<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri ESDM: Nuklir Bukan Sesuatu yang Seram Lagi</title><description>Menteri ESDM Arifin Tasrif mengungkapkan Indonesia dalam masa penjajakan pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917539/menteri-esdm-nuklir-bukan-sesuatu-yang-seram-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917539/menteri-esdm-nuklir-bukan-sesuatu-yang-seram-lagi"/><item><title>Menteri ESDM: Nuklir Bukan Sesuatu yang Seram Lagi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917539/menteri-esdm-nuklir-bukan-sesuatu-yang-seram-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917539/menteri-esdm-nuklir-bukan-sesuatu-yang-seram-lagi</guid><pubDate>Kamis 09 November 2023 18:28 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/09/320/2917539/menteri-esdm-nuklir-bukan-sesuatu-yang-seram-lagi-EL8Yxyuqpb.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">RI jajaki pembangunan PLTN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/09/320/2917539/menteri-esdm-nuklir-bukan-sesuatu-yang-seram-lagi-EL8Yxyuqpb.jpeg</image><title>RI jajaki pembangunan PLTN (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNy8xLzE3MDc0Ni81L3g4bzRsdzE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PURWAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif mengungkapkan Indonesia dalam masa penjajakan pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Sebab menurutnya, saat ini nuklir bukan lagi menjadi hal yang menyeramkan untuk digunakan sebagai sumber energi.

BACA JUGA:
Pembangunan PLTN Masih Tunggu Arahan Jokowi


&quot;Ya kita penjajakan karena nuklir ini juga bukan sesuatu yang seram-seram lagi dan banyak negara sudah memanfaatkan (nuklir sebagai sumber energi),&quot; jelasnya ketika ditemui usai peresmian PLTS Cirata di Purwakarta, Kamis (9/11/2023).
Diungkapkannya saat ini pemerintah akan mengkaji seberapa banyak ketersediaan bahan bakar nuklir berbasis thorium yang dimiliki Indonesia. Hal itu karena sumber energi ini dapat memainkan peran utama dalam transisi menuju ke energi bersih di dunia.

BACA JUGA:
Perusahaan AS dan Rusia Ingin Bangun PLTN di Indonesia, Partai Perindo: Jangan Lihat Nuklir sebagai Ancaman


&quot;Memang sekarang kita hatus lihat ada beberapa bahan nuklir seperti thorium berapa banyak itu yang nanti bisa memberikan kontribusi untuk energi bersih di dunia,&quot; terangnya.
Arifin pun kemudian mencontohkan beberapa negara yang telah lebih  dulu memanfaatkan PLTN untuk melistriki negaranya, salah satunya seperti  Uni Emirat Arab (UEA) yang kini telah mempunyai 4 unit PLTN.
&quot;1 unit 1,2 gigawatt (GW), itu teknologi dari Korea, UEA sudah pakai  tapi costnya emang masih belum kompetitif nah kita akan cari cost  electricity yang paling kompetitif supaya bisa mendukung keekonomian  user-user yang ada di Indonesia,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNy8xLzE3MDc0Ni81L3g4bzRsdzE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PURWAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif mengungkapkan Indonesia dalam masa penjajakan pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Sebab menurutnya, saat ini nuklir bukan lagi menjadi hal yang menyeramkan untuk digunakan sebagai sumber energi.

BACA JUGA:
Pembangunan PLTN Masih Tunggu Arahan Jokowi


&quot;Ya kita penjajakan karena nuklir ini juga bukan sesuatu yang seram-seram lagi dan banyak negara sudah memanfaatkan (nuklir sebagai sumber energi),&quot; jelasnya ketika ditemui usai peresmian PLTS Cirata di Purwakarta, Kamis (9/11/2023).
Diungkapkannya saat ini pemerintah akan mengkaji seberapa banyak ketersediaan bahan bakar nuklir berbasis thorium yang dimiliki Indonesia. Hal itu karena sumber energi ini dapat memainkan peran utama dalam transisi menuju ke energi bersih di dunia.

BACA JUGA:
Perusahaan AS dan Rusia Ingin Bangun PLTN di Indonesia, Partai Perindo: Jangan Lihat Nuklir sebagai Ancaman


&quot;Memang sekarang kita hatus lihat ada beberapa bahan nuklir seperti thorium berapa banyak itu yang nanti bisa memberikan kontribusi untuk energi bersih di dunia,&quot; terangnya.
Arifin pun kemudian mencontohkan beberapa negara yang telah lebih  dulu memanfaatkan PLTN untuk melistriki negaranya, salah satunya seperti  Uni Emirat Arab (UEA) yang kini telah mempunyai 4 unit PLTN.
&quot;1 unit 1,2 gigawatt (GW), itu teknologi dari Korea, UEA sudah pakai  tapi costnya emang masih belum kompetitif nah kita akan cari cost  electricity yang paling kompetitif supaya bisa mendukung keekonomian  user-user yang ada di Indonesia,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
