<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak PNS Terserang Mental Health, Ternyata Ini Penyebabnya</title><description>Mohammad Averrouce menyatakan besarnya tekanan dalam pekerjaan dan rutinitas yang dikerjakan dapat berdampak pada kesehatan seseorang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/320/2916482/banyak-pns-terserang-mental-health-ternyata-ini-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/320/2916482/banyak-pns-terserang-mental-health-ternyata-ini-penyebabnya"/><item><title>Banyak PNS Terserang Mental Health, Ternyata Ini Penyebabnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/320/2916482/banyak-pns-terserang-mental-health-ternyata-ini-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/320/2916482/banyak-pns-terserang-mental-health-ternyata-ini-penyebabnya</guid><pubDate>Rabu 08 November 2023 11:22 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/08/320/2916482/banyak-pns-terserang-mental-health-ternyata-ini-penyebabnya-AZClcuRHes.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banyak PNS Kena Mental Health. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/08/320/2916482/banyak-pns-terserang-mental-health-ternyata-ini-penyebabnya-AZClcuRHes.jpg</image><title>Banyak PNS Kena Mental Health. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wOC8xLzE3MzM2NC81L3g4cGcxdGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mohammad Averrouce menyatakan besarnya tekanan dalam pekerjaan dan rutinitas yang dikerjakan dapat berdampak pada kesehatan seseorang. Hal itu tak hanya memengaruhi kesehatan jasmani tapi juga kesehatan mental.
Pada Agustus 2023, Kementerian PANRB melaksanakan survei kesehatan mental kepada seluruh pegawai. Dari hasil tersebut, isu kesehatan mental yang cukup banyak dialami oleh pegawai Kementerian PANRB adalah jenuh dengan pekerjaan.

BACA JUGA:
Dimulai Besok, Ini Titik Lokasi Tes SKD CPNS 2023

Menurut dia, upaya untuk mengurangi kejenuhan pada pekerjaan dapat dilakukan dengan menggunakan teknis mindfulness. &amp;ldquo;Sehingga pegawai tetap menunjukkan semangat dan motivasi bekerja yang tinggi,&amp;rdquo; ujar Averrouce dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (8/11/2023).
Penerapan teknik mindfulness dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan kerja dapat membantu pegawai dalam menghadapi burnout, rasa jenuh, dan tekanan kerja yang tinggi. &amp;ldquo;Selain itu juga dapat mewujudkan kesehatan mental yang baik,&amp;rdquo; sambungnya.

BACA JUGA:
SKD CPNS 2023 Digelar Besok, Pelamar Wajib Tahu Jumlah Soal hingga Passing Grade

Psychologist Associate Riliv Graheta Rara Purwasono menambahkan beberapa hal yang menyebabkan kesehatan jasmani dan mental seseorang terganggu. Salah satunya adalah burnout, dimana kondisi seseorang merasa lelah berkepanjangan karena stres kerja yang berat.&quot;Dalam teorinya burnout itu keadaan lelah emosional, fisik, dan mental. Orang mengalami stres berulang dan berkepanjangan. Kalau stresnya kronis, panjang, jadi burnout,&quot; tambahnya.
Rara menjelaskan bahwa dengan mindfulness dapat lebih mudah menyadari yang dibutuhkan oleh tubuh dan pikiran. &quot;Dengan mindfulness, Anda bisa terhindar dari toxic productivity. Terapkan dengan meditasi, duduk diam, pejamkan mata dan jernihkan pikiran,&quot; pungkasnya.
Sementara itu, Ahli Gizi Rita Ramayulis menyampaikan tips meningkatkan produktivitas kerja dipengaruhi oleh gaya hidup. Gaya hidup yang sehat paling mempengaruhi produktivitas dan mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik.
&amp;ldquo;Harus dengan diimbangi konsep produktif dan bugar dimana kalau tubuh bugar kita bisa melakukan pekerjaan secara efisiensi dan efektif, serta mampu menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dengan waktu yang lebih sedikit,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wOC8xLzE3MzM2NC81L3g4cGcxdGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mohammad Averrouce menyatakan besarnya tekanan dalam pekerjaan dan rutinitas yang dikerjakan dapat berdampak pada kesehatan seseorang. Hal itu tak hanya memengaruhi kesehatan jasmani tapi juga kesehatan mental.
Pada Agustus 2023, Kementerian PANRB melaksanakan survei kesehatan mental kepada seluruh pegawai. Dari hasil tersebut, isu kesehatan mental yang cukup banyak dialami oleh pegawai Kementerian PANRB adalah jenuh dengan pekerjaan.

BACA JUGA:
Dimulai Besok, Ini Titik Lokasi Tes SKD CPNS 2023

Menurut dia, upaya untuk mengurangi kejenuhan pada pekerjaan dapat dilakukan dengan menggunakan teknis mindfulness. &amp;ldquo;Sehingga pegawai tetap menunjukkan semangat dan motivasi bekerja yang tinggi,&amp;rdquo; ujar Averrouce dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (8/11/2023).
Penerapan teknik mindfulness dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan kerja dapat membantu pegawai dalam menghadapi burnout, rasa jenuh, dan tekanan kerja yang tinggi. &amp;ldquo;Selain itu juga dapat mewujudkan kesehatan mental yang baik,&amp;rdquo; sambungnya.

BACA JUGA:
SKD CPNS 2023 Digelar Besok, Pelamar Wajib Tahu Jumlah Soal hingga Passing Grade

Psychologist Associate Riliv Graheta Rara Purwasono menambahkan beberapa hal yang menyebabkan kesehatan jasmani dan mental seseorang terganggu. Salah satunya adalah burnout, dimana kondisi seseorang merasa lelah berkepanjangan karena stres kerja yang berat.&quot;Dalam teorinya burnout itu keadaan lelah emosional, fisik, dan mental. Orang mengalami stres berulang dan berkepanjangan. Kalau stresnya kronis, panjang, jadi burnout,&quot; tambahnya.
Rara menjelaskan bahwa dengan mindfulness dapat lebih mudah menyadari yang dibutuhkan oleh tubuh dan pikiran. &quot;Dengan mindfulness, Anda bisa terhindar dari toxic productivity. Terapkan dengan meditasi, duduk diam, pejamkan mata dan jernihkan pikiran,&quot; pungkasnya.
Sementara itu, Ahli Gizi Rita Ramayulis menyampaikan tips meningkatkan produktivitas kerja dipengaruhi oleh gaya hidup. Gaya hidup yang sehat paling mempengaruhi produktivitas dan mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik.
&amp;ldquo;Harus dengan diimbangi konsep produktif dan bugar dimana kalau tubuh bugar kita bisa melakukan pekerjaan secara efisiensi dan efektif, serta mampu menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dengan waktu yang lebih sedikit,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
