<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komisaris BUMN Diminta Mengundurkan Diri Usai Jadi Timses Capres-Cawapres</title><description>Kementerian BUMN meminta Komisaris BUMN agar mengundurkan diri setelah bergabung dalam tim sukses (timses) Capres/Cawapres.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917144/komisaris-bumn-diminta-mengundurkan-diri-usai-jadi-timses-capres-cawapres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917144/komisaris-bumn-diminta-mengundurkan-diri-usai-jadi-timses-capres-cawapres"/><item><title>Komisaris BUMN Diminta Mengundurkan Diri Usai Jadi Timses Capres-Cawapres</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917144/komisaris-bumn-diminta-mengundurkan-diri-usai-jadi-timses-capres-cawapres</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917144/komisaris-bumn-diminta-mengundurkan-diri-usai-jadi-timses-capres-cawapres</guid><pubDate>Kamis 09 November 2023 10:43 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/09/320/2917144/komisaris-bumn-diminta-mengundurkan-diri-usai-jadi-timses-capres-cawapres-65tgQw3cRp.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Komisaris BUMN diminta mengundurkan diri usai jadi timses Pemilu 2024. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/09/320/2917144/komisaris-bumn-diminta-mengundurkan-diri-usai-jadi-timses-capres-cawapres-65tgQw3cRp.JPG</image><title>Komisaris BUMN diminta mengundurkan diri usai jadi timses Pemilu 2024. (Foto: MPI)</title></images><description>


JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta Komisaris BUMN agar mengundurkan diri setelah bergabung atau masuk dalam tim sukses (timses) calon Presiden dan calon Wakil Presiden (Capres/Cawapres) pada pemilu 2024.
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan komisaris perseroan negara yang terlibat dalam timses atau tim kampanye pihak manapun supaya bisa membuat surat pengunduran diri.

BACA JUGA:
Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata Buka Peluang Kerja Sama dengan Swasta

Surat tersebut harus segera diserahkan kepada Kementerian BUMN selaku pemegang saham perusahaan.
Menurut Arya, sebelum surat pemberhentian diterbitkan pihaknya, baiknya para Komisaris sudah mengajukan pengunduran diri.

BACA JUGA:
BUMN Karya Diminta Rampungkan Tol IKN ke Balikpapan Juni 2024

&quot;Jadi kami gak perlu mengeluarkan surat pemberhentian langsung gitu, tapi lebih baik kan kalau adanya kesadaran-kesadaran dari para komisaris yang terlibat di tim kampanye atau di pihak manapun di ajang pilpres ini,&quot; ujar Arya kepada wartawan, Kamis (9/11/2023).
Salah satu Komisaris BUMN yang telah mengajukan surat undur diri adalah Muhammad Arief Rosyid Hasan. Hal ini setelah dia ditunjuk menjadi Komandan Pemilih Muda dalam TKN Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran.Arief sebelumnya menjabat sebagai Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI. Dia mengaku telah menjalin komunikasi dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Komisaris Utama BSI Muliaman Haddad ihwal pengunduran diri tersebut.
Arya memandang seyogyanya komisaris BUMN lain yang masuk dalam timses mengikuti langkah Arief Rosyid.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Masih Banyak Petani Tak Dapat Pupuk Subsidi, Wamen BUMN Update Data Penerima

&quot;Saya berterima kasih kepada Komisaris yang telah mengundurkan diri seperti Arief Rosyid yang kemarin karena masuk tim kampanye Prabowo-Gobran mengundurkan diri dari komisaris BSI,&quot; beber Arya.
&quot;Semoga komisaris-kokusatis lain bisa meniru langkah Arief Rosyid yang secara sadar langsung mengundurkan diri dari komisaris BUMN,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta Komisaris BUMN agar mengundurkan diri setelah bergabung atau masuk dalam tim sukses (timses) calon Presiden dan calon Wakil Presiden (Capres/Cawapres) pada pemilu 2024.
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan komisaris perseroan negara yang terlibat dalam timses atau tim kampanye pihak manapun supaya bisa membuat surat pengunduran diri.

BACA JUGA:
Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata Buka Peluang Kerja Sama dengan Swasta

Surat tersebut harus segera diserahkan kepada Kementerian BUMN selaku pemegang saham perusahaan.
Menurut Arya, sebelum surat pemberhentian diterbitkan pihaknya, baiknya para Komisaris sudah mengajukan pengunduran diri.

BACA JUGA:
BUMN Karya Diminta Rampungkan Tol IKN ke Balikpapan Juni 2024

&quot;Jadi kami gak perlu mengeluarkan surat pemberhentian langsung gitu, tapi lebih baik kan kalau adanya kesadaran-kesadaran dari para komisaris yang terlibat di tim kampanye atau di pihak manapun di ajang pilpres ini,&quot; ujar Arya kepada wartawan, Kamis (9/11/2023).
Salah satu Komisaris BUMN yang telah mengajukan surat undur diri adalah Muhammad Arief Rosyid Hasan. Hal ini setelah dia ditunjuk menjadi Komandan Pemilih Muda dalam TKN Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran.Arief sebelumnya menjabat sebagai Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI. Dia mengaku telah menjalin komunikasi dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Komisaris Utama BSI Muliaman Haddad ihwal pengunduran diri tersebut.
Arya memandang seyogyanya komisaris BUMN lain yang masuk dalam timses mengikuti langkah Arief Rosyid.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Masih Banyak Petani Tak Dapat Pupuk Subsidi, Wamen BUMN Update Data Penerima

&quot;Saya berterima kasih kepada Komisaris yang telah mengundurkan diri seperti Arief Rosyid yang kemarin karena masuk tim kampanye Prabowo-Gobran mengundurkan diri dari komisaris BSI,&quot; beber Arya.
&quot;Semoga komisaris-kokusatis lain bisa meniru langkah Arief Rosyid yang secara sadar langsung mengundurkan diri dari komisaris BUMN,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
