<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Impor Beras Bulog yang Masuk RI Hanya 1 Juta Ton</title><description>Impor beras Bulog yang masuk tidak mencapai target yang diminta pemerintah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/320/2918332/impor-beras-bulog-yang-masuk-ri-hanya-1-juta-ton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/320/2918332/impor-beras-bulog-yang-masuk-ri-hanya-1-juta-ton"/><item><title>Impor Beras Bulog yang Masuk RI Hanya 1 Juta Ton</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/320/2918332/impor-beras-bulog-yang-masuk-ri-hanya-1-juta-ton</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/320/2918332/impor-beras-bulog-yang-masuk-ri-hanya-1-juta-ton</guid><pubDate>Jum'at 10 November 2023 20:53 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/10/320/2918332/impor-beras-bulog-yang-masuk-ri-hanya-1-juta-ton-NRma7NONF2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Realisasi impor beras bulog (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/10/320/2918332/impor-beras-bulog-yang-masuk-ri-hanya-1-juta-ton-NRma7NONF2.jpg</image><title>Realisasi impor beras bulog (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNi8xLzE3MzI5MC81L3g4cGUwZTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Impor beras Bulog yang masuk tidak mencapai target yang diminta pemerintah. Dari 1,5 juta ton yang ditargetkan, perusahaan hanya bisa mendatangkan 1 juta ton saja.
Direktur Utama Bulog, Budi Waseso alias Buwas mengatakan, pihaknya baru mengadakan kontrak beras sebesar 1 juta ton dengan negara mitra. Sedangkan 500.000 ton lainnya tidak dilanjutkan karena keterbatasan waktu importasi.

BACA JUGA:
Bulog Minta Pemerintah Bebaskan Bea Impor Beras


Waktu yang dimaksud berupa kesiapan komoditasnya maupun kebutuhan kapal untuk angkutan dari negara pengirim. Bulog memang menargetkan impor beras hanya bisa dilakukan hingga akhir tahun ini.
&amp;ldquo;Yang bisa kita realisasikan hanya yang terkontrak tahun ini saja. Kita sudah berhasil kontrak sebanyak 1 juta ton, sisanya yang 500 ribu ton tidak bisa carry over karena carry over hanya bisa untuk yang terkontrak tahun ini saja,&amp;rdquo; ujar Buwas, Jumat (10/11/2023).

BACA JUGA:
Kapasitas Bongkar Pelabuhan Jadi Hambatan Distribusi Impor Pangan ke Pasar


Dengan tambahan kuota impor, lanjut dia, stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikuasai Bulog diyakini aman sampai tahun depan. Adapun stok beras yang dikuasai saat ini mencapai 1,3 juta ton.
Terkait percepatan kedatangan 1 juta ton beras, BUMN pangan ini  memperbanyak pelabuhan milik PT Pelindo (Persero) sebagai pelabuhan  penerima beras impor.
Buwas mencatat ada 28 pelabuhan yang di Indonesia yang disiapkan  digunakan untuk membongkar beras impor. Jumlah tersebut diperbanyak dari  angka awal yakni 17 pelabuhan.
&amp;ldquo;Untuk percepatan realisasi impor beras ini kita langsung tujukan  kepada 28 pelabuhan penerima di seluruh Indonesia. Tadinya hanya 17  pelabuhan namun dalam rangka percepatan kita tambah 11 pelabuhan lagi  jadi total ada 28 pelabuhan penerima,&amp;rdquo; bebernya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNi8xLzE3MzI5MC81L3g4cGUwZTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Impor beras Bulog yang masuk tidak mencapai target yang diminta pemerintah. Dari 1,5 juta ton yang ditargetkan, perusahaan hanya bisa mendatangkan 1 juta ton saja.
Direktur Utama Bulog, Budi Waseso alias Buwas mengatakan, pihaknya baru mengadakan kontrak beras sebesar 1 juta ton dengan negara mitra. Sedangkan 500.000 ton lainnya tidak dilanjutkan karena keterbatasan waktu importasi.

BACA JUGA:
Bulog Minta Pemerintah Bebaskan Bea Impor Beras


Waktu yang dimaksud berupa kesiapan komoditasnya maupun kebutuhan kapal untuk angkutan dari negara pengirim. Bulog memang menargetkan impor beras hanya bisa dilakukan hingga akhir tahun ini.
&amp;ldquo;Yang bisa kita realisasikan hanya yang terkontrak tahun ini saja. Kita sudah berhasil kontrak sebanyak 1 juta ton, sisanya yang 500 ribu ton tidak bisa carry over karena carry over hanya bisa untuk yang terkontrak tahun ini saja,&amp;rdquo; ujar Buwas, Jumat (10/11/2023).

BACA JUGA:
Kapasitas Bongkar Pelabuhan Jadi Hambatan Distribusi Impor Pangan ke Pasar


Dengan tambahan kuota impor, lanjut dia, stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikuasai Bulog diyakini aman sampai tahun depan. Adapun stok beras yang dikuasai saat ini mencapai 1,3 juta ton.
Terkait percepatan kedatangan 1 juta ton beras, BUMN pangan ini  memperbanyak pelabuhan milik PT Pelindo (Persero) sebagai pelabuhan  penerima beras impor.
Buwas mencatat ada 28 pelabuhan yang di Indonesia yang disiapkan  digunakan untuk membongkar beras impor. Jumlah tersebut diperbanyak dari  angka awal yakni 17 pelabuhan.
&amp;ldquo;Untuk percepatan realisasi impor beras ini kita langsung tujukan  kepada 28 pelabuhan penerima di seluruh Indonesia. Tadinya hanya 17  pelabuhan namun dalam rangka percepatan kita tambah 11 pelabuhan lagi  jadi total ada 28 pelabuhan penerima,&amp;rdquo; bebernya.</content:encoded></item></channel></rss>
