<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sejarah Harbolnas 11.11, Ternyata Momen untuk Para Jomblo</title><description>Sejarah Harbolnas atau Hari Belanja Online Nasional 11.11 ternyata momen untuk para jomblo.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/455/2918206/sejarah-harbolnas-11-11-ternyata-momen-untuk-para-jomblo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/455/2918206/sejarah-harbolnas-11-11-ternyata-momen-untuk-para-jomblo"/><item><title>Sejarah Harbolnas 11.11, Ternyata Momen untuk Para Jomblo</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/455/2918206/sejarah-harbolnas-11-11-ternyata-momen-untuk-para-jomblo</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/11/10/455/2918206/sejarah-harbolnas-11-11-ternyata-momen-untuk-para-jomblo</guid><pubDate>Jum'at 10 November 2023 17:44 WIB</pubDate><dc:creator>Asla Lupanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/10/455/2918206/sejarah-harbolnas-11-11-ternyata-momen-untuk-para-jomblo-2NaELIH2SI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sejarah harbolnas 11.11 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/10/455/2918206/sejarah-harbolnas-11-11-ternyata-momen-untuk-para-jomblo-2NaELIH2SI.jpg</image><title>Sejarah harbolnas 11.11 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8xMC80LzE0MTUzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Sejarah Harbolnas atau Hari Belanja Online Nasional 11.11 ternyata momen untuk para jomblo. Tanggal ini bermula dari momen perayaan para jomblo yaitu &amp;ldquo;Single&amp;rsquo;s Day&amp;rdquo; yang dirayakan di China.
Di mana saat Single&amp;rsquo;s Day mereka merayakan kesendirian dengan makan makanan yang enak, karaoke sampai belanja untuk memenuhi kesenangan hati.

BACA JUGA:
Ini Tren Baru dalam Belanja Online, Masyarakat RI Manfaatkan Harbolnas untuk Hemat


Meski belum jelas siapa yang sebetulnya pertama kali memulai perayaan itu, tapi saduran dari The Telegraph menceritakan bahwa para mahasiswa lajang di Universitas Nanjing-lah yang memulai perayaan &amp;ldquo;Single's Day&quot; dalam lingkup kampus pada tanggal 11 November di era 90-an.
Masing-masing angka 1 dari tanggal itu menjadi representasi ideal sebuah status lajang. Alih-alih merayakan kesendirian dengan bermuram diri, para mahasiswa lajang ini mengapresiasi diri sendiri lewat bermacam hal yang menyenangkan hati. Mulai dari makan enak, karaoke, hingga belanja.

BACA JUGA:
PUBG Mobile Rayakan 12.12 Harbolnas dengan Segudang Hadiah untuk Pemain


Melansir Antara, Jumat (10/11/2023), semarak perayaan &quot;Single's Day&quot; pun masih biasa-biasa saja sampai kurun tahun awal 2000-an. Namun, perayaan ini perlahan beralih ke parade belanja daring dengan banyak diskon dari perusahaan e-dagang Alibaba di tanggal 11 November 2009.
The Telegraph mengutip ada perputaran uang 50 juta yuan (atau setara 10 miliar rupiah saat ini) ketika Alibaba menggelar ajang belanja &quot;Single's Day&quot; pada tahun pertamanya itu.
Kesuksesan Alibaba melakukan make-over dalam momen &quot;Single's Day&quot;  kemudian menghadirkan ketertarikan dari para pelaku e-dagang lain untuk  berpartisipasi.
Besarnya antusiasme konsumen membuat perayaan &quot;Single's Day&quot; tidak  lagi sekadar diperuntukkan pada mereka yang melajang. Di tahun-tahun  berikutnya, siapa pun dapat mengikuti pesta belanja tersebut di berbagai  toko daring.
Walaupun 11.11 ini populer di China, namun sejak 2016 lalu euforia  perayaan &quot;Single's Day&quot; sudah mulai marah juga dirayakan di Asia  Tenggara termasuk Indonesia.
Moment 11.11 ini telah berkembang  di beberapa negara lain termasuk  Indonesia sebagai event e-commerce terbesar.  Berdasarkan data Riset  Sirclo &amp;amp; KIC sebanyak 74,5% konsumen di Indonesia lebih suka  berbelanja online daripada offline. Hal ini menjadi peluang bagi  e-commerce untuk menawarkan promo-promo menarik.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8xMC80LzE0MTUzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Sejarah Harbolnas atau Hari Belanja Online Nasional 11.11 ternyata momen untuk para jomblo. Tanggal ini bermula dari momen perayaan para jomblo yaitu &amp;ldquo;Single&amp;rsquo;s Day&amp;rdquo; yang dirayakan di China.
Di mana saat Single&amp;rsquo;s Day mereka merayakan kesendirian dengan makan makanan yang enak, karaoke sampai belanja untuk memenuhi kesenangan hati.

BACA JUGA:
Ini Tren Baru dalam Belanja Online, Masyarakat RI Manfaatkan Harbolnas untuk Hemat


Meski belum jelas siapa yang sebetulnya pertama kali memulai perayaan itu, tapi saduran dari The Telegraph menceritakan bahwa para mahasiswa lajang di Universitas Nanjing-lah yang memulai perayaan &amp;ldquo;Single's Day&quot; dalam lingkup kampus pada tanggal 11 November di era 90-an.
Masing-masing angka 1 dari tanggal itu menjadi representasi ideal sebuah status lajang. Alih-alih merayakan kesendirian dengan bermuram diri, para mahasiswa lajang ini mengapresiasi diri sendiri lewat bermacam hal yang menyenangkan hati. Mulai dari makan enak, karaoke, hingga belanja.

BACA JUGA:
PUBG Mobile Rayakan 12.12 Harbolnas dengan Segudang Hadiah untuk Pemain


Melansir Antara, Jumat (10/11/2023), semarak perayaan &quot;Single's Day&quot; pun masih biasa-biasa saja sampai kurun tahun awal 2000-an. Namun, perayaan ini perlahan beralih ke parade belanja daring dengan banyak diskon dari perusahaan e-dagang Alibaba di tanggal 11 November 2009.
The Telegraph mengutip ada perputaran uang 50 juta yuan (atau setara 10 miliar rupiah saat ini) ketika Alibaba menggelar ajang belanja &quot;Single's Day&quot; pada tahun pertamanya itu.
Kesuksesan Alibaba melakukan make-over dalam momen &quot;Single's Day&quot;  kemudian menghadirkan ketertarikan dari para pelaku e-dagang lain untuk  berpartisipasi.
Besarnya antusiasme konsumen membuat perayaan &quot;Single's Day&quot; tidak  lagi sekadar diperuntukkan pada mereka yang melajang. Di tahun-tahun  berikutnya, siapa pun dapat mengikuti pesta belanja tersebut di berbagai  toko daring.
Walaupun 11.11 ini populer di China, namun sejak 2016 lalu euforia  perayaan &quot;Single's Day&quot; sudah mulai marah juga dirayakan di Asia  Tenggara termasuk Indonesia.
Moment 11.11 ini telah berkembang  di beberapa negara lain termasuk  Indonesia sebagai event e-commerce terbesar.  Berdasarkan data Riset  Sirclo &amp;amp; KIC sebanyak 74,5% konsumen di Indonesia lebih suka  berbelanja online daripada offline. Hal ini menjadi peluang bagi  e-commerce untuk menawarkan promo-promo menarik.</content:encoded></item></channel></rss>
