<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Data Penerima BLT El Nino Berbeda, Begini Penjelasan Wapres</title><description>Ma'ruf Amin turut merespons perbedaan data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/320/2917801/data-penerima-blt-el-nino-berbeda-begini-penjelasan-wapres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/320/2917801/data-penerima-blt-el-nino-berbeda-begini-penjelasan-wapres"/><item><title>Data Penerima BLT El Nino Berbeda, Begini Penjelasan Wapres</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/320/2917801/data-penerima-blt-el-nino-berbeda-begini-penjelasan-wapres</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/320/2917801/data-penerima-blt-el-nino-berbeda-begini-penjelasan-wapres</guid><pubDate>Jum'at 10 November 2023 09:07 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/10/320/2917801/data-penerima-blt-el-nino-berbeda-begini-penjelasan-wapres-zTnO0mBhia.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Jelaskan Perbedaan Data Penerima BLT El Nino. (Foto: Okezone.com/Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/10/320/2917801/data-penerima-blt-el-nino-berbeda-begini-penjelasan-wapres-zTnO0mBhia.jpg</image><title>Wapres Jelaskan Perbedaan Data Penerima BLT El Nino. (Foto: Okezone.com/Setwapres)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin turut merespons perbedaan data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino. Di mana Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyampaikan bahwa data penerima BLT bagi masyarakat terdampak kekeringan akibat El Nino berjumlah 21 juta dan bukan 18,8 juta.
Wapres menjelaskan, angka tersebut muncul dalam konteks bahasan mengenai bantuan beras, sehingga diinventarisasi mereka yang sudah terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) dan yang belum terdaftar.

BACA JUGA:
Pengumuman! BLT El Nino Rp400 Ribu Cari Bulan Ini

&quot;Kebetulan kemarin kita bahas soal bantuan beras, itu di samping yang sudah terdaftar, mungkin kita lakukan lagi yang memang belum ya ikut dikroscek (kaji ulang) lagi,&quot; ucap Wapres dalam keterangan resminya,  Jumat (10/11/2023).
Wapres menekankan, data penerima bantuan tentu akan terus mengalami penyesuaian.

BACA JUGA:
Siap-Siap! Masyarakat Bakal Kantongi BLT El Nino Rp200.000 dan Bansos Beras 10 Kg

Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Ia menjelaskan, penerima bantuan beras pada 2024 sudah menggunakan data baru yang didasarkan pada data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).&quot;Data ini data Regsosek yang terus di-update, sehingga dengan demikian data ini sifatnya dinamis,&quot; tutur Airlangga.
&quot;Apalagi tadi kita bicara mengenai desil 1, desil 2, desil 3, desil 4 yang tentu ini harus terus di-update untuk memberikan bantuan agar tepat sasaran,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin turut merespons perbedaan data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino. Di mana Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyampaikan bahwa data penerima BLT bagi masyarakat terdampak kekeringan akibat El Nino berjumlah 21 juta dan bukan 18,8 juta.
Wapres menjelaskan, angka tersebut muncul dalam konteks bahasan mengenai bantuan beras, sehingga diinventarisasi mereka yang sudah terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) dan yang belum terdaftar.

BACA JUGA:
Pengumuman! BLT El Nino Rp400 Ribu Cari Bulan Ini

&quot;Kebetulan kemarin kita bahas soal bantuan beras, itu di samping yang sudah terdaftar, mungkin kita lakukan lagi yang memang belum ya ikut dikroscek (kaji ulang) lagi,&quot; ucap Wapres dalam keterangan resminya,  Jumat (10/11/2023).
Wapres menekankan, data penerima bantuan tentu akan terus mengalami penyesuaian.

BACA JUGA:
Siap-Siap! Masyarakat Bakal Kantongi BLT El Nino Rp200.000 dan Bansos Beras 10 Kg

Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Ia menjelaskan, penerima bantuan beras pada 2024 sudah menggunakan data baru yang didasarkan pada data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).&quot;Data ini data Regsosek yang terus di-update, sehingga dengan demikian data ini sifatnya dinamis,&quot; tutur Airlangga.
&quot;Apalagi tadi kita bicara mengenai desil 1, desil 2, desil 3, desil 4 yang tentu ini harus terus di-update untuk memberikan bantuan agar tepat sasaran,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
