<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Sukses Pemilik Cutemonster yang Karyanya Mulai Dilirik Penikmat Fashion</title><description>Kisah sukses pemilik Cutemonster yang karyanya mulai dilirik penikmat fashion.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/455/2918119/kisah-sukses-pemilik-cutemonster-yang-karyanya-mulai-dilirik-penikmat-fashion</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/455/2918119/kisah-sukses-pemilik-cutemonster-yang-karyanya-mulai-dilirik-penikmat-fashion"/><item><title>Kisah Sukses Pemilik Cutemonster yang Karyanya Mulai Dilirik Penikmat Fashion</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/455/2918119/kisah-sukses-pemilik-cutemonster-yang-karyanya-mulai-dilirik-penikmat-fashion</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/455/2918119/kisah-sukses-pemilik-cutemonster-yang-karyanya-mulai-dilirik-penikmat-fashion</guid><pubDate>Jum'at 10 November 2023 16:09 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/10/455/2918119/kisah-sukses-pemilik-cutemonster-yang-karyanya-mulai-dilirik-penikmat-fashion-PniSdJd6kq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ajang UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 (Foto: BRI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/10/455/2918119/kisah-sukses-pemilik-cutemonster-yang-karyanya-mulai-dilirik-penikmat-fashion-PniSdJd6kq.jpg</image><title>Ajang UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 (Foto: BRI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMy8yMC8xNzI2MTIvNS94OHAxNTV4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kisah sukses pemilik Cutemonster yang karyanya mulai dilirik penikmat fashion. Cutemonster adalah produk fesyen yang lahir dari tangan dingin Anindhita Kirana Isa, seorang wanita berusia 24 tahun. Dia adalah kreator di balik Cutemonster yang kreasinya kini telah mencapai ribuan gambar.
Keunikan Cutemonster sendiri terlihat dari karakter yang dibuat Anindhita. Menurutnya, Cutemonster terinspirasi dari bentuk monster yang menggemaskan. Tampilan monsternya semakin &amp;ldquo;cute&amp;rdquo; karena diberi warna cerah yang menarik.

BACA JUGA:
UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR Tonjolkan Keunikan Produk UMKM


Untuk menghasilkan karya yang unik tersebut, Anindhita sering mendapat inspirasi saat berjalan-jalan, menonton, atau melihat gambar di media sosial. Gambar monster yang cute dan menarik mata tersebut dituangkannya ke dalam lebih dari 20 produk fesyen seperti jaket, kemeja, totebag, bucket hat, agenda, scarf dan lain-lain.
Inspirasi memang bisa datang dari mana saja, namun jika sejak lahir punya bakat tertentu dan diasah, tentunya bakat tersebut bisa menciptakan sebuah karya luar biasa.  Bakat menggambar Anindhita terlihat sejak usianya delapan tahun. Melihat ketertarikan Anindhita pada dunia seni menggambar, orangtuanya pun mencoba mengasah bakatnya.

BACA JUGA:
Karya Unik Cutemonster Lolos Ajang BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR


Lebih lanjut Anindhita bercerita, di balik kesuksesannya sekarang ini, orangtuanya memang mengarahkannya untuk ikut kursus menggambar, sejalan dengan hobi yang dilakukannya sejak kecil. Dari kursus menggambar, terlihat karyanya memiliki karakteristik yang khas. Pada umur 15 tahun Anindhita pun fokus pada seni drawing.
&quot;Jadi saya bukan tipe yang bisa painting, melainkan drawing. Guru les menyarankan untuk bisa digital art, sehingga gambar-gambar monster saya bisa dijadikan produk,&quot; kata alumni jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Trilogi itu.
Usaha memang tak pernah mengkhianati hasil. Berkat bakat dan hobinya menggambar sejak kecil, Cutemonster hadir dan berhasil membuatnya bangga, terutama untuk orang-orang di sekitarnya.
Anindhita berhasil menciptakan karya pertamanya berupa pouch dan scarf pada 2016 ketika dia duduk di bangku SMA.
Memasuki masa-masa kuliah pada 2018, produksi Cutemonster menjadi  lebih besar dan menyasar produk fesyen. Sang ibu pun mencari vendor yang  memproduksi produk fesyen agar karya Anindhita dapat diaplikasikan  dengan apik dan diterima di masyarakat.
Produk Cutemonster pun dipasarkan melalui platform digital. Bahkan  kini hadir di Matalokal Indonesia&amp;rsquo;s artisan designer di kawasan Melawai,  Jakarta Selatan. Juga di toko souvenir Precious One yang terletak di  Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat yang menjual produk dari  penyandang disabilitas.
Kerja keras Anindhita pun bukan sebatas dipasarkan di platform  digital dan toko souvenir saja, Cutemonster bahkan berhasil lolos  mengikuti ajang BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR.
Melalui BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR, dia ingin masyarakat tidak  hanya mengenal Cutemonster sebagai produk, melainkan sebagai seni dan  karya yang khusus. Melalui ajang ini, Anindhita pun lebih percaya diri  untuk memperbesar pasar lokal. Cutemonster rencananya dipasarkan lebih  besar di Solo, Jawa Tengah dan di Pulau Dewata, Bali.
&quot;Alhamdulillah, sudah masuk ke Solo. Nanti insya Allah, tahun depan  rencananya Cutemonster sudah mulai coba-coba masuk ke pasar Bali.   Supaya bisa dinikmati bukan hanya orang Indonesia melainkan orang-orang  luar negeri. Produknya juga harus diterima kebiasaan dan budaya Bali,&quot;  ujar Anindhita.
Selain melebarkan sayap di pasar lokal, Anindhita juga berharap agar  BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR bisa membantu usaha-usaha kecil seperti  Cutemonster bisa lebih bekembang dan sukses di masa depan. Anindhita  memiliki cita-cita produk Cutemonster dapat dikenalkan ke luar negeri  yaitu ke berbagai negara Asia.
Bisa Singapura atau Malaysia katanya karena memiliki kedekatan dengan  Indonesia. Tapi, lanjutnya, dia akan lebih senang jika Cutemonster bisa  masuk ke Jepang, Korea Selatan, Atau China.
&quot;Itu karena aku suka animasi, jadi kalau animasi yang bagus itu jika bukan Jepang, Korea atau China,&quot; ujarnya penuh semangat.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMy8yMC8xNzI2MTIvNS94OHAxNTV4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kisah sukses pemilik Cutemonster yang karyanya mulai dilirik penikmat fashion. Cutemonster adalah produk fesyen yang lahir dari tangan dingin Anindhita Kirana Isa, seorang wanita berusia 24 tahun. Dia adalah kreator di balik Cutemonster yang kreasinya kini telah mencapai ribuan gambar.
Keunikan Cutemonster sendiri terlihat dari karakter yang dibuat Anindhita. Menurutnya, Cutemonster terinspirasi dari bentuk monster yang menggemaskan. Tampilan monsternya semakin &amp;ldquo;cute&amp;rdquo; karena diberi warna cerah yang menarik.

BACA JUGA:
UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR Tonjolkan Keunikan Produk UMKM


Untuk menghasilkan karya yang unik tersebut, Anindhita sering mendapat inspirasi saat berjalan-jalan, menonton, atau melihat gambar di media sosial. Gambar monster yang cute dan menarik mata tersebut dituangkannya ke dalam lebih dari 20 produk fesyen seperti jaket, kemeja, totebag, bucket hat, agenda, scarf dan lain-lain.
Inspirasi memang bisa datang dari mana saja, namun jika sejak lahir punya bakat tertentu dan diasah, tentunya bakat tersebut bisa menciptakan sebuah karya luar biasa.  Bakat menggambar Anindhita terlihat sejak usianya delapan tahun. Melihat ketertarikan Anindhita pada dunia seni menggambar, orangtuanya pun mencoba mengasah bakatnya.

BACA JUGA:
Karya Unik Cutemonster Lolos Ajang BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR


Lebih lanjut Anindhita bercerita, di balik kesuksesannya sekarang ini, orangtuanya memang mengarahkannya untuk ikut kursus menggambar, sejalan dengan hobi yang dilakukannya sejak kecil. Dari kursus menggambar, terlihat karyanya memiliki karakteristik yang khas. Pada umur 15 tahun Anindhita pun fokus pada seni drawing.
&quot;Jadi saya bukan tipe yang bisa painting, melainkan drawing. Guru les menyarankan untuk bisa digital art, sehingga gambar-gambar monster saya bisa dijadikan produk,&quot; kata alumni jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Trilogi itu.
Usaha memang tak pernah mengkhianati hasil. Berkat bakat dan hobinya menggambar sejak kecil, Cutemonster hadir dan berhasil membuatnya bangga, terutama untuk orang-orang di sekitarnya.
Anindhita berhasil menciptakan karya pertamanya berupa pouch dan scarf pada 2016 ketika dia duduk di bangku SMA.
Memasuki masa-masa kuliah pada 2018, produksi Cutemonster menjadi  lebih besar dan menyasar produk fesyen. Sang ibu pun mencari vendor yang  memproduksi produk fesyen agar karya Anindhita dapat diaplikasikan  dengan apik dan diterima di masyarakat.
Produk Cutemonster pun dipasarkan melalui platform digital. Bahkan  kini hadir di Matalokal Indonesia&amp;rsquo;s artisan designer di kawasan Melawai,  Jakarta Selatan. Juga di toko souvenir Precious One yang terletak di  Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat yang menjual produk dari  penyandang disabilitas.
Kerja keras Anindhita pun bukan sebatas dipasarkan di platform  digital dan toko souvenir saja, Cutemonster bahkan berhasil lolos  mengikuti ajang BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR.
Melalui BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR, dia ingin masyarakat tidak  hanya mengenal Cutemonster sebagai produk, melainkan sebagai seni dan  karya yang khusus. Melalui ajang ini, Anindhita pun lebih percaya diri  untuk memperbesar pasar lokal. Cutemonster rencananya dipasarkan lebih  besar di Solo, Jawa Tengah dan di Pulau Dewata, Bali.
&quot;Alhamdulillah, sudah masuk ke Solo. Nanti insya Allah, tahun depan  rencananya Cutemonster sudah mulai coba-coba masuk ke pasar Bali.   Supaya bisa dinikmati bukan hanya orang Indonesia melainkan orang-orang  luar negeri. Produknya juga harus diterima kebiasaan dan budaya Bali,&quot;  ujar Anindhita.
Selain melebarkan sayap di pasar lokal, Anindhita juga berharap agar  BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR bisa membantu usaha-usaha kecil seperti  Cutemonster bisa lebih bekembang dan sukses di masa depan. Anindhita  memiliki cita-cita produk Cutemonster dapat dikenalkan ke luar negeri  yaitu ke berbagai negara Asia.
Bisa Singapura atau Malaysia katanya karena memiliki kedekatan dengan  Indonesia. Tapi, lanjutnya, dia akan lebih senang jika Cutemonster bisa  masuk ke Jepang, Korea Selatan, Atau China.
&quot;Itu karena aku suka animasi, jadi kalau animasi yang bagus itu jika bukan Jepang, Korea atau China,&quot; ujarnya penuh semangat.</content:encoded></item></channel></rss>
