<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar Proyek Jalan Tol Trans Sumatera yang Tak Dilanjutkan</title><description>Daftar proyek Jalan Tol Trans Sumatera yang tidak dilanjutkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/320/2916929/daftar-proyek-jalan-tol-trans-sumatera-yang-tak-dilanjutkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/320/2916929/daftar-proyek-jalan-tol-trans-sumatera-yang-tak-dilanjutkan"/><item><title>Daftar Proyek Jalan Tol Trans Sumatera yang Tak Dilanjutkan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/320/2916929/daftar-proyek-jalan-tol-trans-sumatera-yang-tak-dilanjutkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/320/2916929/daftar-proyek-jalan-tol-trans-sumatera-yang-tak-dilanjutkan</guid><pubDate>Rabu 08 November 2023 20:55 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/08/320/2916929/daftar-proyek-jalan-tol-trans-sumatera-yang-tak-dilanjutkan-2b2AsHnr2c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proyek tol trans sumatera yang tidak dilanjutkan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/08/320/2916929/daftar-proyek-jalan-tol-trans-sumatera-yang-tak-dilanjutkan-2b2AsHnr2c.jpg</image><title>Proyek tol trans sumatera yang tidak dilanjutkan (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMi8xLzE3MzEwMi81L3g4cDl6czk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Daftar proyek Jalan Tol Trans Sumatera yang tidak dilanjutkan. Memasuki akhir 2023, pemerintah mengejar penyelesaian pembangunan proyek strategis nasional (PSN) serta melakukan kajian terhadap terhadap proyek yang belum dikerjakan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah memutuskan untuk tidak melanjutkan beberapa proyek strategi nasional. Salah satunya sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

BACA JUGA:
Rencana Delisting Sukarela, BEI Panggil Emiten Jalan Tol Milik Salim (META)


Alasannya, proyek yang dihentikan itu lantaran belum dimulai pekerjaannya hingga pendanaannya belum dicairkan.
&amp;ldquo;Ada beberapa proyek dihentikan karena belum dimulai dan belum ada dikeluarkan (dana dari) APBN,&amp;rdquo; ujar Airlangga melalui keterangan pers, Rabu (8/11/2023).

BACA JUGA:
Progres Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi I Capai 59,93%


Adapun beberapa ruas Jalan Tol Trans Sumatera yang dihentikan meliputi Tol Rantau - Parapat - Kisaran, Tol Langsa - Lhokseumawe, Tol Lhokseumawe - Sigli, dan Tol Dumai - Sigambal - Rantau.
Merespons hal tersebut, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Tjahjo Purnomo mengungkapkan, pihaknya mengikuti arahan prioritas pemerintah dan berfokus pada percepatan penyelesaian JTTS Tahap I dan II.
Menurutnya, dasar pelaksanaan PSN adalah Permenko, yang secara  berkala akan terus diperbarui. Adapun sesuai Perpres No. 131 Tahun 2022  tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Sumatera, ruas-ruas tersebut  masuk ke dalam pembangunan ruas JTTS Tahap III dan IV.
&quot;Adapun detail kelanjutan pembangunannya menunggu kesepakatan dengan pemerintah,&amp;rdquo; ungkapnya.
Hutama Karya sendiri fokus terhadap penyelesaian JTTS Tahap I  sepanjang 965 kilometer (km) dengan target penyelesaian pada semester I  tahun 2024.
Perusahaan juga mengebut pengerjaan JTTS dengan menyelesaikan JTTS  tahap II, di antaranya ruas tol Betung - Tempino - Jambi Seksi 3 Bayung  Lencir - Tempino (34 km) dengan skema Dukungan Konstruksi (Dukon), dan  Tol Lingkar Pekanbaru (30,5 km).
Jika diakumulasikan, jalan tol garapan Hutama Karya yang akan  terhubung mencapai sebesar 1.030 km. Sejumlah strategi percepatan juga  dilakukan Hutama Karya untuk menyelesaikan pembangunan JTTS.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMi8xLzE3MzEwMi81L3g4cDl6czk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Daftar proyek Jalan Tol Trans Sumatera yang tidak dilanjutkan. Memasuki akhir 2023, pemerintah mengejar penyelesaian pembangunan proyek strategis nasional (PSN) serta melakukan kajian terhadap terhadap proyek yang belum dikerjakan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah memutuskan untuk tidak melanjutkan beberapa proyek strategi nasional. Salah satunya sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

BACA JUGA:
Rencana Delisting Sukarela, BEI Panggil Emiten Jalan Tol Milik Salim (META)


Alasannya, proyek yang dihentikan itu lantaran belum dimulai pekerjaannya hingga pendanaannya belum dicairkan.
&amp;ldquo;Ada beberapa proyek dihentikan karena belum dimulai dan belum ada dikeluarkan (dana dari) APBN,&amp;rdquo; ujar Airlangga melalui keterangan pers, Rabu (8/11/2023).

BACA JUGA:
Progres Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi I Capai 59,93%


Adapun beberapa ruas Jalan Tol Trans Sumatera yang dihentikan meliputi Tol Rantau - Parapat - Kisaran, Tol Langsa - Lhokseumawe, Tol Lhokseumawe - Sigli, dan Tol Dumai - Sigambal - Rantau.
Merespons hal tersebut, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Tjahjo Purnomo mengungkapkan, pihaknya mengikuti arahan prioritas pemerintah dan berfokus pada percepatan penyelesaian JTTS Tahap I dan II.
Menurutnya, dasar pelaksanaan PSN adalah Permenko, yang secara  berkala akan terus diperbarui. Adapun sesuai Perpres No. 131 Tahun 2022  tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Sumatera, ruas-ruas tersebut  masuk ke dalam pembangunan ruas JTTS Tahap III dan IV.
&quot;Adapun detail kelanjutan pembangunannya menunggu kesepakatan dengan pemerintah,&amp;rdquo; ungkapnya.
Hutama Karya sendiri fokus terhadap penyelesaian JTTS Tahap I  sepanjang 965 kilometer (km) dengan target penyelesaian pada semester I  tahun 2024.
Perusahaan juga mengebut pengerjaan JTTS dengan menyelesaikan JTTS  tahap II, di antaranya ruas tol Betung - Tempino - Jambi Seksi 3 Bayung  Lencir - Tempino (34 km) dengan skema Dukungan Konstruksi (Dukon), dan  Tol Lingkar Pekanbaru (30,5 km).
Jika diakumulasikan, jalan tol garapan Hutama Karya yang akan  terhubung mencapai sebesar 1.030 km. Sejumlah strategi percepatan juga  dilakukan Hutama Karya untuk menyelesaikan pembangunan JTTS.</content:encoded></item></channel></rss>
