<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Ungkap Penyebab Banyaknya Pekerja Migran Ilegal</title><description>Calon Presiden Partai Perindo Ganjar Pranowo mengungkap penyebab banyaknya pekerja migran ilegal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917466/ganjar-ungkap-penyebab-banyaknya-pekerja-migran-ilegal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917466/ganjar-ungkap-penyebab-banyaknya-pekerja-migran-ilegal"/><item><title>Ganjar Ungkap Penyebab Banyaknya Pekerja Migran Ilegal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917466/ganjar-ungkap-penyebab-banyaknya-pekerja-migran-ilegal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917466/ganjar-ungkap-penyebab-banyaknya-pekerja-migran-ilegal</guid><pubDate>Kamis 09 November 2023 16:42 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/09/320/2917466/ganjar-ungkap-penyebab-banyaknya-pekerja-migran-ilegal-ZuXIYDhGo4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar ungkap penyebab banyaknya pekerja migran ilegal (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/09/320/2917466/ganjar-ungkap-penyebab-banyaknya-pekerja-migran-ilegal-ZuXIYDhGo4.jpg</image><title>Ganjar ungkap penyebab banyaknya pekerja migran ilegal (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNy8xLzE3MzMyMS81L3g4cGV2ZHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Calon Presiden Partai Perindo Ganjar Pranowo mengungkap penyebab banyaknya pekerja migran ilegal. Dia mengatakan saat masih ada beberapa catatan terkait penyaluran tenaga kerja Indonesia ke luar negeri.
Salah satu yang disoroti terkait masalah penyaluran tenaga kerja ilegal. Ganjar mengatakan masih maraknya tenaga kerja ilegal ini menyangkut masalah hubungan Indonesia dengan dunia internasional. Sehingga negara masih minim untuk mendapatkan informasi terkait jumlah tenaga kerja ilegal di luar negeri.

BACA JUGA:
RI Kebut Pembangunan Infrastruktur Serap 69 Ribu Tenaga Kerja Lokal


Menurutnya tenaga kerja yang ilegal ini kerap membawa kasus, baik itu kekerasan, pelecahan, dan lain sebagainya. Informasi tersebutlah yang saat ini pemerintah Indonesia masih kurang mendapat update karena hubungan internasional dengan negara yang menggunakan tenaga kerja ilegal itu kurang kuat
&quot;Banyak juga mereka yang tidak mendapatkan kesempatan ini sering kali berangkat ilegal, yang ilegal ini sering kali saya dapatkan kasus, ada masalah, saya tanya di Kemlu (Kementerian Luar Negeri) ini bagian persoalan hubungan internasional kita,&quot; kata Ganjar dalam acara Pelepasan 1.500 PMI oleh BP2MI di Jakarta, Kamis (9/11/2023).

BACA JUGA:
3.000 Tenaga Kerja Konstruksi Dikirim ke IKN hingga 2024


Ganjar menilai saat ini model penyaluran tenaga kerja migran di Indonesia perlu diperbaiki. Terutama memperkuat sisi pengawasan agar tidak timbul celah pemberangkatan tenaga kerja ilegal ke luar negeri.
Karena menurutnya di satu sisi Pekerja Migran Indonesia (PMI) ini menjadi pahlawan devisa negara dari transfer rupiah yang dilakukan dari luar, sehingga patut untuk melindungi para pekerja migran Indonesia.
&quot;Terkait kepentingan nasional kita yang ada diluar kita hatus cocern  betul, dan model ini sebenarnya bisa di replikasi,&quot; kata Ganjar.
Didamping itu dirinya juga berpesan kepada PMI ataupun calon PMI  untuk mempersiapkan skillnya dan mengetahui betul hak-hak dan kewajiban  yang didapat selama menjadi pekerja migran. Hal itu merupakan bagian  dari proteksi diri untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan  terjadi saat bekerja.
&quot;Mereka harus tau hak-haknnya, kerjanya juga mesti penunjukan kinerja  dan keterampilan yang bagus, kinerja bagus, sehingga kita akan  dihormati dan diakui, dan kalau ada persoalan segera lapor BP2MI,&quot;  pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNy8xLzE3MzMyMS81L3g4cGV2ZHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Calon Presiden Partai Perindo Ganjar Pranowo mengungkap penyebab banyaknya pekerja migran ilegal. Dia mengatakan saat masih ada beberapa catatan terkait penyaluran tenaga kerja Indonesia ke luar negeri.
Salah satu yang disoroti terkait masalah penyaluran tenaga kerja ilegal. Ganjar mengatakan masih maraknya tenaga kerja ilegal ini menyangkut masalah hubungan Indonesia dengan dunia internasional. Sehingga negara masih minim untuk mendapatkan informasi terkait jumlah tenaga kerja ilegal di luar negeri.

BACA JUGA:
RI Kebut Pembangunan Infrastruktur Serap 69 Ribu Tenaga Kerja Lokal


Menurutnya tenaga kerja yang ilegal ini kerap membawa kasus, baik itu kekerasan, pelecahan, dan lain sebagainya. Informasi tersebutlah yang saat ini pemerintah Indonesia masih kurang mendapat update karena hubungan internasional dengan negara yang menggunakan tenaga kerja ilegal itu kurang kuat
&quot;Banyak juga mereka yang tidak mendapatkan kesempatan ini sering kali berangkat ilegal, yang ilegal ini sering kali saya dapatkan kasus, ada masalah, saya tanya di Kemlu (Kementerian Luar Negeri) ini bagian persoalan hubungan internasional kita,&quot; kata Ganjar dalam acara Pelepasan 1.500 PMI oleh BP2MI di Jakarta, Kamis (9/11/2023).

BACA JUGA:
3.000 Tenaga Kerja Konstruksi Dikirim ke IKN hingga 2024


Ganjar menilai saat ini model penyaluran tenaga kerja migran di Indonesia perlu diperbaiki. Terutama memperkuat sisi pengawasan agar tidak timbul celah pemberangkatan tenaga kerja ilegal ke luar negeri.
Karena menurutnya di satu sisi Pekerja Migran Indonesia (PMI) ini menjadi pahlawan devisa negara dari transfer rupiah yang dilakukan dari luar, sehingga patut untuk melindungi para pekerja migran Indonesia.
&quot;Terkait kepentingan nasional kita yang ada diluar kita hatus cocern  betul, dan model ini sebenarnya bisa di replikasi,&quot; kata Ganjar.
Didamping itu dirinya juga berpesan kepada PMI ataupun calon PMI  untuk mempersiapkan skillnya dan mengetahui betul hak-hak dan kewajiban  yang didapat selama menjadi pekerja migran. Hal itu merupakan bagian  dari proteksi diri untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan  terjadi saat bekerja.
&quot;Mereka harus tau hak-haknnya, kerjanya juga mesti penunjukan kinerja  dan keterampilan yang bagus, kinerja bagus, sehingga kita akan  dihormati dan diakui, dan kalau ada persoalan segera lapor BP2MI,&quot;  pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
