<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bisnis Startup Indonesia Masih Punya Peluang</title><description>Bisnis startup di Indonesia masih punya peluang untuk berkembang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917579/bisnis-startup-indonesia-masih-punya-peluang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917579/bisnis-startup-indonesia-masih-punya-peluang"/><item><title>Bisnis Startup Indonesia Masih Punya Peluang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917579/bisnis-startup-indonesia-masih-punya-peluang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/320/2917579/bisnis-startup-indonesia-masih-punya-peluang</guid><pubDate>Kamis 09 November 2023 19:21 WIB</pubDate><dc:creator>Arfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/09/320/2917579/bisnis-startup-indonesia-masih-punya-peluang-WHEwkVDcD7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri Startup punya peluang berkembang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/09/320/2917579/bisnis-startup-indonesia-masih-punya-peluang-WHEwkVDcD7.jpg</image><title>Industri Startup punya peluang berkembang (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMy80LzE1NzQyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bisnis startup di Indonesia masih punya peluang untuk berkembang. Meskipun saat ini tren startup diramaikan oleh kehadiran Artificial Intelligence (AI).
Chief Investment Officer Mandiri Capital Indonesia Dennis Pratistha mengatakan, bahwa tidak ada startup yang dominan. Lalu, adanya pandemi yang telah terjadi membuat kebiasaan masyarakat kini berubah.

BACA JUGA:
8 Startup Buatan Israel yang Paling Terkenal, Ada yang Familiar?

&amp;ldquo;Kita ini ketika pandemi kemarin mindset kita itu ke transform luar biasa. Kita jadi digital service semua karena terpaksa ketika pandemi,&amp;rdquo; ujar Dennis kepada media, Jakarta, Kamis (9/11/2023).
Menurut Chief Investment Officer MCI tersebut, kini pola pikir serta kebiasaan sehari-hari masyarakat pun telah beralih secara digital.

BACA JUGA:
Sejumlah Startup Teknologi Palestina Hadapi Krisis di Tengah Perang


Oleh karena itu, Dennis melihat bahwa hal ini menjadi kesempatan bagi setiap sektor bisnis startup.
&amp;ldquo;Sehingga kesempatan ada di setiap industri atau sektor. Jadi, kalau yang saya liat sekarang bukan yang lebih hebat. Semua ada kesempatan. Tapi market digital itu lebih besar,&amp;rdquo; tegasnya.
Dennis Pratistha kembali mengatakan, bahwa tren saat ini ada banyak  dan akan selalu bermunculan. Namun, saat ini memang tengah diramaikan  oleh Artificial Intelligence (AI).
Sebagai informasi, bahwa Mandiri Capital Indonesia (MCI) melalui  program Xponent kembali membuka peluang bagi startup untuk mengembangkan  bisnisnya dengan pihak MCI.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMy80LzE1NzQyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bisnis startup di Indonesia masih punya peluang untuk berkembang. Meskipun saat ini tren startup diramaikan oleh kehadiran Artificial Intelligence (AI).
Chief Investment Officer Mandiri Capital Indonesia Dennis Pratistha mengatakan, bahwa tidak ada startup yang dominan. Lalu, adanya pandemi yang telah terjadi membuat kebiasaan masyarakat kini berubah.

BACA JUGA:
8 Startup Buatan Israel yang Paling Terkenal, Ada yang Familiar?

&amp;ldquo;Kita ini ketika pandemi kemarin mindset kita itu ke transform luar biasa. Kita jadi digital service semua karena terpaksa ketika pandemi,&amp;rdquo; ujar Dennis kepada media, Jakarta, Kamis (9/11/2023).
Menurut Chief Investment Officer MCI tersebut, kini pola pikir serta kebiasaan sehari-hari masyarakat pun telah beralih secara digital.

BACA JUGA:
Sejumlah Startup Teknologi Palestina Hadapi Krisis di Tengah Perang


Oleh karena itu, Dennis melihat bahwa hal ini menjadi kesempatan bagi setiap sektor bisnis startup.
&amp;ldquo;Sehingga kesempatan ada di setiap industri atau sektor. Jadi, kalau yang saya liat sekarang bukan yang lebih hebat. Semua ada kesempatan. Tapi market digital itu lebih besar,&amp;rdquo; tegasnya.
Dennis Pratistha kembali mengatakan, bahwa tren saat ini ada banyak  dan akan selalu bermunculan. Namun, saat ini memang tengah diramaikan  oleh Artificial Intelligence (AI).
Sebagai informasi, bahwa Mandiri Capital Indonesia (MCI) melalui  program Xponent kembali membuka peluang bagi startup untuk mengembangkan  bisnisnya dengan pihak MCI.</content:encoded></item></channel></rss>
