<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Stasiun Kereta Cepat Karawang Belum Beroperasi, Ini Penyebabnya</title><description>PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) masih terus melakukan sejumlah pengerjaan terkait aksesibilitas di Stasiun Kereta Cepat Karawang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917283/stasiun-kereta-cepat-karawang-belum-beroperasi-ini-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917283/stasiun-kereta-cepat-karawang-belum-beroperasi-ini-penyebabnya"/><item><title>Stasiun Kereta Cepat Karawang Belum Beroperasi, Ini Penyebabnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917283/stasiun-kereta-cepat-karawang-belum-beroperasi-ini-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917283/stasiun-kereta-cepat-karawang-belum-beroperasi-ini-penyebabnya</guid><pubDate>Kamis 09 November 2023 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/09/320/2917283/stasiun-kereta-cepat-karawang-belum-beroperasi-ini-penyebabnya-dni5FNK0Nl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Stasiun Kereta Cepat Karawang belum dapat beroperasi. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/09/320/2917283/stasiun-kereta-cepat-karawang-belum-beroperasi-ini-penyebabnya-dni5FNK0Nl.jpg</image><title>Stasiun Kereta Cepat Karawang belum dapat beroperasi. (Foto: MPI)</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNy80LzE3MjMzOS81L3g4b3dkZ28=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) masih terus melakukan sejumlah pengerjaan terkait aksesibilitas di Stasiun Kereta Cepat Karawang.

Pasalnya saat ini, dari empat Stasiun kereta cepat hanya Stasiun Karawang yang masih belum dapat disinggahi oleh Kereta Cepat Whoosh.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Atap Stasiun LRT Cawang dan Kereta Cepat Halim Bocor, Kualitas Pembangunan Disorot Padahal Anggaran Besar

&quot;Masih dalam tahap persiapan untuk Stasiun Karawang terkait aksesibilitas nya,&quot; kata Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti saat dihubungi, Rabu (8/11/2023).

Emir mengatakan bahwa KCIC terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk menyediakan akses bagi penumpang kereta cepat.

Adapun dia tidak menjelaskan kapan Stasiun Karawang dapat digunakan oleh penumpang kereta cepat Whoosh.

&quot;Agar memberikan akses yang nyaman bagi masyarakat untuk menuju Stasiun Karawang,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Cetak Rekor, Tembus 18 Ribu /Hari

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui bahwa untuk Stasiun Karawang saat ini masih belum belum terkoneksi dengan sejumlah moda transportasi lainya.
Dia pun mengatakan bahwa dalam beberapa waktu kedepan Stasiun Karawang akan segera dapat disinggahi dan konektivitasnya akan berjalan bagus.



&quot;Karawang yang belum. Saya pikir ini masalah waktu saja ya,&quot; kata Menhub saat ditemui di Gedung DPR Jakarta.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

KCIC Buka Suara soal Viral Video Dugaan Atap Stasiun Kereta Cepat Halim Jebol


Sementara, kata Menhub, untuk Stasiun Halim kini sudah terhubung dengan LRT Jabodebek dan juga Transjakarta.

Kemudian untuk Stasiun Padalarang juga sudah terkoneksi dengan KA Feeder untuk melanjutkan ke Stasiun Bandung.



Sementara untuk Stasiun Tegalluar kini sudah terkoneksi dengan sejumlah moda transportasi seperti shuttle bus menuju Stasiun Cimekar, Commuter Line Bandung Raya dan Commuter Line Garut via Stasiun Cimekar, BRT Trans Metro Pasundan, Damri, serta taksi konvensional.



&quot;Dari awal kan saya sudah ngomong, kalau Jakarta sudah oke, Padalarang sudah oke, Tegalluar butuh kita intensifkan,&quot; kata Menhub.</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNy80LzE3MjMzOS81L3g4b3dkZ28=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) masih terus melakukan sejumlah pengerjaan terkait aksesibilitas di Stasiun Kereta Cepat Karawang.

Pasalnya saat ini, dari empat Stasiun kereta cepat hanya Stasiun Karawang yang masih belum dapat disinggahi oleh Kereta Cepat Whoosh.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Atap Stasiun LRT Cawang dan Kereta Cepat Halim Bocor, Kualitas Pembangunan Disorot Padahal Anggaran Besar

&quot;Masih dalam tahap persiapan untuk Stasiun Karawang terkait aksesibilitas nya,&quot; kata Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti saat dihubungi, Rabu (8/11/2023).

Emir mengatakan bahwa KCIC terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk menyediakan akses bagi penumpang kereta cepat.

Adapun dia tidak menjelaskan kapan Stasiun Karawang dapat digunakan oleh penumpang kereta cepat Whoosh.

&quot;Agar memberikan akses yang nyaman bagi masyarakat untuk menuju Stasiun Karawang,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Cetak Rekor, Tembus 18 Ribu /Hari

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui bahwa untuk Stasiun Karawang saat ini masih belum belum terkoneksi dengan sejumlah moda transportasi lainya.
Dia pun mengatakan bahwa dalam beberapa waktu kedepan Stasiun Karawang akan segera dapat disinggahi dan konektivitasnya akan berjalan bagus.



&quot;Karawang yang belum. Saya pikir ini masalah waktu saja ya,&quot; kata Menhub saat ditemui di Gedung DPR Jakarta.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

KCIC Buka Suara soal Viral Video Dugaan Atap Stasiun Kereta Cepat Halim Jebol


Sementara, kata Menhub, untuk Stasiun Halim kini sudah terhubung dengan LRT Jabodebek dan juga Transjakarta.

Kemudian untuk Stasiun Padalarang juga sudah terkoneksi dengan KA Feeder untuk melanjutkan ke Stasiun Bandung.



Sementara untuk Stasiun Tegalluar kini sudah terkoneksi dengan sejumlah moda transportasi seperti shuttle bus menuju Stasiun Cimekar, Commuter Line Bandung Raya dan Commuter Line Garut via Stasiun Cimekar, BRT Trans Metro Pasundan, Damri, serta taksi konvensional.



&quot;Dari awal kan saya sudah ngomong, kalau Jakarta sudah oke, Padalarang sudah oke, Tegalluar butuh kita intensifkan,&quot; kata Menhub.</content:encoded></item></channel></rss>
