<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Smartfren (FREN) dan XL Axiata (EXCL) Merger? Begini Kata Kominfo</title><description>PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) belum mengajukan permohonan merger.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/278/2917574/smartfren-fren-dan-xl-axiata-excl-merger-begini-kata-kominfo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/278/2917574/smartfren-fren-dan-xl-axiata-excl-merger-begini-kata-kominfo"/><item><title>Smartfren (FREN) dan XL Axiata (EXCL) Merger? Begini Kata Kominfo</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/278/2917574/smartfren-fren-dan-xl-axiata-excl-merger-begini-kata-kominfo</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/278/2917574/smartfren-fren-dan-xl-axiata-excl-merger-begini-kata-kominfo</guid><pubDate>Kamis 09 November 2023 19:10 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/09/278/2917574/smartfren-fren-dan-xl-axiata-excl-merger-begini-kata-kominfo-VR33YaxFli.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rencana merger XL dan Smartfren (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/09/278/2917574/smartfren-fren-dan-xl-axiata-excl-merger-begini-kata-kominfo-VR33YaxFli.jpg</image><title>Rencana merger XL dan Smartfren (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kominfo memastikan emiten telekomunikasi PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) belum mengajukan permohonan merger.
&quot;Belum, belum ada permohonan sama sekali sampai saat ini,&quot; ungkap Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo Wayan Toni Supriyanto saat ditemui di Alila Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (9/11/2023).

BACA JUGA:
Merger Citilink-Pelita Air Tunggu Garuda Indonesia Sehat


Wayan menilai jika kedua emiten telekomunikasi tersebut melakukan merger, maka diperkirakan akan mampu mengerek kecepatan internet di Tanah Air.
Menurut Wayan, saat ini pemerintah terus mengupayakan agar kecepatan Internet di Indonesia bisa terus meningkat, salah satunya melalui solusi-solusi konsolidasi.

BACA JUGA:
Dirut Garuda Harap Merger Citilink-Pelita Rampung Desember 2023


&quot;Karena supaya ya jangan terlalu banyak juga (persaingan). Nanti itu artinya, sebenarnya dengan mereka konsolidasi, frekuensi semakin lebar. Nanti investasinya semakin murah&quot; ujarnya.
Seperti diketahui sebelumnya beredar informasi bahwa FREN dan EXCL sedang melakukan negosiasi untuk melakukan penggabungan dua unit bisnis ke dalam satu perusahaan.
Melansir dari BloombergNews, Kamis (9/11/2023), menurut sumber yang  mengetahui masalah tersebut, pemilik EXCL dan FREN itu tengah  merundingkan proses transaksi tersebut dengan penasihat.
Opsi lain yang turut dipertimbangkan kedua perusahaan tersebut, kata  sumber BloombergNews, dapat mencakup perjanjian dan kemitraan soal skema  berbagi infrastruktur jaringan (network sharing).
Perundingan tersebut dikatakan masih bersifat awal dan belum ada kepastian soal kesepakatan apa pun yang akan terjadi.
Menurut sumber yang sama, manajemen Smartfren menyebut, pihaknya akan  wait and see (menunggu) perkembangan pembicaraan tersebut. Sedangkan,  perwakilan XL Axiata mengaku belum bisa menanggapi spekulasi yang ada.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kominfo memastikan emiten telekomunikasi PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) belum mengajukan permohonan merger.
&quot;Belum, belum ada permohonan sama sekali sampai saat ini,&quot; ungkap Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo Wayan Toni Supriyanto saat ditemui di Alila Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (9/11/2023).

BACA JUGA:
Merger Citilink-Pelita Air Tunggu Garuda Indonesia Sehat


Wayan menilai jika kedua emiten telekomunikasi tersebut melakukan merger, maka diperkirakan akan mampu mengerek kecepatan internet di Tanah Air.
Menurut Wayan, saat ini pemerintah terus mengupayakan agar kecepatan Internet di Indonesia bisa terus meningkat, salah satunya melalui solusi-solusi konsolidasi.

BACA JUGA:
Dirut Garuda Harap Merger Citilink-Pelita Rampung Desember 2023


&quot;Karena supaya ya jangan terlalu banyak juga (persaingan). Nanti itu artinya, sebenarnya dengan mereka konsolidasi, frekuensi semakin lebar. Nanti investasinya semakin murah&quot; ujarnya.
Seperti diketahui sebelumnya beredar informasi bahwa FREN dan EXCL sedang melakukan negosiasi untuk melakukan penggabungan dua unit bisnis ke dalam satu perusahaan.
Melansir dari BloombergNews, Kamis (9/11/2023), menurut sumber yang  mengetahui masalah tersebut, pemilik EXCL dan FREN itu tengah  merundingkan proses transaksi tersebut dengan penasihat.
Opsi lain yang turut dipertimbangkan kedua perusahaan tersebut, kata  sumber BloombergNews, dapat mencakup perjanjian dan kemitraan soal skema  berbagi infrastruktur jaringan (network sharing).
Perundingan tersebut dikatakan masih bersifat awal dan belum ada kepastian soal kesepakatan apa pun yang akan terjadi.
Menurut sumber yang sama, manajemen Smartfren menyebut, pihaknya akan  wait and see (menunggu) perkembangan pembicaraan tersebut. Sedangkan,  perwakilan XL Axiata mengaku belum bisa menanggapi spekulasi yang ada.</content:encoded></item></channel></rss>
