<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Banyak Anak Muda Terjerat Pinjol?</title><description>Pinjol ilegal membuat banyak generasi muda harus mengalami sejumlah permasalahan karena tidak mampu membayar</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/622/2916359/kenapa-banyak-anak-muda-terjerat-pinjol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/622/2916359/kenapa-banyak-anak-muda-terjerat-pinjol"/><item><title>Kenapa Banyak Anak Muda Terjerat Pinjol?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/622/2916359/kenapa-banyak-anak-muda-terjerat-pinjol</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/08/622/2916359/kenapa-banyak-anak-muda-terjerat-pinjol</guid><pubDate>Rabu 08 November 2023 07:42 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/08/622/2916359/kenapa-banyak-anak-muda-terjerat-pinjol-lZ1SePKtPb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi anak muda pinjol (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/08/622/2916359/kenapa-banyak-anak-muda-terjerat-pinjol-lZ1SePKtPb.jpg</image><title>Ilustrasi anak muda pinjol (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Mengulik kenapa banyak anak muda terjerat pinjol (pinjaman online). Lantaran pinjol ilegal membuat banyak generasi muda harus mengalami sejumlah permasalahan karena tidak mampu membayar pinjaman mereka.
Lantas kenapa banyak anak muda terjerat pinjol? Menurut Peneliti Center of Digital Economy and SMEs &amp;ndash; INDEF, Izzudin Al Farras, terdapat dua faktor yang menyebabkan anak muda Indonesia tertarik dengan pinjol ilegal, yakni kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan, serta tingginya penetrasi internet pada penduduk usia muda.

BACA JUGA:
5 Cara Cek KTP Terdaftar di Aplikasi Pinjol atau Tidak

Pada tahun 2022, Inklusi keuangan mencapai 85,1 persen dan literasi keuangan baru menjacapi 49,7 persen. Artinya, terdapat jarak antara inklusi dan literasi keuangan sebesar 35,4 persen.

BACA JUGA:
Apakah Utang Pinjol Bisa Hangus? Ini Penjelasannya

Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di tahun 2023, sebanyak 97,1 persen penduduk berumur 19 &amp;ndash; 34 tahun telah terkoneksi internet.Dua catatan inilah yang secara tidak langsung mendorong masyarakat tertarik dengan pinjol. Ironisnya, menurut Izzudin jumlah pinjol ilegal malah naik dua kalipat meski pemerintah telah membentuk Satgas Waspada Investasi pada tahun 2018.
&quot;Sejak tahun 2018, hampir 7000 pinjol ilegal dan investasi ilegal telah dihentikan oleh SWI. Namun, jumlah kasus pinjol ilegal yang ditangani SWI justru meningkat hampir 2 kali lipat pada 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.&quot; jelas Izzudin dalam keterangan yang diterima oleh Okezone.
Menurutnya diperlukan sejumlah formula untuk memerangi bahaya pinjol ilegal. Menurutnya perlu adanya perampingan satgas yang fokus menindak pinjaman online ilegal yang cukup terdiri dari OJK, Kominfo, Kepolisian, dan Kejaksaan. Kemurian perlu strategi publikasi yang massif terkait pinjaman online legal dan pinjaman online ilegal.
</description><content:encoded>JAKARTA - Mengulik kenapa banyak anak muda terjerat pinjol (pinjaman online). Lantaran pinjol ilegal membuat banyak generasi muda harus mengalami sejumlah permasalahan karena tidak mampu membayar pinjaman mereka.
Lantas kenapa banyak anak muda terjerat pinjol? Menurut Peneliti Center of Digital Economy and SMEs &amp;ndash; INDEF, Izzudin Al Farras, terdapat dua faktor yang menyebabkan anak muda Indonesia tertarik dengan pinjol ilegal, yakni kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan, serta tingginya penetrasi internet pada penduduk usia muda.

BACA JUGA:
5 Cara Cek KTP Terdaftar di Aplikasi Pinjol atau Tidak

Pada tahun 2022, Inklusi keuangan mencapai 85,1 persen dan literasi keuangan baru menjacapi 49,7 persen. Artinya, terdapat jarak antara inklusi dan literasi keuangan sebesar 35,4 persen.

BACA JUGA:
Apakah Utang Pinjol Bisa Hangus? Ini Penjelasannya

Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di tahun 2023, sebanyak 97,1 persen penduduk berumur 19 &amp;ndash; 34 tahun telah terkoneksi internet.Dua catatan inilah yang secara tidak langsung mendorong masyarakat tertarik dengan pinjol. Ironisnya, menurut Izzudin jumlah pinjol ilegal malah naik dua kalipat meski pemerintah telah membentuk Satgas Waspada Investasi pada tahun 2018.
&quot;Sejak tahun 2018, hampir 7000 pinjol ilegal dan investasi ilegal telah dihentikan oleh SWI. Namun, jumlah kasus pinjol ilegal yang ditangani SWI justru meningkat hampir 2 kali lipat pada 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.&quot; jelas Izzudin dalam keterangan yang diterima oleh Okezone.
Menurutnya diperlukan sejumlah formula untuk memerangi bahaya pinjol ilegal. Menurutnya perlu adanya perampingan satgas yang fokus menindak pinjaman online ilegal yang cukup terdiri dari OJK, Kominfo, Kepolisian, dan Kejaksaan. Kemurian perlu strategi publikasi yang massif terkait pinjaman online legal dan pinjaman online ilegal.
</content:encoded></item></channel></rss>
