<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Komisaris BUMN Mundur Usai Jadi Timses Capres, Erick Thohir: Saya Lagi Data   </title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan banyak Komisaris BUMN yang mengundurkan diri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917389/banyak-komisaris-bumn-mundur-usai-jadi-timses-capres-erick-thohir-saya-lagi-data</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917389/banyak-komisaris-bumn-mundur-usai-jadi-timses-capres-erick-thohir-saya-lagi-data"/><item><title>Banyak Komisaris BUMN Mundur Usai Jadi Timses Capres, Erick Thohir: Saya Lagi Data   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917389/banyak-komisaris-bumn-mundur-usai-jadi-timses-capres-erick-thohir-saya-lagi-data</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917389/banyak-komisaris-bumn-mundur-usai-jadi-timses-capres-erick-thohir-saya-lagi-data</guid><pubDate>Kamis 09 November 2023 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/09/320/2917389/banyak-komisaris-bumn-mundur-usai-jadi-timses-capres-erick-thohir-saya-lagi-data-6BS9N4ofgf.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir sebut banyak komisaris BUMN mengundurkan diri. (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/09/320/2917389/banyak-komisaris-bumn-mundur-usai-jadi-timses-capres-erick-thohir-saya-lagi-data-6BS9N4ofgf.jpeg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir sebut banyak komisaris BUMN mengundurkan diri. (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMy8xLzE3MTU3Mi81L3g4b2h0cGo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan banyak Komisaris BUMN yang mengundurkan diri, lantaran memilih menjadi tim sukses (timses) calon Presiden dan calon Wakil Presiden (capres/Cawapres) pada pemilu 2024.

Dia menyebut salah satu anggota Komisaris yang resmi undur diri adalah Muhammad Arief Rosyid Hasan. Langkah ini setelah Arief ditunjuk menjadi Komandan Pemilih Muda dalam TKN Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Komisaris BUMN Diminta Mengundurkan Diri Usai Jadi Timses Capres-Cawapres

Arief sebelumnya menjabat sebagai Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI.

&quot;Memang gak hanya saudara Arief Rosyid saja, banyak Komisaris yang lagi mundur kok sekarang, ini saya lagi data,&quot; ujar Erick saat ditemui wartawan di gedung Kementerian BUMN, Kamis (9/11/2023).

Saat ini Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata melakukan pendataan nama-nama Komisaris perseroan negara yang mengundurkan diri. Terkait hal ini Erick tidak merinci siapa saja nama yang dimaksud.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir Larang Direksi dan Komisaris BUMN Terlibat Kampanye Pemilu 2024

&quot;Nanti ada list-nya, tanya saja sama Pak Teddy, saya juga gak ingat,&quot; bebernya.
Erick memang melarang Dewan Direksi dan Komisaris BUMN terlibat dalam kampanye pada pemilihan umum 2024. Larangan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor S-560/S.MBU/10/2023.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sembuhkan BUMN Karya Butuh Waktu Lama, Erick Thohir: 2-3 Tahun


Melalui SE tersebut, Erick menekan BUMN sebagai entitas bisnis yang bebas dari kepentingan politik praktis. Karena itu, perlu menjaga netralitas baik di induk, anak, hingga perusahaan afiliasi terkonsolidasi dalam BUMN.



&quot;Kalau masuk ke tim kampanye harus mundur. Masuk gak? Kalau masuk harus mundur, harus kita ingatkan, bukan karena, karena aturannya, undang-undangnya,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMy8xLzE3MTU3Mi81L3g4b2h0cGo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan banyak Komisaris BUMN yang mengundurkan diri, lantaran memilih menjadi tim sukses (timses) calon Presiden dan calon Wakil Presiden (capres/Cawapres) pada pemilu 2024.

Dia menyebut salah satu anggota Komisaris yang resmi undur diri adalah Muhammad Arief Rosyid Hasan. Langkah ini setelah Arief ditunjuk menjadi Komandan Pemilih Muda dalam TKN Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Komisaris BUMN Diminta Mengundurkan Diri Usai Jadi Timses Capres-Cawapres

Arief sebelumnya menjabat sebagai Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI.

&quot;Memang gak hanya saudara Arief Rosyid saja, banyak Komisaris yang lagi mundur kok sekarang, ini saya lagi data,&quot; ujar Erick saat ditemui wartawan di gedung Kementerian BUMN, Kamis (9/11/2023).

Saat ini Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata melakukan pendataan nama-nama Komisaris perseroan negara yang mengundurkan diri. Terkait hal ini Erick tidak merinci siapa saja nama yang dimaksud.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Erick Thohir Larang Direksi dan Komisaris BUMN Terlibat Kampanye Pemilu 2024

&quot;Nanti ada list-nya, tanya saja sama Pak Teddy, saya juga gak ingat,&quot; bebernya.
Erick memang melarang Dewan Direksi dan Komisaris BUMN terlibat dalam kampanye pada pemilihan umum 2024. Larangan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor S-560/S.MBU/10/2023.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sembuhkan BUMN Karya Butuh Waktu Lama, Erick Thohir: 2-3 Tahun


Melalui SE tersebut, Erick menekan BUMN sebagai entitas bisnis yang bebas dari kepentingan politik praktis. Karena itu, perlu menjaga netralitas baik di induk, anak, hingga perusahaan afiliasi terkonsolidasi dalam BUMN.



&quot;Kalau masuk ke tim kampanye harus mundur. Masuk gak? Kalau masuk harus mundur, harus kita ingatkan, bukan karena, karena aturannya, undang-undangnya,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
