5 miliar ton.

BACA JUGA:
Benarkah Cadangan Nikel RI Sekarat? Ini Penjelasan ESDM

Winarno menambahkan, bahwa total 5 miliar ton tersebut terbagi menjadi dua, yaitu nikel kadar tinggi (saprolit) sebanyak 3,5 miliar ton dan nikel kadar rendah (limonit) sebanyak 1,5 miliar ton.
Kementerian ESDM melakukan mekanisme lelang wilayah untuk menambah cadangan nikel. Serta, pihaknya akan memberikan penawaran kepada lembaga riset untuk melakukan penelitian eksplorasi terkait cadangan nikel.

BACA JUGA:
Menteri ESDM: Seluruh Negara Kompak Lawan Perubahan Iklim&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sementara itu, Winarno memperkirakan kemungkinan penemuan baru cadangan nikel berada di sekitar Pulau Sulawesi. Namun, hingga kini belum ada rencana penemuan cadangan nikel yang baru.Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif juga telah mengungkapkan bahwa cadangan nikel Indonesia saat ini sebesar 5,3 miliar ton dan potensinya mencapai 17 miliar ton.
Arifin menambahkan, bahwa dengan kapasitas produksi yang sekarang maka umur cadangan nikel Indonesia 15 tahun.
Baca selengkapnya: Benarkah Cadangan Nikel RI Sekarat? Ini Penjelasan ESDM</content:encoded></item></channel></rss>
