<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembangunan IKN Nusantara Pakai Konsep Forest City dan Smart City</title><description>IKN Nusantara dibangun dengan desain kota forest city dan smart city.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/470/2917624/pembangunan-ikn-nusantara-pakai-konsep-forest-city-dan-smart-city</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/470/2917624/pembangunan-ikn-nusantara-pakai-konsep-forest-city-dan-smart-city"/><item><title>Pembangunan IKN Nusantara Pakai Konsep Forest City dan Smart City</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/470/2917624/pembangunan-ikn-nusantara-pakai-konsep-forest-city-dan-smart-city</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/09/470/2917624/pembangunan-ikn-nusantara-pakai-konsep-forest-city-dan-smart-city</guid><pubDate>Kamis 09 November 2023 20:47 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/09/470/2917624/pembangunan-ikn-nusantara-pakai-konsep-forest-city-dan-smart-city-QxAytPbVvh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan IKN Nusantara (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/09/470/2917624/pembangunan-ikn-nusantara-pakai-konsep-forest-city-dan-smart-city-QxAytPbVvh.jpg</image><title>Pembangunan IKN Nusantara (Foto: Instagram)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMy8xLzE3MzE0NC81L3g4cGJjd2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; IKN Nusantara dibangun dengan desain kota forest city dan smart city. Konsep pembangunan itu sudah mulai diimplementasikan otoritas. Forest city atau kota hutan berkelanjutan di IKN Nusantara diyakini akan menjadi Ibu Kota Negara yang pertama di dunia.
Tercatat, hanya 25% dari area Nusantara yang akan dibangun, sedangkan 75% sisanya akan menjadi area hijau, termasuk 65% area tersebut tetap sebagai hutan tropis.

BACA JUGA:
10 Proyek di IKN Segera Groundbreaking, dari Pacuan Kuda hingga Kandang Klub Bola


Sementara itu, konsep smart city akan membuat IKN menjadi kota yang sehat, efisien, produktif, bersahabat bagi pejalan kaki dan pengguna sepeda, serta menyediakan layanan keamanan, kesehatan, dan pendidikan yang dapat menjadi pusat inovasi global.
&amp;ldquo;Kita akan membangun IKN yang benar-benar menunjukkan kebesaran bangsa Indonesia, mencerminkan identitas nasional, menjamin keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan, mewujudkan kota hutan, smart city, kota modern, dan berkelanjutan, serta memiliki standar internasional,&quot; ujar Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kemenkominfo, Septriana Tangkary, Kamis (9/11/2023).

BACA JUGA:
Alasan Pemerintah Rem Investasi Asing di IKN


Dia menjelaskan visi &amp;lsquo;Smart, Green, Beautiful, dan Sustainable&amp;rsquo; dalam pembangunan IKN diterjemahkan melalui pengembangan kota yang berdampingan dengan alam melalui konsep forest city serta smart and intelligent city.
Karena itu, IKN Nusantara diharapkan dapat menjadi kota yang mengedepankan inklusi sosial dan modern dengan tetap memperhatikan kelestarian dan keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, semua pihak berperan penuh dalam pembangunan IKN,  termasuk Kemenkominfo aktif menyediakan infrastruktur digital dengan  mengembangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan juga  dalam penyediaan Pusat Data Nasional (PDN).
Senada, Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat  Otorita IKN, Alimuddin mencatat, bahwa pemilik IKN di masa mendatang  adalah generasi-generasi muda. Untuk itu, tugas pemerintah saat ini  adalah meletakkan pondasi awal untuk pembangunan IKN.
&amp;ldquo;Salah satu langkah adalah membangun sistem pendidikan berbasis pada  kehidupan untuk mempersiapkan generasi emas di 2045,&amp;rdquo; bebernya.
Pembangunan IKN Nusantara, lanjut Alimuddin, juga tidak hanya berupa  pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembangunan  kebudayaan, lingkungan, dan pendidikan yang berkelanjutan.
Adapun pembangunan IKN Nusantara dilakukan bertahap hingga 2045  dengan mengusung konsep Future Smart Forest City yang tetap  memperhatikan aspek lingkungan.
Pada tahap awal atau sepanjang 2022-2024, Kementerian PUPR memulai  pengerjaan pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Kawasan tersebut  terbagi dalam tiga klaster yaitu pemerintahan inti, pemerintahan  pendidikan, dan pemerintahan kesehatan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMy8xLzE3MzE0NC81L3g4cGJjd2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; IKN Nusantara dibangun dengan desain kota forest city dan smart city. Konsep pembangunan itu sudah mulai diimplementasikan otoritas. Forest city atau kota hutan berkelanjutan di IKN Nusantara diyakini akan menjadi Ibu Kota Negara yang pertama di dunia.
Tercatat, hanya 25% dari area Nusantara yang akan dibangun, sedangkan 75% sisanya akan menjadi area hijau, termasuk 65% area tersebut tetap sebagai hutan tropis.

BACA JUGA:
10 Proyek di IKN Segera Groundbreaking, dari Pacuan Kuda hingga Kandang Klub Bola


Sementara itu, konsep smart city akan membuat IKN menjadi kota yang sehat, efisien, produktif, bersahabat bagi pejalan kaki dan pengguna sepeda, serta menyediakan layanan keamanan, kesehatan, dan pendidikan yang dapat menjadi pusat inovasi global.
&amp;ldquo;Kita akan membangun IKN yang benar-benar menunjukkan kebesaran bangsa Indonesia, mencerminkan identitas nasional, menjamin keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan, mewujudkan kota hutan, smart city, kota modern, dan berkelanjutan, serta memiliki standar internasional,&quot; ujar Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kemenkominfo, Septriana Tangkary, Kamis (9/11/2023).

BACA JUGA:
Alasan Pemerintah Rem Investasi Asing di IKN


Dia menjelaskan visi &amp;lsquo;Smart, Green, Beautiful, dan Sustainable&amp;rsquo; dalam pembangunan IKN diterjemahkan melalui pengembangan kota yang berdampingan dengan alam melalui konsep forest city serta smart and intelligent city.
Karena itu, IKN Nusantara diharapkan dapat menjadi kota yang mengedepankan inklusi sosial dan modern dengan tetap memperhatikan kelestarian dan keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, semua pihak berperan penuh dalam pembangunan IKN,  termasuk Kemenkominfo aktif menyediakan infrastruktur digital dengan  mengembangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan juga  dalam penyediaan Pusat Data Nasional (PDN).
Senada, Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat  Otorita IKN, Alimuddin mencatat, bahwa pemilik IKN di masa mendatang  adalah generasi-generasi muda. Untuk itu, tugas pemerintah saat ini  adalah meletakkan pondasi awal untuk pembangunan IKN.
&amp;ldquo;Salah satu langkah adalah membangun sistem pendidikan berbasis pada  kehidupan untuk mempersiapkan generasi emas di 2045,&amp;rdquo; bebernya.
Pembangunan IKN Nusantara, lanjut Alimuddin, juga tidak hanya berupa  pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembangunan  kebudayaan, lingkungan, dan pendidikan yang berkelanjutan.
Adapun pembangunan IKN Nusantara dilakukan bertahap hingga 2045  dengan mengusung konsep Future Smart Forest City yang tetap  memperhatikan aspek lingkungan.
Pada tahap awal atau sepanjang 2022-2024, Kementerian PUPR memulai  pengerjaan pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Kawasan tersebut  terbagi dalam tiga klaster yaitu pemerintahan inti, pemerintahan  pendidikan, dan pemerintahan kesehatan.</content:encoded></item></channel></rss>
